Bright Gas Ikut Naik, Harga LPG Nonsubsidi Melonjak Hampir 19 Persen

Monday, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

daelpos.com – Kenaikan harga energi tak hanya terjadi pada BBM nonsubsidi. PT Pertamina (Persero) juga resmi menaikkan harga LPG nonsubsidi jenis Bright Gas ukuran 12 kg dan 5,5 kg, dengan lonjakan yang mencapai hampir 19 persen.

Kebijakan ini menjadi penyesuaian pertama sejak terakhir kali harga Bright Gas diperbarui pada 23 November 2023. Artinya, selama lebih dari dua tahun, harga LPG nonsubsidi relatif stabil sebelum akhirnya terkoreksi cukup signifikan tahun ini.

Kenaikan tersebut tidak lepas dari tekanan global di sektor energi. Gangguan pasokan yang dipicu ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi faktor utama. Situasi memanas yang berujung pada penutupan Selat Hormuz membuat distribusi energi dunia terganggu.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan energi global, termasuk minyak dan gas. Penutupan jalur ini otomatis mengerek harga energi internasional, yang kemudian berdampak langsung pada harga domestik.

Pertamina menyebut penyesuaian harga ini dilakukan untuk mengikuti perkembangan harga pasar serta menjaga keberlanjutan pasokan energi di dalam negeri.

Meski mengalami kenaikan, LPG Bright Gas tetap merupakan produk nonsubsidi yang selama ini ditujukan bagi masyarakat mampu. Pemerintah pun memastikan bahwa LPG subsidi 3 kg tidak terdampak kebijakan ini.

Kenaikan harga Bright Gas ini menambah daftar penyesuaian harga energi dalam negeri di tengah tekanan global. Sebelumnya, harga BBM nonsubsidi juga telah lebih dulu mengalami kenaikan signifikan.

Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan dapat mulai mengantisipasi lonjakan biaya energi, sekaligus mendorong efisiensi dalam penggunaan bahan bakar rumah tangga.

Di tengah dinamika global yang belum stabil, pemerintah dan Pertamina menegaskan akan terus memantau perkembangan pasar energi dunia guna menjaga keseimbangan antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan pasokan energi nasional.

See also  Target Turunkan Emisi dan Transisi Energi, Pertamina Jalankan 3 Agenda

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Seluruh Pelayanan yang Memungkinkan Harus Tersedia Secara Digital
Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI
DPD RI Pastikan Aspirasi Daerah Kepulauan Terakomodasi dalam RUU Daerah Kepulauan
Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau
Menaker Belum Pastikan Skema Baru Upah Minimum
Menteri Dody Sapa Siswa dan Tinjau Fasilitas Modern Sekolah Rakyat di Semarang
Menteri Dody Percepat Penyelesaian Infrastruktur Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kupang, Pastikan Berjalan Optimal
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 07:26 WIB

Presiden Prabowo: Seluruh Pelayanan yang Memungkinkan Harus Tersedia Secara Digital

Monday, 20 July 2026 - 22:22 WIB

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Monday, 20 July 2026 - 22:16 WIB

DPD RI Pastikan Aspirasi Daerah Kepulauan Terakomodasi dalam RUU Daerah Kepulauan

Monday, 20 July 2026 - 17:49 WIB

Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau

Monday, 20 July 2026 - 14:57 WIB

Menaker Belum Pastikan Skema Baru Upah Minimum

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Tuesday, 21 Jul 2026 - 07:24 WIB

Berita Utama

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Monday, 20 Jul 2026 - 22:22 WIB