PGN Bangun Ekosistem Daur Ulang di Cilegon, Ubah 871 Kg Sampah Plastik Diolah Jadi Produk Bernilai Jual

Thursday, 30 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Setelah membangun sistem pengelolaan sampah plastik berbasis ekonomi sirkular di lingkungan perusahaan, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, kini memperluas dampaknya dengan menggandeng komunitas di ring 1 wilayah operasi perusahaan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) Rumah Hijau Nusantara. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pengolahan sampah khususnya sampah plastik, tetapi juga menyiapkan pasar bagi produk hasil daur ulang guna menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Cilegon, Kertabumi Recycling Centre, National Geographic Indonesia, dan Bank Sampah Al-Bustaniyah Cilegon untuk memperkuat rantai nilai pengelolaan sampah, mulai dari pengolahan hingga pemasaran produk.
Sebagai bentuk dukungan, PGN menyerahkan mesin pencacah (shredder), mesin extruder, cold press, scroll and table saw, serta oven kepada Bank Sampah Al-Bustaniyah. Bantuan ini diharapkan meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, sekaligus memperluas peluang usaha berbasis ekonomi sirkular.
Dalam dua bulan terakhir, Program Rumah Hijau Nusantara berhasil mengolah 871 kilogram sampah plastik menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti furnitur, tempat tisu, gantungan kunci, tasbih, dan produk daur ulang lainnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Malyudin, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun PGN. Menurutnya, tantangan pengelolaan sampah tidak hanya terletak pada penyediaan fasilitas, tetapi juga pembentukan budaya peduli lingkungan.
“Dalam pengelolaan sampah, pengembangan ekonomi sirkular perlu diikuti penguatan hilirisasi agar produk hasil pengolahan sampah memiliki pasar yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sabri menambahkan, ke depan, yang perlu diperkuat adalah aspek hilirisasi. Produk hasil pengolahan sampah harus memiliki pasar sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Dia melihat peluang kolaborasi dengan Dinas Koperasi untuk memperluas pemasaran produk, termasuk melalui berbagai pameran dan kegiatan daerah.
Ia berharap Program Rumah Hijau Nusantara terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Kota Cilegon. “Kami mengapresiasi dukungan PGN melalui Program Rumah Hijau Nusantara dan berharap program ini dapat terus berlanjut, dibina, serta dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Kota Cilegon,” tambahnya.
Division Head CSR PGN, Krisdyan Widagdo Adhi, mengatakan program ini merupakan kelanjutan berbagai inisiatif PGN dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
“Melalui program ini, PGN ingin menunjukkan bahwa sampah bukan lagi dipandang sebagai limbah, melainkan sumber daya yang memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong ekonomi sirkular berbasis masyarakat,” ujarnya.
Menurut Krisdyan, keberhasilan pengelolaan sampah ditentukan oleh terciptanya ekosistem yang mampu menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karenanya ia berharap program ini tidak berhenti pada pemberian sarana pengolahan sampah, tetapi mampu menciptakan ekosistem dengan dampak multiplier untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Produk hasil olahan Bank Sampah Al-Bustaniyah diharapkan dapat dimanfaatkan, termasuk oleh PGN, sehingga tercipta perputaran ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, PGN melalui program Rumah Hijau Nusantara ini juga akan berperan sebagai penghubung offtaker bagi sebagian produk hasil olahan Bank Sampah Al-Bustaniyah melalui kerjasama program pendampingan UMKM dan komersialisasi pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Editor in Chief National Geographic Indonesia, Didi Kaspi Kasim, mengapreasiasi program Rumah Hijau ini berjalan baik dan terus berkembang. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan solusi atas persoalan sampah plastik.
“National Geographic Indonesia selama ini banyak mengangkat isu-isu lingkungan, termasuk persoalan sampah. Namun, hari ini kita tidak hanya berbicara mengenai permasalahan, melainkan juga menghadirkan solusi nyata melalui kolaborasi berbagai pihak,” kata Didi.
Menurut Didi, pengelolaan sampah akan memberikan dampak lebih besar apabila dilakukan secara kolaboratif dan memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat. Untuk itu, ia berharap program ini dapat terus dikembangkan dan memicu program-program sejenis sehingga dapat menjadi solusi dalam menanggulangi permasalah sampah yang saat ini masih menjadi salah satu isu di masyarakat.
See also  Pertamina Luncurkan Stop Work Authority di Peringatan Bulan K3

Berita Terkait

Pertamina Percepat Produksi Migas, Dukung Kemandirian Energi Nasional
PLN dan Pelindo Perkuat Elektrifikasi Maritim Menuju Green Port, Resmikan Onshore Power Supply 1 MVA di Tanjung Priok
BPH Migas Ajak Mahasiswa Kawal Subsidi BBM Tepat Sasaran
Kini Air Bersih Lebih Dekat, Pertamina Dampingi Pemulihan Warga Terdampak Gempa NTT
Dewan Komisaris PLN EPI Tinjau PLTU Bolok, Pastikan Kesiapan Pasokan Energi Primer dan Biomassa
Kedaulatan Energi Butuh Industri Migas yang Kuat, IATMI Siapkan Strategi Tingkatkan Produksi
B50 Tembus 6.050 SPBU, 28 Terminal Masih Transisi
Pertamina Perkuat Ketahanan Energi melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG
Tag :

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 13:00 WIB

Pertamina Percepat Produksi Migas, Dukung Kemandirian Energi Nasional

Thursday, 17 September 2026 - 17:45 WIB

PLN dan Pelindo Perkuat Elektrifikasi Maritim Menuju Green Port, Resmikan Onshore Power Supply 1 MVA di Tanjung Priok

Thursday, 17 September 2026 - 15:20 WIB

BPH Migas Ajak Mahasiswa Kawal Subsidi BBM Tepat Sasaran

Thursday, 17 September 2026 - 11:23 WIB

Kini Air Bersih Lebih Dekat, Pertamina Dampingi Pemulihan Warga Terdampak Gempa NTT

Thursday, 17 September 2026 - 10:48 WIB

Dewan Komisaris PLN EPI Tinjau PLTU Bolok, Pastikan Kesiapan Pasokan Energi Primer dan Biomassa

Berita Terbaru

Foto Dok Astra

Berita Terbaru

Astra Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026

Friday, 18 Sep 2026 - 17:01 WIB

foto istimewa

Berita Utama

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Friday, 18 Sep 2026 - 15:44 WIB

Berita Utama

Kemendes dan Bank Dunia Sepakat Percepat Realisasi Program SEHATI

Friday, 18 Sep 2026 - 14:37 WIB