Bea Cukai Teluk Bayur Perkuat Pemahaman Ekspor CPO dan Turunannya

Wednesday, 21 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Bea Cukai Teluk Bayur menggelar pembahasan pelayanan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya yang dikaitkan dengan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 32 Tahun 2024 serta proyeksi kinerja ekspor 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 13 Januari 2026.

Forum tersebut dihadiri pimpinan dan perwakilan perusahaan pengolahan CPO di wilayah kerja Bea Cukai Teluk Bayur. Pembahasan difokuskan pada klasifikasi komoditas turunan kelapa sawit sesuai Permenperin 32 Tahun 2024, yang menjadi acuan utama dalam penyampaian dokumen kepabeanan ekspor.

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai II Bea Cukai Teluk Bayur, Yazid Khair, mengatakan kesesuaian antara pemberitahuan barang, hasil uji laboratorium, dan kriteria regulasi menjadi faktor krusial dalam kelancaran layanan ekspor. Menurut dia, sejak pengajuan Formulir 3D, eksportir harus memastikan pemberitahuan barang mengacu pada Permenperin 32 Tahun 2024 agar proses pemeriksaan ekspor dan pengujian laboratorium berjalan selaras.

“Dengan melibatkan Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) Teluk Bayur, sepanjang 2025 tercatat sekitar 2.500 sampel komoditas kelapa sawit telah diuji. Secara umum hasilnya sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam Permenperin 32 Tahun 2024,” kata Yazid.

Selain pemaparan regulasi, diskusi ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk menyampaikan tantangan serta proyeksi ekspor ke depan. Perwakilan PT Incasi Raya, Emilia, mengatakan kegiatan tersebut memberikan kejelasan bagi perusahaan dalam memahami aspek teknis ekspor. Ia memproyeksikan kinerja ekspor perusahaan berpotensi meningkat, meski tidak signifikan.

Melalui forum ini, Bea Cukai Teluk Bayur berharap tercipta kesamaan pemahaman antara otoritas dan pelaku usaha sehingga ekspor CPO dan produk turunannya dapat berjalan lebih tertib, lancar, dan memiliki kepastian hukum.

See also  Menteri Transmigrasi Ajak Dubes Tiongkok Tinjau Sentra Kelapa, Ekosistem Ekonomi Baru Tumbuh di Halmahera Utara

Berita Terkait

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman
Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu
Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas
BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:17 WIB

Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Monday, 21 September 2026 - 14:35 WIB

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Monday, 21 September 2026 - 14:05 WIB

Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor

Sunday, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Sunday, 20 September 2026 - 00:29 WIB

Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu

Berita Terbaru

News

Puluhan Anak TK Belajar Palestina Lewat Permainan Interaktif

Wednesday, 23 Sep 2026 - 07:03 WIB