Uji B50 di Sektor Tambang Positif, Perkuat Ketahanan Energi

Tuesday, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat hasil menggembirakan dari uji coba penggunaan biodiesel 50 persen (B50) pada alat berat sektor pertambangan. Temuan ini mempertegas kesiapan energi terbarukan sebagai solusi strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, menyampaikan bahwa uji coba yang masih berlangsung menunjukkan performa mesin diesel tetap stabil.

“Secara umum, hasil sementara uji penggunaan B50 pada mesin diesel di sektor pertambangan menunjukkan performa yang stabil dan tidak ditemukan gangguan signifikan pada mesin,” ujar Eniya di Jakarta.

Pengujian dilakukan secara komprehensif, mulai dari kualitas bahan bakar, kinerja mesin, ketahanan operasional hingga stabilitas penyimpanan. Hingga akhir Maret 2026, uji ketahanan dinamis telah menembus lebih dari 900 jam operasional tanpa indikasi gangguan akibat bahan bakar.

Dari sisi industri, hasilnya juga sejalan. General Manager Plant PT Harmoni Panca Utama (HPU), Rochman Alamsjah, mengungkapkan pihaknya telah membandingkan langsung penggunaan B40 dan B50 pada alat berat Komatsu HD785.

“Saat ini kita sudah running kurang lebih 1000 jam. Performa mesin tidak menjadi masalah, meskipun ada catatan konsumsi bahan bakar B50 sedikit lebih tinggi sekitar 1-3 persen,” jelasnya.

Meski konsumsi bahan bakar meningkat tipis, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tidak memengaruhi produktivitas alat berat secara signifikan.

Secara teknis, B50 juga telah memenuhi spesifikasi yang disepakati para pemangku kepentingan, termasuk parameter kandungan air, stabilitas oksidasi, dan kandungan FAME. Hal ini menandakan kesiapan B50 untuk digunakan pada sektor dengan beban kerja tinggi seperti pertambangan.

Secara operasional, konsumsi bahan bakar tercatat naik sekitar 3,12 persen dibandingkan B40. Namun, peningkatan tersebut tetap dinilai layak secara ekonomis dan teknis.

See also  Pertamina Peduli Hadir Nyata, Ringankan Beban Korban Bencana di Kabupaten Agam

Sebagai bagian dari mandatori biodiesel nasional, B50 merupakan campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak nabati dan 50 persen solar. Kebijakan ini bertujuan mengurangi ketergantungan impor BBM sekaligus mendorong pemanfaatan energi domestik.

Pengembangan B50 melanjutkan keberhasilan implementasi B40 sejak awal 2025, yang menempatkan Indonesia sebagai pionir global dalam pemanfaatan bahan bakar nabati skala besar. Program ini juga berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca, penghematan devisa, serta peningkatan serapan minyak sawit dalam negeri.

“Pengembangan B50 menjadi langkah penting dalam mendorong kemandirian energi nasional,” tegas Eniya.

Ke depan, pemerintah akan memperluas uji coba B50 ke berbagai sektor lain, seperti transportasi, pembangkit listrik, kereta api, hingga alat mesin pertanian. Hasil pengujian ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan standar teknis implementasi secara nasional.

Eniya menutup dengan menegaskan bahwa pengembangan biodiesel hingga B50 merupakan bagian dari transformasi energi menuju sistem yang lebih bersih, berkelanjutan, dan berdaulat.

Berita Terkait

Tanam 4.300 Pohon di Enam Wilayah, Pertagas Perkuat Komitmen Lingkungan
Bahlil Jamin Pemerintah Jaga Pasokan Energi di Tengah Dinamika Global
PHE Dorong Percepatan Pengembangan Lapangan Migas untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Pertamina Patra Niaga-Ditjen Migas Tinjau Penyalur LPG, Pasokan Dijamin Aman
PLN EPI Perkuat Rantai Pasok Bioenergi, Gandeng Kalimantan Powerindo Dukung Ketahanan Energi
Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong Energi Terbarukan
Dengan Energi Transisi, Pertamina Bangun Desa Rentan Jadi Resisten
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025

Berita Terkait

Tuesday, 7 April 2026 - 15:24 WIB

Tanam 4.300 Pohon di Enam Wilayah, Pertagas Perkuat Komitmen Lingkungan

Tuesday, 7 April 2026 - 13:53 WIB

Uji B50 di Sektor Tambang Positif, Perkuat Ketahanan Energi

Monday, 6 April 2026 - 19:50 WIB

Bahlil Jamin Pemerintah Jaga Pasokan Energi di Tengah Dinamika Global

Monday, 6 April 2026 - 09:45 WIB

PHE Dorong Percepatan Pengembangan Lapangan Migas untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sunday, 5 April 2026 - 22:46 WIB

Pertamina Patra Niaga-Ditjen Migas Tinjau Penyalur LPG, Pasokan Dijamin Aman

Berita Terbaru

Energy

Uji B50 di Sektor Tambang Positif, Perkuat Ketahanan Energi

Tuesday, 7 Apr 2026 - 13:53 WIB

foto ist

Megapolitan

Dishub Jaksel Perketat Pengawasan, Jukir Liar di Blok M Ditindak

Tuesday, 7 Apr 2026 - 13:49 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

WFH ASN DKI Berlaku Bertahap, Kinerja Tetap Dipantau

Tuesday, 7 Apr 2026 - 13:42 WIB