daelpos.com – Kiprah PT Pertamina (Persero) di wilayah Jawa bagian Barat kian optimal dengan adanya berbagai infrastruktur terintegrasi di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pada wilayah tersebut, terdapat infrastruktur hilir terintegrasi yakni Integrated Terminal Balongan, Kilang Unit VI Balongan, serta operasional kapal Pertamina International Shipping.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyatakan, peran fasilitas hilir tersebut saling terhubung dan menopang rantai pasok energi nasional. Kilang Balongan misalnya, merupakan fasilitas pengolahan minyak mentah menjadi BBM, Avtur dan produk Non BBM seperti prophylene bahan baku petrokimia. Kilang Balongan memperoleh suplai minyak mentah dari beberapa lapangan Pertamina Hulu Energi di sekitar Indramayu.
Kilang Balongan juga dapat melakukan pengiriman ataupun penerimaan energi melalui jalur laut, dengan dukungan kapal Pertamina International Shipping.
Hasil pengolahan kilang Balongan juga digunakan oleh fasilitas terdekat lainnya, yakni Integrated Terminal Balongan dan Polytama Propindo, afiliasi Pertamina di bidang petrokimia.
“Keseluruhan ekosistem infrastruktur energi Pertamina di Balongan berperan strategis untuk memastikan keandalan pasokan energi, khususnya untuk wilayah Jakarta, Jawa Barat, hingga sebagian Jawa Tengah. Optimalisasi ini menjadi komitmen Pertamina dalam melayani kebutuhan energi masyarakat,” jelas Baron.
Ke depan, Baron mengungkapkan, Pertamina terus melakukan penguatan bisnis untuk optimalisasi keandalan infrastruktur dan operasional, sebagai bagian dari ketahanan energi nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

