Pertamina Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Tuesday, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 daelpos.com – Pertamina melalui Subholding Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Senin (14/9).

Kegiatan peluncuran dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah, Pertamina, industri, akademisi, dan mitra strategis. Hadir antara lain Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan, Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Utama Pertamina NRE John Anis, Gubernur Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal, serta Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto dan Presiden Direktur Toyota Tsusho Indonesia (TTI) Toru Murakami.

John Anis, Direktur Utama Pertamina NRE memaparkan tujuan dari dibangunnya Bioethanol Development Center ini dari sisi teknologi yang dikembangkan mengedepankan pendekatan multi-feedstock dan multi-generation technology, dengan memanfaatkan beragam potensi bahan baku dan teknologi produksi bioetanol generasi pertama (1G) maupun generasi kedua (2G). Dimana pendekatan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan potensi sumber daya lokal sekaligus mendukung pengembangan ekosistem bioetanol nasional.

Momentum peluncuran juga ditandai dengan penandatanganan dua nota kesepahaman. Pertama, Kesepakatan Bersama antara Pertamina NRE dan Pemerintah Provinsi Lampung untuk pengembangan agribisnis, ketahanan energi, dan pangan di Provinsi Lampung. Kedua, Nota Kesepahaman antara Pertamina NRE, TMMIN, TTI, dan Research Association of Biomass Innovation for Next Generation Automobile Fuels (raBit) untuk menjajaki potensi teknis dan komersial produksi serta pemanfaatan bioetanol berkelanjutan di Indonesia, termasuk melalui kajian kelayakan, pengembangan dan pemanfaatan teknologi, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, menyampaikan bahwa pengembangan bioetanol dapat membentuk ekosistem yang mempertemukan pertanian, industri, teknologi, investasi, dan masyarakat dalam satu rantai ekonomi berbasis energi terbarukan.

See also  Dorong Pemerataan Energi, PLN Siap Bangun PLTM 1,2 MW di Supiori, Papua

“Lampung memiliki 430 ribu KL, dengan strategi utama reaktivasi, sinergi dengan PTPN, pengembangan sorgum terintegrasi generasi pertama (1G) dan generasi kedua (2G), pilot Bioethanol Development Center atau pusat pengembangan percontohan biomassa, hilirisasi singkong, hilirisasi jagung serta konversi pabrik, sehingga dapat mendukung ketahanan energi,” ujar Todotua, Senin (14/9).

Sementara itu, Mochammad Iriawan, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) dalam sambutannya mendukung peluncuran ini dan berterimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM serta Gubernur Lampung dalam menyukseskan pembangunan Bioethanol Development Center ini.

Lebih lanjut John Anis dalam pemaparannya menerangkan bahwa sorgum menjadi salah satu bahan baku yang menarik untuk dikembangkan karena memiliki potensi produktivitas dan siklus panen yang kompetitif.

“Yang menarik dari sorgum ini, selain produktivitasnya, siklusnya juga bisa tiga kali panen dalam setahun,” ujar John.

Pengembangan sorgum di Lampung diarahkan untuk menerapkan pendekatan multi-generation, yaitu memanfaatkan nira sebagai bahan baku bioetanol generasi pertama (1G), sementara batang atau bagian biomassa yang tersisa setelah pengambilan nira dapat dikembangkan sebagai bahan baku bioetanol generasi kedua (2G).

John menjelaskan, Bioethanol Development Center di Lampung dikembangkan sebagai fasilitas pilot dengan kapasitas produksi bioetanol hingga 60 kiloliter per tahun. Fasilitas ini akan digunakan untuk menguji berbagai kombinasi bahan baku dan teknologi, mulai dari pre-treatment, hidrolisis, fermentasi, distilasi, hingga dehidrasi, termasuk tahapan pre-treatment untuk pengolahan bahan baku 2G.

“Pertamina NRE sangat berkomitmen dalam mendukung program Presiden dan cita-cita besar untuk mencapai produksi 1 juta kiloliter bioetanol per tahun dengan sistem multi-generation,”kata John Anis.

Peluncuran Bioethanol Development Center sekaligus menandai dimulainya pengembangan Lampung sebagai salah satu pusat pengembangan bioetanol secara end-to-end, mulai dari pengembangan dan budidaya bahan baku hingga pengolahan serta validasi teknologi.

See also  Tinggalkan Rumah Saat Mudik? Ini Tips dari PLN Agar Listrik Tetap Aman

Ke depan, hasil pengujian pada skala pilot akan menjadi dasar bagi technical, economic, and commercial assessment dalam menentukan pengembangan menuju skala demonstrasi dan komersial.

Berita Terkait

Dari Kepedulian Menjadi Aksi, PLN Icon Plus Bantu Penuhi Kebutuhan Darah
Ditjen Minerba Berikan 42 Apresiasi dalam Penutupan Minerba Convex 2026
ITPLN-UTP Sepakat Riset Bersama dan Buka Program Student Mobility
PLN EPI Dorong Generasi Muda Kembangkan Bisnis Bioenergi, Potensi Biomassa Capai 60,6 Juta Ton
Perkuat Operasional Global, Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair
Percepat Pemerataan Listrik di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 dan Targetkan 199 Desa pada 2027
Indonesia Siapkan Cadangan Minyak hingga 60 Hari
PGN Perkuat Pengembangan Bisnis dan Operasional Berbasis Energi Rendah Karbon

Berita Terkait

Thursday, 5 November 2026 - 10:17 WIB

Ditjen Minerba Berikan 42 Apresiasi dalam Penutupan Minerba Convex 2026

Thursday, 5 November 2026 - 09:23 WIB

ITPLN-UTP Sepakat Riset Bersama dan Buka Program Student Mobility

Thursday, 5 November 2026 - 09:16 WIB

PLN EPI Dorong Generasi Muda Kembangkan Bisnis Bioenergi, Potensi Biomassa Capai 60,6 Juta Ton

Wednesday, 4 November 2026 - 21:46 WIB

Perkuat Operasional Global, Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Wednesday, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Percepat Pemerataan Listrik di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 dan Targetkan 199 Desa pada 2027

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad / foto ist

Nasional

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 Nov 2026 - 19:00 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Ekonomi Jakarta Catat Pertumbuhan 5,87 Persen

Thursday, 5 Nov 2026 - 18:22 WIB