Menteri PANRB Bahas Percepatan Pemerintahan Digital untuk ASN di Maluku Utara

Sunday, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menerima audiensi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. Pertemuan itu fokus untuk implementasi pemerintahan digital di Maluku Utara, baik untuk manajemen ASN maupun pelayanan publik.

Rini menyampaikan, digitalisasi manajemen ASN menjadi salah satu pilar pada transformasi manajemen ASN. “Digitalisasi dilaksanakan melalui penyediaan digital platform terintegrasi yang memudahkan pengelolaan dan pelayanan kepada ASN, termasuk untuk aktivitas belajar, berkinerja, berkolaborasi, memberikan dan menerima umpan balik, serta pengembangan talenta dan karier,” jelas Rini, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Platform SmartASN akan memberikan pelayanan langsung kepada ASN. Disamping itu, platform ini juga akan memfasilitasi pelayanan kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, seperti layanan perencanaan kebutuhan, mengelola formasi, jabatan, dan sebagainya.

Beberapa layanan seperti melaporkan kinerja dan mengembangkan kompetensi sudah tersedia di SmartASN layanan aparatur negara. “Siklus ASN dan layanan berdasarkan sudut pandang sebagai ASN, mulai dari mendaftar menjadi ASN, diangkat menjadi ASN, hingga berhenti dari ASN,” ungkap Rini.

Pada tahun 2024, kebutuhan CASN di Maluku Utara ditetapkan sebanyak 2.797 pegawai. Jumlah tersebut terdiri dari 590 CPNS dan 2.207 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Sementara PPPK Paruh Waktu, telah ditetapkan sebanyak 99 pegawai. Selain itu terdapat enam penetapan kebutuhan CPNS lulusan IPDN di lingkungan Pemprov Maluku Utara.

Rini berharap kepemimpinan Sherly Tjoanda di Maluku Utara dapat mempercepat literasi digital bagi ASN di sana. ASN di Maluku Utara diharapkan bisa melakukan transformasi digital pemerintahan. Selain untuk mempercepat administrasi kepegawaian, pemerintahan digital juga sangat bermanfaat untuk mempercepat proses pelayanan publik.

“Tujuan dilakukannya digitalisasi manajemen ASN adalah untuk menjamin efisiensi, efektivitas, akurasi penyelenggaraan dan pengambilan keputusan dalam manajemen ASN, serta mewujudkan ekosistem penyelenggaraan manajemen ASN secara menyeluruh,” pungkas Rini.

See also  BKSAP Kecam Israel yang Mencegat Kapal Bantuan untuk Gaza

Berita Terkait

Pecah Rekor! Indonesia Ukir 9 Rekor Dunia dan Asia
Jelang Final Indonesia vs Thailand, Hindari Senayan
Summer Course 2026 Rancang Masa Depan Transmigrasi Hijau di Barelang
Kementerian PU Layani Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulau Palue, NTT
Kunjungan BAKN DPR RI Bahas Efektivitas JTTS, Hutama Karya Dorong Konektivitas dan Manfaat Ekonomi
Barelang Jadi Ruang Belajar Global Transmigrasi
Bendungan Batutegi Dukung Air Baku Perkotaan dan Irigasi 66 Ribu Hektar
RUU Daerah Kepulauan Masuki Fase Akhir, Timja DPD RI Kawal Tiga Substansi Esensial
Tag :

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 13:09 WIB

Pecah Rekor! Indonesia Ukir 9 Rekor Dunia dan Asia

Monday, 5 October 2026 - 12:54 WIB

Jelang Final Indonesia vs Thailand, Hindari Senayan

Monday, 5 October 2026 - 08:51 WIB

Summer Course 2026 Rancang Masa Depan Transmigrasi Hijau di Barelang

Monday, 5 October 2026 - 08:48 WIB

Kementerian PU Layani Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulau Palue, NTT

Sunday, 4 October 2026 - 11:34 WIB

Kunjungan BAKN DPR RI Bahas Efektivitas JTTS, Hutama Karya Dorong Konektivitas dan Manfaat Ekonomi

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Monday, 5 Oct 2026 - 13:26 WIB