daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum hingga 22 Januari 2026 guna mendukung kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi perpanjangan fungsionalisasi ruas ini sebelumnya telah dikoordinasikan dengan stakeholder diantaranya Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), kepolisian daerah setempat dan instansi terkait lainnya untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.
“Hutama Karya berupaya memastikan akses layanan tetap tersedia secara efisien, agar distribusi berjalan lancar, dengan memperhatikan aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama selama pengoperasian fungsional berlangsung,” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah.
Dengan difungsionalkannya seksi ini, konektivitas Tol Sigli–Banda Aceh sepanjang 74 Km tersambung secara utuh dengan seksi lainnya hingga ke Baitussalam, sehingga distribusi bantuan dan logistik dari berbagai instansi serta lapisan masyarakat dapat diterima lebih cepat oleh warga terdampak. Ruas ini juga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Selama periode pengoperasian fungsional, Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan. Pengguna jalan diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, menjaga batas kecepatan dan jarak aman, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada titik-titik yang memerlukan perhatian khusus mengingat ruas tol masih berstatus fungsional. Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, beristirahat jika lelah atau mengantuk, serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.
Sebagai penutup, Mardiansyah menegaskan komitmen Hutama Karya untuk terus menghadirkan layanan infrastruktur yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Kami berharap pemanfaatan ruas tol fungsional ini dapat membantu mempercepat penyaluran bantuan dan mendukung mobilitas di wilayah terdampak. Hutama Karya akan terus menjaga kesiapan operasional serta m






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

