Pertamina Perluas Ekosistem Energi Bersih untuk Transportasi Nasional

Friday, 22 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Sebagai bentuk komitmen mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia tahun 2060, PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pengembangan ekosistem energi dan mobilitas berkelanjutan. Langkah taktis ini dilakukan melalui berbagai inisiatif transisi energi yang terintegrasi di seluruh sektor transportasi nasional.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, dalam acara Studium Generale Sustainability bertajuk “Global Insights for Local Action: Bridging Academia and Industry in Energy Transition” yang diselenggarakan oleh Universitas Pertamina di Jakarta, Kamis (21/5).

Kegiatan Studium Generale Sustainability merupakan kuliah umum yang menghadirkan akademisi global, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lintas sektor untuk memperkuat pemahaman generasi muda mengenai tantangan dan peluang transisi energi. Forum ini menjadi wadah kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendorong pengembangan solusi nyata menuju pembangunan rendah karbon dan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

Dalam paparannya, Agung menjelaskan bahwa Pertamina mengambil peran aktif dalam transisi energi jangka panjang melalui kesiapan teknologi, penguatan ekosistem, serta sinergi lintas sektor.

“Seluruh upaya ini kami arahkan untuk mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060, sebagaimana menjadi komitmen kuat Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Agung.

Di sektor transportasi darat, Pertamina tidak hanya memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV) melalui pembangunan charging station dan battery swapping bersama Indonesia Battery Corporation (IBC).

Pertamina juga tengah membangun pabrik bioetanol terintegrasi di Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur. Proyek ini menyatu dengan kawasan perkebunan tebu lokal untuk menjamin pasokan bahan baku secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan energi domestik.

Sementara di sektor transportasi laut, Pertamina mendorong efisiensi energi melalui pemanfaatan dual fuel, pengembangan green ammonia, hingga inovasi pemasangan panel surya di dek kapal untuk mendukung kebutuhan kelistrikan armada secara mandiri.

See also  Jantung Energi Jawa Barat : Rahasia Integrated Terminal Balongan Jaga Kualitas BBM Tetap Prima!

Lebih lanjut pada sektor penerbangan (udara), Pertamina melalui Pelita Air turut mendukung penggunaan Sustainable Aviation Fuel (SAF). Bahan bakar ramah lingkungan ini memanfaatkan bahan baku used cooking oil atau minyak jelantah, yang menjadi solusi konkret pengurangan emisi karbon di industri aviasi global.

Sejalan dengan hal tersebut, Acting Rector Universitas Pertamina, Djoko Triyono, menegaskan bahwa transisi energi membutuhkan kolaborasi erat antar pemangku kepentingan agar mampu menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasional.

“Transisi energi tidak dapat dijalankan sendiri oleh industri maupun pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi erat antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat untuk menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan lokal. Universitas Pertamina berkomitmen menjadi jembatan yang menghubungkan riset, inovasi, pengembangan SDM, dan aksi nyata guna mendukung terciptanya ekosistem energi berkelanjutan di Indonesia,” ujar Djoko.

Guru Besar dari University of Southern California (USC) Sol Price, Prof. Marlon Boarnet, yang hadir sebagai pembicara utama memaparkan bahwa dunia saat ini memang sedang berada di fase awal transformasi mobilitas hijau.

Menurut Prof. Marlon, komoditas seperti biofuel dan drop-in fuels memegang peran sangat krusial sebagai jembatan transisi. Sementara untuk sektor yang lebih sulit didekarbonisasi seperti pelayaran laut, dibutuhkan solusi energi dengan kerapatan (densitas) tinggi seperti green ammonia. Ia juga mengingatkan bahwa transisi energi bukan lagi sekadar masalah kepatuhan terhadap regulasi, melainkan sudah menjadi transformasi industri global yang wajib dihadapi lewat kolaborasi erat.

Merespons dinamika global tersebut, Pertamina berkomitmen untuk terus mempertajam scenario planning dan strategi transformasi bisnisnya. Agung menutup dengan menegaskan bahwa seluruh proses transformasi ini akan dijalankan secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan demi menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi masa depan.

Berita Terkait

PLN EPI Borong Tiga Penghargaan, Raih Dua Platinum ICA–ISDA dan Apresiasi Kepemimpinan Perempuan
Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, CC PLN 123 Raih Penghargaan di TBCCI 2026
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
PLN EPI Dorong Pemanfaatan Biomassa Desa melalui Inovasi BIODES untuk Perkuat Ekosistem Cofiring
Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data
Beda Budaya, Satu Tujuan: PLN Nusantara Power Bangun Kepercayaan Dengan Mitra Global
Perkuat Kemitraan Strategis di Forum KCCUS Korea, PHE Dorong Asri Basin Sebagai Hub Penyimpanan Karbon Regional
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 30 September 2026 - 10:55 WIB

Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026

Wednesday, 30 September 2026 - 10:20 WIB

Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, CC PLN 123 Raih Penghargaan di TBCCI 2026

Wednesday, 30 September 2026 - 09:13 WIB

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Wednesday, 30 September 2026 - 09:10 WIB

PLN EPI Dorong Pemanfaatan Biomassa Desa melalui Inovasi BIODES untuk Perkuat Ekosistem Cofiring

Tuesday, 29 September 2026 - 19:38 WIB

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial

Wednesday, 30 Sep 2026 - 22:54 WIB

Berita Utama

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Wednesday, 30 Sep 2026 - 12:59 WIB