Dukung Bekasi Kelola Sampah Jadi Listrik, PLN Akan Serap dan Salurkan 223.584 MWh per Tahun

Friday, 28 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (keempat dari kiri), Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono (kedua dari kiri), Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi KESDM, Eniya Listiani Dewi (ketiga dari kiri), Gubernur Jawa barat, Dedi Mulyadi (kelima dari kanan), Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono (paling kiri), Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, (keempat dari kanan), CEO PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), Fadli Rahman (ketiga dari kanan), Chairman of BOD of Mizuda Group, Shan Jianming (kedua dari kanan), dan Chairman of Wangneng, Shan Chao (paling kanan), penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik dilakukan oleh Direktur Utama PLN (Persero), Darmawan Prasodjo (kelima dari kiri) bersama Chairman of Wangneng Bekasi Environment, Lyu Zhigang (keenam dari kanan) dalam agenda peresmian pembangunan PSEL Kota Bekasi di Bantargebang, pada Rabu (26/8).

Disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (keempat dari kiri), Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono (kedua dari kiri), Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi KESDM, Eniya Listiani Dewi (ketiga dari kiri), Gubernur Jawa barat, Dedi Mulyadi (kelima dari kanan), Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono (paling kiri), Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, (keempat dari kanan), CEO PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), Fadli Rahman (ketiga dari kanan), Chairman of BOD of Mizuda Group, Shan Jianming (kedua dari kanan), dan Chairman of Wangneng, Shan Chao (paling kanan), penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik dilakukan oleh Direktur Utama PLN (Persero), Darmawan Prasodjo (kelima dari kiri) bersama Chairman of Wangneng Bekasi Environment, Lyu Zhigang (keenam dari kanan) dalam agenda peresmian pembangunan PSEL Kota Bekasi di Bantargebang, pada Rabu (26/8).

daelpos.com – PT PLN (Persero) terus mendukung inisiatif Pemerintah dalam menghadirkan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di berbagai wilayah di Tanah Air. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dalam agenda Peresmian Pembangunan PSEL Kota Bekasi pada Rabu (26/8).

Dalam agenda tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa selama ini pengembangan PSEL menghadapi berbagai hambatan regulasi dan perizinan. Kondisi tersebut membuat pengembangan proyek waste to energy berjalan lambat, padahal persoalan sampah terus menjadi tantangan di berbagai daerah.

“Kalau sampah saja kita tidak bisa urus, bagaimana kita mengurus yang lebih besar. Itu perintah Pak Presiden. Aturan mengenai pengelolaan sampah ini, waste to energy, ratusan lebih aturannya. Oleh karena itu, 11 tahun hanya ada dua (proyek). Satu tidak jalan, satu hidup mati-hidup mati. Hampir tidak bisa jalan karena rumit dan ruwet. Nah ini kita rapihkan. Dari sini tinggal tiga (aturan),” ujar Zulkifli.

Menurut Zulkifli, percepatan penanganan sampah membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pihaknya terus mengawal pelaksanaan program dan menyelesaikan berbagai hambatan yang muncul, sementara pembangunan dan proses bisnis dijalankan oleh para pihak terkait sesuai perannya masing-masing.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa pembangunan PSEL Kota Bekasi menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan persoalan sampah di wilayahnya. Ia berharap pembangunan fasilitas ini dapat segera berjalan dan memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat akan pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Untuk itu, semoga apa yang dicanangkan hari ini bisa berjalan dengan cepat dan mampu merespons apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, pembangunan PSEL juga perlu diiringi perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Ia menekankan pentingnya menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan agar penanganan persoalan sampah dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

See also  Dewan Energi Nasional Apresiasi Pengembangan Energi Hybrid PLN NP di Cirata

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan bahwa pembangunan PSEL Kota Bekasi merupakan bagian dari percepatan penanganan persoalan sampah melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Peresmian Pembangunan PSEL hari ini menandai hadirnya solusi nyata untuk menjawab tantangan darurat sampah di Indonesia dan secara terkhusus di kota Bekasi. PSEL Kota Bekasi juga diharapkan dapat menciptakan nilai lingkungan, energi, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Inisiatif ini diharapkan menghasilkan hampir 1.000 lapangan kerja hijau dan menyediakan energi bersih bagi puluhan ribu rumah tangga. Selain itu, langkah ini membuktikan bahwa sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Danantara Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan dapat menghadirkan solusi konkret bagi pengelolaan sampah terintegrasi di Indonesia,” kata Pandu.

