Dukung Media untuk Beradaptasi di Era Digital, Telkom Ajak Media untuk Eksplorasi Penggunaan AI

Wednesday, 8 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng pada acara pelatihan jurnalistik dengan para awak media, di Semarang, pada (2/10).

Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng pada acara pelatihan jurnalistik dengan para awak media, di Semarang, pada (2/10).

daelpos.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai digital telco terdepan di Indonesia, terus menunjukkan komitmenya dalam mendorong penggunaan Artificial Intelligence (AI) di Indonesia. Seiring Penggunaan Artificial Intelligence (AI) yang semakin meningkat, khususnya di kalangan wartawan dan jurnalis, Telkom terus menunjukkan inisiatifnya mengajak media dan jurnalis untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dengan optimal. Untuk mewujudkan hal tersebut, Telkom menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dengan para awak media dengan tema “Transformasi Telkom untuk Bangsa, Bersama Media Wujudkan Indonesia Terkoneksi”, pada (2/10).

Acara yang berlangsung di Semarang ini dihadiri oleh Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng. Turut berpartisipasi dalam acara ini jurnalis dari berbagai perusahaan media di Indonesia. Pelatihan ini menghadirkan lima narasumber inspiratif, yaitu Tenaga Ahli Menteri Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) Wicaksono atau yang kerap disapa Ndoro Kakung, Trainer Publisiana Nanang Djunaedi, Ahli Pers Dewan Pers Rustam Fachri Mandayun, Jurnalis Senior Imam Wahyudi, dan Trainer Publisiana M. Taufiqurohman. Melalui pelatihan ini, Telkom memfasilitasi media agar dapat menghadirkan berbagai berita dengan angle beragam yang lebih unik dan sesuai dengan preferensi audiens.

Rizal Mallarangeng sebagai Komisaris Telkom turut manyampaikan bahwa sebagai salah satu BUMN terbesar yang sangat dipengaruhi oleh disrupsi teknologi mendorong Telkom untuk melakukan transformasi dan berbagai perubahan. “Sebagai salah satu perusahaan BUMN terbesar, Telkom selalu berada di tengah perubahan teknologi dalam 50 tahun terakhir. Selama ini, Telkom selalu dapat mengadopsi Perubahan teknologi besar, khususnya ketika terjadi perubahan dalam teknologi telekomunikasi. Hal tersebut menjadi salah satu latar belakang pada hari ini kami memberikan materi terkait dengan Artificial Intelligence (AI). Materi ini merupakan materi yang cukup krusial untuk disampaikan kepada teman-teman jurnalis karena AI sendiri merupakan sebuah teknologi general purpose yang memperngaruhi semua aspek, termasuk jurnalisme itu sendiri.”

See also  Dalam Pertemuan Tingkat Menteri G20, Bahlil Tegaskan Investasi Membutuhkan Hilirisasi, Kolaborasi dengan UMKM, dan Keadilan

Narasumber pertama yang memberikan insight nya pada pelatihan ini adalah Tenaga Ahli Menteri Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) Wicaksono atau yang kerap disapa Ndoro Kakung. Dalam sesinya, Ndoro Kakung memaparkan bahwa dari masa ke masa media dan wartawan menghadapi berbagai tantangan, salah satu tantangan yang kerap kali dihadapi oleh jurnalis pada masa kini adalah transformasi digital. “Teknologi digital yang terus berkembang dengan pesat mengharuskan media untuk selalu beradaptasi tanpa meninggalkan elemen jurnalistik. Melalui penggunaan AI, media dapat melakukan transkrip dan menemukan angle berita yang paling menarik bagi pembaca. Pada akhirnya, di era teknologi, media harus dapat menjadi  clearing house, yaitu perantara  komunikasi yang menjernihkan bagi pembaca.”

Pada sesi selanjutnya, Ahli Pers Dewan Pers Rustam Fachri Mandayun menekankan pentingnya batasan-batasan yang harus diterapkan jurnalis agar tetap bisa menjadi jurnalis yang profesional, “Peraturan-peraturan dalam jurnalisme, termasuk dalam penggunaan AI, membantu memastikan jurnalis agar tetap menjaga kredibilitas dan etika di tengah kemajuan teknologi. Peraturan ini bertujuan untuk melindungi hak privasi dan memastikan media tetap menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya.”

“Kegiatan jurnalisme merupakan suatu pencarian kebenaran dengan cara yang benar. Sebagai jurnalis sangat penting untuk disiplin dalam melakukan verifikasi dan aktif mencari fakta agar produk berita yang kita hasilkan mengantarkan orang untuk mendapatkan kebenaran dan mencerahkan bukan menyesatkan. Sehingga, melalui berita yang dihasilkan oleh seorang jurnalis, media dapat menjadi tempat diskusi dan menjadi tempat untuk menyampaikan hal penting secara menarik dan relevan,” ujar Jurnalis Senior Imam Wahyudi pada sesi pemaparan elemen jurnalisme dalam pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk  jurnalis ini.

Sejalan dengan pembicara sebelumnya, Editor Publisiana M. Taufiqurohman turut menegaskan bahwa dalam memenuhi nilai berita, media haruslah lepas dari berbagai keberpihakkan dan hanya berpihak pada fakta yang berasal dari kejadian dan peristiwa. “Riset menjadi suatu hal yang penting dalam penulisan berita, dimana riset akan memberikan pemahaman kepada kita tentang duduk soal sebuah kejadian dan konteks kejadian tersebut. Hasil riset juga dapat mengefisienkan cara kerja wartawan karena memberikan informasi awal yang diperlukan.”

See also  OJK dan MES Sinergi Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Para Santri

Trainer Publisiana Nanang Djunaedi menambahkan bahwa meskipun AI memiliki beberapa fungsi, AI pada dasarnya tidak dapat menggantikan peran jurnalis. “Memang benar AI dapat membantu jurnalis dalam mengolah data, memberikan alternatif lead, atau membantu editing, meskipun demikian, AI tidak bisa merasakan human interest di lapangan, di mana hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh wartawan. Wartawan harus memastikan bahwa tulisan yang dibuat memiliki nilai tambah manusia yang tidak bisa digantikan oleh mesin. Jika AI digunakan, kita harus dapat memastikan bahwa masih terdapat sentuhan manusia dalam tulisan yang dihasilkan oleh AI tersebut.”

Sebagai bagian dari upaya untuk implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam jurnalisme khususnya di Indonesia, Telkom yakin pelatihan ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses pembuatan berita bagi para jurnalis. Dengan memanfaatkan AI dan teknologi digital lainnya, jurnalis diharapkan dapat menghadirkan berbagai berita yang lebih berkualitas, akurat, dan kredibel.

Berita Terkait

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest
ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha
Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya
OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Warga Siapkan Hari Tua
Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid
Wamen Todotua Ungkap Tiga Strategi Jemput Investasi dan Perkuat Hilirisasi
Epson Indonesia Perkuat Komitmen terhadap Pelanggan melalui Customer Day 2026 di 50 Lokasi Authorized Service Partner

Berita Terkait

Thursday, 17 September 2026 - 00:01 WIB

ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha

Tuesday, 15 September 2026 - 17:40 WIB

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional

Wednesday, 9 September 2026 - 09:10 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya

Monday, 7 September 2026 - 16:22 WIB

OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Warga Siapkan Hari Tua

Monday, 7 September 2026 - 11:13 WIB

Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid

Berita Terbaru