daelpos.com – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memprediksi jutaan warga akan tetap berada di Ibu Kota selama periode libur Lebaran 2026. Berdasarkan perhitungan Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dalops LLAJ), sekitar 4.024.251 orang diperkirakan tidak melakukan perjalanan mudik.
Perkiraan tersebut didapat dari analisis pergerakan masyarakat serta data mobilitas warga pada momentum Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Meski sebagian besar masyarakat biasanya melakukan perjalanan ke kampung halaman, jumlah warga yang memilih tetap tinggal di Jakarta juga diperkirakan masih cukup besar.
Kepala Bidang Dalops LLAJ Dishub DKI menyebutkan, angka tersebut menunjukkan bahwa aktivitas di Jakarta selama libur Idulfitri diprediksi tidak akan sepenuhnya sepi. Sebagian warga diperkirakan tetap beraktivitas di dalam kota, baik untuk bekerja, berlibur, maupun bersilaturahmi dengan keluarga.
Selain itu, Dishub DKI juga memperkirakan arus kendaraan yang keluar dari Jakarta menjelang Lebaran akan meningkat signifikan. Hal ini seiring dengan tradisi mudik masyarakat yang setiap tahun selalu memadati berbagai jalur transportasi, baik jalan tol, jalan arteri, maupun terminal bus.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dishub DKI Jakarta akan melakukan berbagai langkah pengendalian lalu lintas, termasuk pengaturan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.
Di sisi lain, Dishub juga tetap menyiapkan pengawasan lalu lintas di dalam kota, mengingat masih ada jutaan warga yang diprediksi tidak meninggalkan Jakarta selama periode libur Lebaran 2026.
Dengan perkiraan tersebut, Pemprov DKI berharap kondisi lalu lintas di Ibu Kota tetap terkendali, baik bagi warga yang mudik maupun yang memilih merayakan Lebaran di Jakarta.








