Pasokan Energi Primer Terjaga Sepanjang Tahun 2024, PLN EPI Mampu Ciptakan Value Creation Rp 14,08 Triliun

Friday, 11 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN EPI  konsisten menjaga ketahanan pasokan energi primer bagi pembangkit-pembangkit PLN di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2024, rata-rata hari operasi pembangkit (HOP) berbasis batu bara meningkat menjadi 26 hari, naik dari 25 hari pada tahun sebelumnya. Keberlanjutan pasokan batu bara ini turut didukung oleh Pemerintah melalui Kementerian ESDM, antara lain melalui penugasan pasokan batu bara, kontrak jangka panjang, serta pengawasan stok batubara secara rutin.

PLN EPI konsisten menjaga ketahanan pasokan energi primer bagi pembangkit-pembangkit PLN di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2024, rata-rata hari operasi pembangkit (HOP) berbasis batu bara meningkat menjadi 26 hari, naik dari 25 hari pada tahun sebelumnya. Keberlanjutan pasokan batu bara ini turut didukung oleh Pemerintah melalui Kementerian ESDM, antara lain melalui penugasan pasokan batu bara, kontrak jangka panjang, serta pengawasan stok batubara secara rutin.

daelpos.com – Subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang tahun 2024 dengan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan dan operasional induknya, PT PLN (Persero). Sepanjang tahun 2024, PLN EPI berhasil menciptakan total value creation sebesar Rp14,08 triliun bagi PLN secara konsolidasi.

Kontribusi tersebut berasal dari 2 (dua) pilar utama, yakni efisiensi biaya penyediaan energi primer sebesar Rp7,95 triliun serta pertumbuhan bisnis non kelistrikan (beyond kWh) sebesar Rp6,13 triliun.

Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan efektivitas model Subholding yang diterapkan PLN dalam memperkuat kinerja keuangan grup secara menyeluruh.

“Kami mampu menghadirkan efisiensi dan ekspansi secara bersamaan. Lewat optimalisasi pengadaan, sinergi logistik, dan ekspansi usaha batu bara serta biomassa, kami tidak hanya menekan biaya tetapi juga memperluas sumber pendapatan”, kata Rakhmad.

Tak hanya mencatat kinerja finansial yang impresif, PLN EPI juga konsisten menjaga ketahanan pasokan energi primer bagi pembangkit-pembangkit PLN di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2024, rata-rata Hari Operasi Pembangkit (HOP) berbasis batu bara meningkat menjadi 26 hari, naik dari 25 hari pada tahun sebelumnya. Keberlanjutan pasokan batu bara ini turut didukung oleh Pemerintah melalui Kementerian ESDM, antara lain melalui penugasan pasokan batu bara, kontrak jangka panjang, serta pengawasan stok batubara secara rutin. Dengan kondisi stok batu bara yang terjaga pada level aman, PLN EPI mampu memastikan keandalan sistem kelistrikan nasional.

Sementara itu di 2024, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap terjaga stabil di atas 7 hari dan pasokan gas berhasil terpenuhi secara penuh sesuai nominasi dari sistem kelistrikan PLN.

Salah satu pencapaian penting lainnya adalah peningkatan volume pasokan biomassa yang digunakan untuk program cofiring di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)sebagai bagian dari transisi energi bersih. Sepanjang 2024, PLN EPI mencatatkan volume pasokan biomassa sebesar 1,65 juta ton, naik dibandingkan tahun 2023 sebesar 1,01 juta ton.

See also  Ke Tiongkok, Menteri Bahlil Tinjau Fasilitas Terapung LNG Terbesar untuk RI

“Capaian ini menjadi bukti bahwa efisiensi dan keberlanjutan bisa berjalan beriringan. Kami terus menjaga seluruh pasokan energi primer dalam kondisi aman dan andal, sembari memperluas pemanfaatan biomassa sebagai solusi transisi menuju sistem energi yang lebih rendah emisi,” ujar Rakhmad.

PLN EPI optimis kontribusi tersebut akan menjadi fondasi kuat dalam mendukung transformasi energi nasional yang sedang dijalankan Pemerintah. Dengan menyeimbangkan efisiensi biaya, pertumbuhan bisnis, dan keandalan suplai, PLN EPI menargetkan peran yang semakin strategis dalam ekosistem energi nasional ke depan.

“Kami tidak hanya berbicara soal kinerja finansial, tetapi juga komitmen dalam mendukung ketahanan energi nasional. Ini adalah bagian dari peran kami sebagai tulang punggung transisi energi yang berkelanjutan”, tutup Rakhmad.

Berita Terkait

Opini SZ: Terang yang Diperjuangkan dengan Semangat Pengabdian
Pertamina Sukses Gelar Satgas Nataru, Bersiap Hadapi Masa Ramadan 1447 Hijriah
Pertagas Inisiasi Pusaka Artha, Teknologi Migas Dipakai Bersihkan Pipa Air Desa
Mengenal RDMP Balikpapan: Dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi ‘Garda Terdepan’ Energi Indonesia Timur
Pertamina NRE Gandeng Tiongkok, Dorong Proyek Energi Bersih di Indonesia
Menjaga Keselamatan, Merawat Keberlanjutan: Kinerja HSSE Elnusa Sepanjang 2025
Pembangunan Infrastruktur Energi di Kilang Balikpapan Perkuat Ekonomi Daerah
PLN NP Tegaskan Komitmen Zero Accident pada Pembukaan Bulan K3 Nasional PLTGU di Muara Tawar

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 11:44 WIB

Opini SZ: Terang yang Diperjuangkan dengan Semangat Pengabdian

Thursday, 15 January 2026 - 16:40 WIB

Pertagas Inisiasi Pusaka Artha, Teknologi Migas Dipakai Bersihkan Pipa Air Desa

Thursday, 15 January 2026 - 13:11 WIB

Mengenal RDMP Balikpapan: Dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi ‘Garda Terdepan’ Energi Indonesia Timur

Thursday, 15 January 2026 - 09:53 WIB

Pertamina NRE Gandeng Tiongkok, Dorong Proyek Energi Bersih di Indonesia

Wednesday, 14 January 2026 - 23:47 WIB

Menjaga Keselamatan, Merawat Keberlanjutan: Kinerja HSSE Elnusa Sepanjang 2025

Berita Terbaru

Nasional

Arus Padat, Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta–Cikampek

Friday, 16 Jan 2026 - 13:00 WIB

Ekonomi - Bisnis

Realisasi Investasi 2025 Tembus Target, Hilirisasi Sumbang 30 Persen

Friday, 16 Jan 2026 - 10:29 WIB