Perkuat Ketahanan Energi hingga Ketahanan Pangan, Pertamina Kembangkan 110 Inovasi lewat Program PFmuda

Wednesday, 27 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Dorong kemandirian bangsa, Pertamina memberikan apresiasi kepada 110 inovasi sosial terbaik karya generasi muda lewat program PFmuda 2025. Apresiasi diberikan dalam bentuk stimulan dana pengembangan inovasi sosial dengan total 3,7 miliar rupiah. Selain pendanaan, para inovator muda PFmuda juga mendapatkan pendampingan atau mentoring intensif dari ekspertis serta penguatan jejaring dan peluang kolaborasi dengan investor maupun mitra strategis.

“Lewat PFmuda, Pertamina menumbuhkan kepedulian sosial dan tanggung jawab kolektif terhadap berbagai kondisi sosial di lingkungan atau desa sekitar mereka melalui inovasi sosial. Inovasi yang mampu mendukung capaian Astacita Pemerintah untuk Indonesia Emas 2045, mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, pemerataan pembangunan dari desa hingga ketahanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto.

Kisah inovasi terbaik datang dari pemuda Kelompok Pokdakan Aik Apau yang berasal dari Desa Dendang, Bangka Belitung. Kelompok ini melakukan pemanfaatan lahan bekas tambang (kulong) dengan menggunakan metode rakit apung sebagai media yang dapat digunakan untuk bercocok tanam di atas genangan air.

Dari kategori ideation, inovasi datang dari mahasiswa Universitas Sriwijaya, kelompok Peptinas, yang memanfaatkan potensi nanas di kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Mereka akan mengembangkan pestisida organik dari limbah kulit nanas, di mana berdasarkan hasil kajian dan riset mereka, 500 ml pestisida membutuhkan 0.30-0.41 kg limbah segar.

Untuk digitalisasi pangan, mahasiswa Universitas Pertamina mengembangkan DigiFloc, solusi berbasis Internet of Things (IoT) untuk budidaya ikan sistem bioflok. Solusi yang dikembangkan, antara lain DigiFeed+ (pemberian pakan otomatis), DigiSense (monitoring kualitas air seperti pH dan suhu secara realtime), dan DigiPump (sistem pompa aerator darurat).

See also  Pram Paparkan Jakarta Terus Berbenah Menuju Kota Global

Gas ramah lingkungan dari air lindi juga dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Mulawarman dengan nama Bioetam. Diproses menggunakan reaktor dengan metode biodigester anaerob, air lindi diubah menjadi hasil produk biogas berupa gas metana dalam tabung 235 ml.

Bergulir sejak tahun 2020, program PFmuda menjadi ajang adu gagasan generasi muda muda dalam upaya menuntaskan isu sosial di sekitarnya.

Tahun ini, total pendaftar program PFmuda mencapai 3.485 kelompok dan kemudian diseleksi secara daring, mulai dari tahapan kurasi proposal, pitching, dan demoday. Sebanyak 110 proposal terbaik terseleksi, terdiri dari 30 kategori ideation atau rintisan inovasi sosial dan 80 kategori sociopreneur atau inovasi sosial yang sudah dirintis lebih dari satu tahun.

Untuk terpilih menjadi yang terbaik, para peserta dinilai komitmen dalam implementasi inovasi, kebermanfaatan inovasi terhadap masyarakat, hingga keberlanjutan inovasinya, baik dari aspek ekonomi, lingkungan, dan tata kelola.

“Ekosistem program PFmuda dirancang untuk menjadi support system dari hulu ke hilir dalam mengembangkan inovasi sosial generasi muda hingga menjadi kewirausahaan sosial yang mandiri dan berdampak luas. Selain itu, kami juga akan melakukan link and match inovasi mereka dengan Pertamina Grup untuk mendukung program Community Involvement & Development wilayah operasi dan capaian PROPER,” ungkap Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Pertamina menggalang berbagai program bagi generasi muda untuk meningkatkan literasi di bidang energi berkelanjutan, salah satunya PFmuda. Diharapkan program-program tersebut bisa mendorong perkembangan talenta di bidang energi, serta mendorong peningkatan riset dan inovasi.

“Peran Pertamina dalam pendidikan untuk mendorong talenta muda diharapkan dapat mendorong tercapainya target Asta Cita, terutama dalam ketahanan energi, ketahanan pangan, hingga kemandirian ekonomi dan masyarakat,” jelasnya.

See also  Pertamina Perkuat Strategi Menuju Indonesia Mandiri Energi

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

HBA Batubara Turun ke USD 124,44 per Ton, ESDM: Dipicu Koreksi Harga Transaksi
Dukung Penguatan Desa Digital di Banjar Kepisah, PLN Icon Plus Berikan Internet Gratis
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina, Raih Sertifikasi Terminal Hijau
Adopsi Kendaraan Listrik Tumbuh, 21.865 Pelanggan Baru Gunakan Home Charging Services PLN pada Semester I 2026
Direktur Biomassa PLN EPI Raih Penghargaan Inagritech 2026 atas Kepemimpinan dalam Percepatan Pengembangan Biomassa
Kunjungi Booth PLN di GIIAS 2026, Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen
Dua Siswa MAN IC Serpong Wakili RI di Olimpiade Nuklir Dunia
PLN EPI Gelar Konsultasi Publik AMDAL Fasilitas Regasifikasi LNG, Perkuat Transisi Energi di NTB
Tag :

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 15:36 WIB

HBA Batubara Turun ke USD 124,44 per Ton, ESDM: Dipicu Koreksi Harga Transaksi

Friday, 7 August 2026 - 12:50 WIB

Dukung Penguatan Desa Digital di Banjar Kepisah, PLN Icon Plus Berikan Internet Gratis

Friday, 7 August 2026 - 09:00 WIB

Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina, Raih Sertifikasi Terminal Hijau

Thursday, 6 August 2026 - 17:10 WIB

Adopsi Kendaraan Listrik Tumbuh, 21.865 Pelanggan Baru Gunakan Home Charging Services PLN pada Semester I 2026

Thursday, 6 August 2026 - 09:18 WIB

Direktur Biomassa PLN EPI Raih Penghargaan Inagritech 2026 atas Kepemimpinan dalam Percepatan Pengembangan Biomassa

Berita Terbaru