Pandu merinci, PSEL Kota Bekasi diproyeksikan mampu menangani lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun atau sekitar 70 persen timbulan sampah terolah di Kota Bekasi. Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp3 triliun ini juga diproyeksikan dapat mengurangi emisi karbon sekitar 640 ribu ton setara CO₂ per tahun, mengurangi kebutuhan lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sekitar 90 persen, serta menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja hijau.

Dari sisi energi, PSEL Kota Bekasi memiliki kapasitas netto 27,4 MW. Fasilitas ini diproyeksikan menghasilkan sekitar 223.584 megawatt hour (MWh) listrik per tahun. Dengan asumsi konsumsi rata-rata pelanggan rumah tangga berdaya 450 volt ampere (VA), jumlah tersebut setara dengan kebutuhan listrik sekitar 55 ribu rumah tangga.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan energi listrik yang dihasilkan oleh PSEL Kota Bekasi dapat dimanfaatkan kembali untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah tersebut. Dengan demikian, sampah yang ditangani melalui PSEL tidak hanya membantu mengurangi persoalan lingkungan, tetapi juga menghasilkan energi yang dapat kembali dimanfaatkan masyarakat setempat.

See also  Ciptakan Ekonomi Sirkular Lewat Cacing, PLN Nusantara Power Bantu Warga Berdaya

“ Demand listrik di Bekasi cukup tinggi. Maka, kita mendedikasikan listrik dari PSEL Bekasi ini untuk masyarakat Bekasi. Jadi, sampah Kota Bekasi masuk ke sini (PSEL), kemudian listrik yang dihasilkan kita pasok kembali ke Kota Bekasi,” ujar Darmawan.

Darmawan menegaskan, tujuan utama pembangunan PSEL adalah menghadirkan lingkungan yang lebih bersih melalui penanganan sampah. Sementara itu, listrik hanya menjadi salah satu produk yang turut dihasilkan dari proses tersebut.

“Jadi, produk utamanya bukan listrik, tapi produk utamanya adalah lingkungan yang bersih. Listrik hanyalah by-product dari program ini,” tutup Darmawan.

Berita Terkait

PLN Energi Gas dan Polda Kaltim Perkuat Sinergi Pengamanan Infrastruktur Energi di Tanjung Batu
Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
YBM PLN EPI Salurkan Bantuan bagi Penyintas Gempa NTT, Ringankan Beban Warga Terdampak
Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah
PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi
Menteri Energi Bangladesh Kunjungi UP Muara Karang, Apresiasi Inovasi PLN Nusantara Power
PLN Icon Plus Bersama IJTI Sumatera Utara Hadirkan Aksi Nyata bagi Masyarakat
Pertamina Buka Posko Medis Gratis 24 Jam, Layani Korban Gempa Reok NTT
Tag :

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 13:04 WIB

PLN Energi Gas dan Polda Kaltim Perkuat Sinergi Pengamanan Infrastruktur Energi di Tanjung Batu

Friday, 28 August 2026 - 12:52 WIB

Dukung Bekasi Kelola Sampah Jadi Listrik, PLN Akan Serap dan Salurkan 223.584 MWh per Tahun

Friday, 28 August 2026 - 01:30 WIB

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Thursday, 27 August 2026 - 16:40 WIB

YBM PLN EPI Salurkan Bantuan bagi Penyintas Gempa NTT, Ringankan Beban Warga Terdampak

Thursday, 27 August 2026 - 16:26 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Berita Terbaru

Olahraga

Indonesia Tantang Iran di Perempat Final

Friday, 28 Aug 2026 - 13:22 WIB

Berita Utama

PANRB Gelar Forum Koordinasi RB Nasional 2026

Friday, 28 Aug 2026 - 13:12 WIB