Menteri PU Tinjau Irigasi di Karanganyar: Program P3TGAI Akan Terus Diperluas

Sunday, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pembangunan saluran irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Desa Nangsri, Kabupaten Karanganyar telah mencapai 93,7% dan ditargetkan selesai pada Oktober 2025. Saat meninjau Lokasi pada Sabtu (27/9), Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan program ini akan terus diperluas ke kecamatan lain yang belum sempat tersentuh oleh program ini karena keterbatasan waktu dan keterbatasan anggaran.

Di Desa Nangsri, P3TGAI dilaksanakan pada Saluran Tersier D.I. Kalongan dan Saluran Sekunder Kebak yang dikelola P3A Tirta Asri. Total panjang saluran yang dibangun adalah 743 meter, terdiri dari 677 meter melalui program pemerintah ditambah 68 meter hasil swadaya Masyarakat, dengan outcome peningkatan area irigasi dari 28 hektar menjadi 32 hektar..

Menteri Dody mengapresiasi partisipasi aktif warga dalam mendukung program pemerintah. “Alhamdulillah dari target awal sekitar 670 meter, masyarakat berkenan menambah melalui swadaya menjadi sekitar 740 meter. Saat ini progres sudah 93 persen, Insyaallah pada Oktober sudah selesai semuanya,”ujar Menteri Dody.

Lebih lanjut, Menteri Dody menyampaikan bahwa anggaran untuk P3-TGAI setiap tahun ada dan dipastikan akan ada penambahan anggaran pada tahun depan. “Kami akan tambahi, kalau tidak salah lebih dari 50 persen lebih tinggi daripada tahun 2025,” kata Menteri Dody.

Pada tahun 2026, Kementerian PU menargetkan pembangunan 12 ribu titik P3TGAI pada 2026. Hal tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 yang memberi kewenangan kepada pemerintah pusat untuk ikut merehabilitasi jaringan irigasi provinsi, kabupaten, dan kota yang selama ini belum tersentuh.

Menteri Dody menegaskan pelaksanaan P3TGAI sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. “Fokusnya adalah bagaimana petani di seluruh Indonesia bisa semakin sejahtera. Tugas kami di PU adalah memastikan air mengalir hingga ke sawah-sawah yang terjauh. Irigasi tersier, sekunder, hingga primer harus rapi, sempurna, dan tidak ada kebocoran, sehingga benar-benar bermanfaat bagi petani,” tegas Menteri Dody.

See also  Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Bantaran Sungai Martapura, Kementerian PUPR Tata Ulang Kawasan Kumuh Kelayan Barat di Banjarmasin

Menteri PU juga menyinggung pentingnya koordinasi lintas kementerian dalam mendukung produktivitas pertanian. “Ada kebutuhan lain seperti penyediaan burung hantu untuk membasmi hama tikus atau subsidi pupuk. Hal-hal ini akan kita koordinasikan dengan Menteri Pertanian. Intinya, apa yang bisa PU kerjakan akan kita lakukan, dan yang perlu sinergi lintas kementerian akan kita bahas bersama. Tujuannya satu, agar petani kita semakin sejahtera, dan generasi muda tertarik mengelola sawah sehingga swasembada pangan bisa tercapai,” jelas Menteri Dody.

Menteri Dody menutup dengan menegaskan bahwa tujuan akhir program ini adalah meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menarik generasi muda kembali mengelola sawah. “Harapannya para anak muda mulai tertarik untuk mengurusi sawah-sawah yang di pedesaan dan swasembada pangan bisa terlaksana di tengah gejolak politik dunia yang makin tidak karuan seperti ini,” ujar Menteri Dody.

Sementara itu, Kepala BBWS Bengawan Solo, Gatut Bayuadji, menegaskan komitmen untuk menuntaskan seluruh lokasi P3TGAI sesuai target. “BBWS Bengawan Solo melaksanakan P3TGAI di 502 lokasi dengan sebaran di 16 kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Saat ini progres rata-rata fisik mencapai 30,83% dengan pencairan keuangan 70%. Kami memastikan seluruh lokasi dapat selesai tepat waktu pada akhir Oktober 2025 sehingga manfaatnya segera dirasakan petani,” ujar Gatut.

Berita Terkait

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal
Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun
Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan
Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian
Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom
Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan
Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional
JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 11:22 WIB

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

Friday, 21 August 2026 - 10:32 WIB

Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun

Thursday, 20 August 2026 - 10:57 WIB

Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan

Wednesday, 19 August 2026 - 22:01 WIB

Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian

Tuesday, 18 August 2026 - 10:32 WIB

Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putri Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Saturday, 22 Aug 2026 - 22:52 WIB