Dukung Penurunan Angka Kematian Ibu, PLN Salurkan Alat Deteksi Dini Risiko Kehamilan untuk Layanan Masyarakat di Garut

Wednesday, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil menggunakan alat deteksi dini preeklamsia berbasis Internet of Medical Things (IoMT) dan Artificial Intelligence (AI).

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil menggunakan alat deteksi dini preeklamsia berbasis Internet of Medical Things (IoMT) dan Artificial Intelligence (AI).

daelpos.com – Dalam semangat Hari Kartini, PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan alat deteksi dini preeklamsia berbasis Internet of Medical Things (IoMT) dan Artificial Intelligence (AI) ke Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Inisiatif ini sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan ibu hamil di wilayah dengan keterbatasan akses dan mendukung penurunan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan penurunan AKI secara agresif hingga mencapai 40 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun ke depan, dari 140 per 100.000 kelahiran hidup saat ini.

Salah satu penyebab utama kematian ibu adalah preeklamsia dan eklamsia yang berkontribusi sekitar 25% dari total kasus. Untuk menekan angka tersebut, pemerintah mendorong transformasi sistem kesehatan, termasuk pemerataan akses deteksi dini melalui distribusi alat kesehatan.

“Kita tidak hanya menargetkan penurunan, tetapi penurunan yang agresif. Dari 140, dalam lima tahun ke depan kita harus bisa mencapai 40. Kita harus berani menetapkan target ambisius dan bekerja lebih keras, lebih cerdas, serta lebih tepat,” ujar Budi dalam sambutannya pada agenda Sosialisasi dan Deteksi Dini Preeklamsia di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (21/4).

Lebih lanjut, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Agus Dinar menyambut baik dukungan yang diberikan oleh PLN untuk fasilitas kesehatan di wilayahnya yaitu pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Cikelet.

“Jadi sekali lagi terima kasih sudah men-support-kan alat kepada kami. Tentunya alat ini akan kami gunakan baik itu di puskesmas itu sendiri, juga kami akan gunakan untuk mobile kunjungan dari rumah ke rumah. Mudah-mudahan alat ini tentunya akan menjadi support peningkatan optimisasi pelayanan screening preeklamsia di Kabupaten Garut,” kata Agus.

See also  Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Belum Berencana Naikkan BBM Subsidi

Secara terpisah, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program tanggung jawab sosial yang berdampak langsung dan berkelanjutan.

“Kami hadir di tengah masyarakat tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan mendorong peningkatan kualitas hidup, khususnya bagi ibu hamil, melalui akses terhadap layanan kesehatan yang lebih merata dan berbasis teknologi,” tutur Darmawan.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Electricity Services sekaligus Wakil Ketua Umum Srikandi PLN, Susiana Mutia, menyampaikan bahwa program ini juga selaras dengan komitmen perseroan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3, khususnya dalam menjamin kehidupan yang sehat dan sejahtera melalui penguatan layanan kesehatan ibu dan bayi.

Ia menambahkan, momentum Hari Kartini menjadi pengingat akan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mendorong kesetaraan perempuan. Kisah hidup beliau yang wafat setelah melahirkan karena diduga mengalami preeklamsia turut menegaskan pentingnya menjaga kesehatan perempuan di masa kehamilan.

“Kami mendorong lahirnya generasi penerus bangsa yang sehat melalui dukungan bagi perempuan, khususnya ibu hamil. Deteksi dini risiko kehamilan di layanan kesehatan dasar diharapkan memungkinkan penanganan yang lebih cepat dan tepat sasaran,” pungkas Susiana.

Berita Terkait

PR INDONESIA Belajar Praktik Internal Communication dari Pertamina
RUPSLB Elnusa Tetapkan Perubahan Pengurus, Tegaskan Komitmen pada Tata Kelola dan Kesinambungan Bisnis
PLN EPI Optimalkan Biomassa, Dorong Transisi Energi Tanpa Deforestasi
Tak Perlu Berebut, Cek Antrean SPKLU melalui Fitur AntreEV PLN Mobile
Pasca Erupsi Sinabung, Pertamina Patra Niaga Perkuat Pemulihan di Karo
Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi
PLTN untuk Kesejahteraan Rakyat: Fondasi Kemandirian Energi dan Pemerataan Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045
City Gas Tour 2026, PGN Tunjukkan Efisiensi Gas Bumi dari Transportasi hingga Usaha

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 13:34 WIB

PR INDONESIA Belajar Praktik Internal Communication dari Pertamina

Wednesday, 9 September 2026 - 22:11 WIB

RUPSLB Elnusa Tetapkan Perubahan Pengurus, Tegaskan Komitmen pada Tata Kelola dan Kesinambungan Bisnis

Wednesday, 9 September 2026 - 20:51 WIB

PLN EPI Optimalkan Biomassa, Dorong Transisi Energi Tanpa Deforestasi

Wednesday, 9 September 2026 - 16:09 WIB

Tak Perlu Berebut, Cek Antrean SPKLU melalui Fitur AntreEV PLN Mobile

Wednesday, 9 September 2026 - 09:23 WIB

Pasca Erupsi Sinabung, Pertamina Patra Niaga Perkuat Pemulihan di Karo

Berita Terbaru

Megapolitan

DPRD DKI Ingatkan Jangan Timbun Masker di Tengah Dampak Abu Vulkanik

Thursday, 10 Sep 2026 - 16:03 WIB