Beasiswa Patriot: Strategi Transformasi Transmigrasi Melalui Akademik Sumber Daya Unggul

Friday, 9 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Transmigrasi targetkan peluncuran program Beasiswa Patriot dan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Jilid II sebagai upaya strategis pengembangan sumber daya manusia unggul yang akan ditugaskan langsung ke kawasan transmigrasi. Beasiswa Patriot juga dirancang sebagai percepatan pembangunan kawasan transmigrasi melalui penguatan kapasitas akademik, karakter, dan kepemimpinan generasi muda.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan Beasiswa Patriot tidak hanya bertujuan mencetak lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang tangguh secara mental, fisik, dan sosial, serta siap mengabdi di lapangan.

“Memiliki minat dan komitmen untuk berkontribusi dalam penciptaan pertumbuhan ekonomi baru di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi,” katanya saat Rapat Pimpinan (Rapim) di Kantor Kementerian, Rabu (7/1).

Kemudian sejumlah aspek utama juga dibahas, mulai dari skema seleksi peserta, sebaran perguruan tinggi mitra, tematik besar riset dan tesis, hingga pola penugasan mahasiswa di kawasan transmigrasi. Program ini diarahkan untuk mendukung penciptaan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.

Rapat juga menyepakati bahwa penerima Beasiswa Patriot akan menjalani masa pendidikan sekaligus pengabdian di kawasan transmigrasi, dengan fokus awal pada beberapa lokasi prioritas, antara lain Barelang (Kepulauan Riau), Kalukku (Sulawesi Barat), dan Salor (Papua Selatan). Target awal pelepasan peserta direncanakan pada pertengahan 2026.

Melalui Rapim ini, Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya untuk menyiapkan Beasiswa Patriot secara matang, terukur, dan akuntabel, agar mampu menjadi program unggulan dalam mendukung pembangunan kawasan transmigrasi berbasis sumber daya manusia unggul.

See also  Hadiri Ratas di Istana Negara, Menteri Dody: Inovasi Teknologi dan Infrastruktur Jadi Kunci Pengelolaan Sampah Nasional

Berita Terkait

Pertapreneur Aggregator, Cara Pertamina Menyiapkan UMKM Tumbuh Berkelanjutan
SPAM IKK Langkahan Kembali Beroperasi, Layanan Air Bersih Warga Aceh Utara Pulih Pascabanjir Bandang
Era AI dan Mahasiswa: Pintar Instan atau Mandek Berpikir
Bahlil Beberkan PNBP ESDM 2025 Lampaui Target
Swasembada Pangan 2025, Prabowo Klaim Kemenangan Rakyat
Purbaya: Membangun Ekonomi lewat Bahasa Kepercayaan
Mendes Yandri Gagas Donor Darah dari Desa untuk Indonesia
Rekayasa Lalin MRT Fase 2A Harmoni–Mangga Besar hingga Agustus 2026

Berita Terkait

Saturday, 10 January 2026 - 02:10 WIB

Pertapreneur Aggregator, Cara Pertamina Menyiapkan UMKM Tumbuh Berkelanjutan

Saturday, 10 January 2026 - 02:01 WIB

SPAM IKK Langkahan Kembali Beroperasi, Layanan Air Bersih Warga Aceh Utara Pulih Pascabanjir Bandang

Friday, 9 January 2026 - 13:24 WIB

Bahlil Beberkan PNBP ESDM 2025 Lampaui Target

Friday, 9 January 2026 - 13:01 WIB

Beasiswa Patriot: Strategi Transformasi Transmigrasi Melalui Akademik Sumber Daya Unggul

Thursday, 8 January 2026 - 13:01 WIB

Swasembada Pangan 2025, Prabowo Klaim Kemenangan Rakyat

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan Pasca Bencana di Tol Binjai-Langsa

Saturday, 10 Jan 2026 - 02:07 WIB

Olahraga

Comeback Dramatis, Pertamina Enduro Taklukkan Electric PLN 3-2

Saturday, 10 Jan 2026 - 01:51 WIB