PLN EPI Dorong Digitalisasi Pembibitan Mangrove di Cilacap, Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas

Thursday, 7 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kiri ke Kanan : Lurah Bunton, Sudin, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI Banyumas, Jawa Tengah, Hadiyono, Sekretaris Camat Adipala Cilacap, Subianto, Manajer PLN UP3 Cilacap, Aditya Setyawan, dan Asisten Manager Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN EPI, Robert Pilyai dalam Kick Off dan Peresmian Program Digitalisasi Pembibitan Mangrove di Cilacap

Kiri ke Kanan : Lurah Bunton, Sudin, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI Banyumas, Jawa Tengah, Hadiyono, Sekretaris Camat Adipala Cilacap, Subianto, Manajer PLN UP3 Cilacap, Aditya Setyawan, dan Asisten Manager Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN EPI, Robert Pilyai dalam Kick Off dan Peresmian Program Digitalisasi Pembibitan Mangrove di Cilacap

daelpos.com — Pemanfaatan listrik dan teknologi digital mulai diterapkan dalam pembibitan Mangrove di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Program Kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Electrifying Agriculture antara PT PLN (Persero) dan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) ini dilaksanakan pada Rabu (6/5) dan menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi sekaligus kualitas bibit mangrove di wilayah pesisir.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan menjelasan bahwa program ini dirancang untuk mendorong modernisasi sektor pembibitan berbasis masyarakat melalui pemanfaatan energi listrik dan teknologi digital.

“Melalui program electrifying agriculture, kami mendorong pengelolaan pembibitan mangrove yang lebih efisien dan modern. Pemanfaatan listrik dan sistem digital memungkinkan proses berjalan lebih optimal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Mamit.

Ia menambahkan bahwa sistem berbasis Internet of Things (IoT) memungkinkan proses penyiraman dilakukan secara otomatis dan terjadwal, serta dapat dipantau melalui perangkat ponsel. Hal ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengurangi tenaga kerja manual, serta menjaga kualitas bibit secara lebih konsisten.

“Bapak-bapak tidak perlu lagi repot setiap hari menyiram, cukup dimonitor dari HP karena sistemnya sudah diatur mengikuti pola pasang surut air,” katanya.

Program ini juga sejalan dengan upaya rehabilitasi pesisir, mengingat mangrove memiliki peran penting dalam menahan abrasi, menyerap karbon, serta menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, pengembangan pembibitan mangrove membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui produksi bibit berkualitas.

Sekretaris Camat Adipala, Subianto, menyambut baik program tersebut dan menilai kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi masyarakat serta pelestarian lingkungan di wilayah pesisir,” ujarnya.

See also  RUPS Tahun Buku 2024, Pertamina Raih Laba Bersih Rp49,5 Triliun, Kontribusi ke Negara Capai Rp401 Triliun

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hutan Wana Lestari, Jaban Sukarto, mengungkapkan bahwa program ini memberikan perubahan signifikan dalam pengelolaan pembibitan mangrove di tingkat kelompok tani.

“Dengan adanya sistem listrik dan digitalisasi ini, pekerjaan kami menjadi lebih ringan dan teratur. Kami juga lebih percaya diri dalam menghasilkan bibit yang berkualitas dan siap tanam,” ujar Jaban.

Ia menambahkan bahwa program ini turut membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota kelompok melalui pengembangan usaha bibit mangrove dan olahan mangrove seperti keripik, sirup, sirup, selai, dodol, sabun dll.

Sebagai bagian dari implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG), PLN EPI menempatkan program ini tidak hanya sebagai inisiatif lingkungan, tetapi juga sebagai upaya pemberdayaan sosial dan penguatan tata kelola berbasis keberlanjutan.

Melalui program ini, PLN EPI menegaskan perannya dalam mendukung transisi energi sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem pesisir melalui pendekatan yang terintegrasi antara teknologi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Berita Terkait

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi
Kinerja 2025 Positif, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Akselerasi Transisi Energi
PLN Icon Plus Perkuat Pemerataan Konektivitas Digital di Wilayah Kepulauan
PLN Icon Plus Laksanakan Reforestasi di Kaki Gunung Arjuno–Welirang
PLN EPI Gelar Financial Wellbeing Series, Perkuat Literasi Keuangan Pegawai
Kementerian ESDM Dukung Inovasi CNG Clustering, PGN Perluas Akses Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Yogyakarta
Pertagas Borong 5 Penghargaan dan Best of The Best ESG of The Year Pada Indonesia Sustainability Award 2026
PLN Icon Plus Hadirkan Iconnectivity for Green untuk Lestarikan Pesisir Pangandaran

Berita Terkait

Thursday, 25 June 2026 - 16:28 WIB

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Wednesday, 24 June 2026 - 18:03 WIB

Kinerja 2025 Positif, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Akselerasi Transisi Energi

Wednesday, 24 June 2026 - 17:55 WIB

PLN Icon Plus Perkuat Pemerataan Konektivitas Digital di Wilayah Kepulauan

Tuesday, 23 June 2026 - 18:56 WIB

PLN Icon Plus Laksanakan Reforestasi di Kaki Gunung Arjuno–Welirang

Tuesday, 23 June 2026 - 09:56 WIB

PLN EPI Gelar Financial Wellbeing Series, Perkuat Literasi Keuangan Pegawai

Berita Terbaru

foto ESDM

Energy

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Thursday, 25 Jun 2026 - 16:28 WIB