Kunjungan ke PAL Indonesia, Erna Sari Dewi Tekankan Penguatan Regulasi

Wednesday, 10 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VII DPR RI, Erna Sari Dewi, saat diwawancarai usai melakukan kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia (Persero) di Surabaya, Senin (8/12/2025). ( foto Ist )

Anggota Komisi VII DPR RI, Erna Sari Dewi, saat diwawancarai usai melakukan kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia (Persero) di Surabaya, Senin (8/12/2025). ( foto Ist )

daelpos.com – Anggota Komisi VII DPR RI, Erna Sari Dewi, melakukan kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia (Persero) di Surabaya, Senin (8/12/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menyerap berbagai persoalan industri pertahanan nasional sebagai masukan bagi Panitia Kerja (Panja) Daya Saing Industri di Komisi VII DPR RI.

“Komisi VII tengah menjalankan Panja Daya Saing Industri. Karena itu, kami turun langsung ke industri-industri nasional untuk menghimpun permasalahan yang mereka hadapi sebagai bahan rekomendasi kami nanti,” ujar Erna. Ia menjelaskan, pihaknya ingin mengetahui aspek yang menghambat laju industri dalam negeri, baik dari sisi regulasi, pendanaan, maupun faktor-faktor lain yang menyangkut kinerja dan daya saing sektor strategis tersebut.

Erna menilai PT PAL dan PT Pindad merupakan bagian penting dalam pengembangan teknologi pertahanan nasional. Karena itu, dukungan regulasi yang tepat harus diberikan agar keduanya dapat tumbuh lebih kuat dan kompetitif.

“Salah satu masukan yang mengemuka adalah perlunya penyederhanaan regulasi serta adanya divisi khusus di Kementerian Perindustrian yang menangani industri maritim dan pertahanan. Selama ini sektor tersebut masih disatukan dengan industri elektronika, padahal industri pertahanan memiliki karakteristik yang sangat strategis,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Selain isu regulasi, Erna juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) industri perkapalan nasional. Menurutnya, sudah terdapat lebih dari 25 institusi pendidikan yang dapat mendukung pengembangan SDM di sektor ini sehingga perlu dipastikan keberlanjutan lapangan kerjanya.

“Kami bangga dengan kemampuan SDM Indonesia. Beberapa kapal perang hasil desain anak bangsa sudah membuktikan kemajuan teknologi kita, salah satunya frigate Merah Putih yang berada di belakang saya ini,” ungkapnya.

Erna juga menyebutkan keberhasilan PT PAL dalam mendapatkan kepercayaan negara lain, seperti Uni Emirat Arab, untuk memproduksi kapal perang. Hal ini menjadi bukti bahwa industri pertahanan nasional mampu bersaing di tingkat global.

See also  Pramono Tegaskan ASN Telat Masuk Usai Lebaran Bakal Disanksi

Ia berharap riset dan pengembangan (R&D) serta transfer ilmu terus diperkuat sehingga kemampuan teknologi tidak hanya dikuasai sebagian kecil tenaga ahli saja. “Teknologi bergerak sangat cepat. Karena itu, pengembangan SDM harus dilakukan secara meluas agar semakin banyak anak bangsa yang berkontribusi bagi pembangunan industri pertahanan nasional,” tutupnya.

Berita Terkait

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya
53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang
Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur
Indeks Udara Capai 414, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Thursday, 15 October 2026 - 08:07 WIB

Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan

Thursday, 15 October 2026 - 08:04 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Thursday, 15 October 2026 - 07:58 WIB

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Wednesday, 14 October 2026 - 10:43 WIB

53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu

Berita Terbaru