daelpos.com – Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur dasar dan dukungan langsung bagi warga di kawasan transmigrasi.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengatakan pihaknya saat ini tengah menghitung ulang alokasi anggaran agar memberikan dampak cepat dan nyata.
“Dalam minggu-minggu ini kami sedang menghitung ulang terkait dengan anggaran yang akan kami implementasikan. Prioritas kami adalah memastikan setiap penggunaan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat yang bersifat segera,” ujar Iftitah di Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, di tengah tekanan ekonomi global, pemerintah perlu mengedepankan program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“Dalam kondisi seperti sekarang, penggunaan anggaran secara bijaksana menjadi sangat penting agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di kawasan transmigrasi,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, program Beasiswa Patriot tengah dikaji ulang agar ke depan lebih optimal, tepat sasaran, dan berdampak luas terhadap pembangunan sumber daya manusia.
“Beasiswa Patriot merupakan program strategis jangka menengah dan panjang dalam menciptakan kawasan ekonomi berbasis SDM unggul. Karena itu, kami ingin memastikan program ini disiapkan dengan lebih matang,” jelasnya.
Iftitah mengakui, penajaman program bukan keputusan mudah mengingat tingginya minat masyarakat. Namun, pemerintah harus mendahulukan kebutuhan paling mendesak.
“Ini bukan keputusan yang mudah. Tapi kami harus memastikan kebutuhan yang paling mendesak dapat kami dahulukan,” ujarnya.
Meski begitu, Kementerian Transmigrasi tetap memperkuat program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026. Tahun ini, TEP tidak hanya berfokus pada riset, tetapi juga menghadirkan solusi aplikatif di lapangan.
“Ekspedisi Patriot tahun ini tidak hanya melakukan riset, tetapi juga menghadirkan bakti nusantara. Tim di lapangan akan kami dukung dengan anggaran untuk langsung menjawab kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Kementerian Transmigrasi memastikan evaluasi Beasiswa Patriot terus dilakukan dan akan dijalankan pada waktu yang tepat dengan kesiapan lebih optimal.








