Mendes Yandri Tegaskan Komitmen Kemendes PDT dalam Penyelenggaraan Keterbukaan Informasi Publik

Wednesday, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto didampingi Sekretaris Jenderal Taufik Madjid dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Andi Nita Arie menghadiri Presentasi Uji Publik, Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan di Grand Mercure Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (19/11/2025).
Dok. SIgit Purwanto/Humas Kemendes PDT

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto didampingi Sekretaris Jenderal Taufik Madjid dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Andi Nita Arie menghadiri Presentasi Uji Publik, Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan di Grand Mercure Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (19/11/2025). Dok. SIgit Purwanto/Humas Kemendes PDT

 

daelpos.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan komitmen Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dalam penyelenggaraan Keterbukaan Informasi Publik.

Hal tersebut disampaikan Mendes Yandri saat Presentasi Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP) di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

“Saya berkomitmen bahwa siapa pun pejabat publik, apalagi memimpin sebuah kementerian, sejatinya harus tampil paling depan dalam hal untuk kita memastikan informasi publik itu dinikmati oleh siapa pun, bukan hanya di lingkungan kementerian,” ungkap Yandri.

Lebih lanjut Yandri mengatakan, keterbukaan informasi publik penting dilakukan agar masyarakat desa mengetahui program-program dan kebijakan yang di lakukan oleh Kemendes PDT.

Selain itu, komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam keterbukaan informasi publik ini juga menjadi modal berharga untuk berkolaborasi dan bekerja sama dengan lintas kementerian/lembaga dalam membangun desa.

Menurutnya, apabila Kemendes PDT tertutup, maka kolaborasi lintas kementerian/lembaga tidak akan terjadi. Sebaliknya, jika Kemendes PDT terbuka dan jujur dalam hal keterbukaan informasi publik, maka partisipasi lintas kementerian/lembaga akan datang dengan sendirinya.

“Tapi kalau ada kong-kalikong, ada yang kita sembunyikan, itu bagi saya juga beban, tapi kalau kita buka semua dan pengaduan juga secara transparan kemudian penyelesaian juga secara transparan, saya yakin partisipasi itu akan datang dengan sendirinya,” ungkap Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat Donny Yoesgiantoro mengapresiasi komitmen pimpinan kementerian/lembaga yang terus mendukung keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, setiap aksi yang mendukung keterbukaan informasi publik mempunyai nilai tersendiri, sehingga ke depan keterbukaan informasi di kementerian/lembaga menjadi arus utama dalam setiap kegiatan dan menjadi badan publik lebih baik dari waktu ke waktu.

See also  Polri Soal Reuni 212 : Taati Aturan, Jangan Ganggu Ketertiban Umum

“Mudah-mudahan dengan komitmen pimpinan badan publik yang hadir di sini, ke depan keterbukaan informasi bisa menjadi arus utama dalam setiap kegiatan badan publik dan tentunya menjadikan badan publik menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” ujar Donny.

Sebagai informasi, Komisi Informasi Pusat menyelenggarakan monitoring dan Evaluasi (Monev) pada 18-20 November 2025 terkait keterbukaan informasi publik 2025 yang sudah memasuki tahapan uji publik untuk memastikan penerapannya berjalan sesuai standar.

Berita Terkait

Dari Panen ke Pasar, Petani Transmigrasi Bangka Selatan Jajaki Pasokan Sayur ke SPPG
Bangun Infrastruktur, Berdayakan Masyarakat, PISEW Kementerian PU Serap 8.011 Tenaga Kerja
Kementerian PU Perkuat Fungsi Strategis Infrastruktur Konektivitas, 4 Pesawat Tempur Uji Coba Pendaratan di Tol Pasuruan–Probolinggo
Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan
Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman
Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang
Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan
Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 21:19 WIB

Dari Panen ke Pasar, Petani Transmigrasi Bangka Selatan Jajaki Pasokan Sayur ke SPPG

Saturday, 24 October 2026 - 18:18 WIB

Bangun Infrastruktur, Berdayakan Masyarakat, PISEW Kementerian PU Serap 8.011 Tenaga Kerja

Friday, 23 October 2026 - 23:26 WIB

Kementerian PU Perkuat Fungsi Strategis Infrastruktur Konektivitas, 4 Pesawat Tempur Uji Coba Pendaratan di Tol Pasuruan–Probolinggo

Friday, 23 October 2026 - 08:43 WIB

Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan

Wednesday, 21 October 2026 - 13:14 WIB

Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi / Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

News

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun

Saturday, 24 Oct 2026 - 18:33 WIB

foto ist

Ekonomi - Bisnis

BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang

Saturday, 24 Oct 2026 - 18:29 WIB