Menteri Dody: Manfaat IJD Nyata untuk Konektivitas Sentra Produksi Pangan

Friday, 22 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Jembatan Jongbiru, Kabupaten Kediri, Kamis (21/11/2024). Peninjauan dilakukan untuk memastikan manfaat IJD bagi masyarakat, serta bagi kawasan sentra pertanian, industri, dan pariwisata.

Menteri Dody mengatakan, IJD menjadi salah satu program infrastruktur prioritas yang penting untuk dilanjutkan. “Tidak hanya karena kami melihat manfaat yang besar untuk masyarakat sekitar, tapi kami juga melihat masih banyak sentra produksi yang kesulitan untuk mencapai kota terdekat. Sehingga, menyebabkan harga drop dan petani tidak mendapat keuntungan,” kata Menteri Dody.

Menurut Menteri Dody, keberlanjutan pembangunan IJD juga selaras dengan tujuan utama Presiden Prabowo, yakni kemakmuran rakyat yang akan diwujudkan melalui program Asta Cita, terutama di bidang ketahanan pangan.

“Setelah Presiden kembali dari luar negeri, akan saya laporkan (mengenai rencana keberlanjutan IJD), untuk kemakmuran rakyat. Terlebih, IJD menjadi salah satu infrastruktur konektivitas yang menghubungkan sentra-sentra produksi pertanian dengan pasar,” tambah Menteri Dody.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur – Bali Gunadi Antariksa mengatakan, tujuan pelaksanaan IJD adalah untuk meningkatkan kemantapan jalan daerah di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Timur.

“Di Provinsi Jawa Timur, kemantapan jalan nasional sepanjang 2.259 km adalah 96%. Sementara, jalan provinsi sepanjang 1.671 km, kemantapannya 86%. Dan untuk jalan kabupaten/kota sepanjang 35.499 km, kemantapannya 74%,” terang Gunadi.

Oleh karena itu, Kementerian PU melalui BBPJN Jawa Timur – Bali, Direktorat Jenderal Bina Marga telah melaksanakan program IJD TA 2023 dan 2024. “Pada TA 2023, terdapat 35 ruas jalan sepanjang 275,5 km yang tersebar di 22 kabupaten di Jawa Timur. Termasuk 2 jembatan dengan total panjang 185 m. Total anggarannya sebesar Rp925,5 M. Sementara, pada TA 2024 terdapat 15 ruas jalan sepanjang 51 km dengan anggaran Rp289,5 M yang tersebar di 19 Kabupaten/ Kota,” kata Gunadi.

See also  Catat, Ini Jadwal dan Aturan Pemberlakuan Larangan Mudik 2020

Gunadi menambahkan, pengusulan ruas IJD yang akan ditangani dilakukan oleh Kementerian PU bersama dengan DPR RI.

“Ada proses usulan dari Pemerintah Daerah dan DPR untuk kemudian kami evaluasi dan pilih sesuai prioritas dan kesiapan pelaksanaan. Mudah-mudahan dapat mempermudah konektivitas masyarakat, serta dapat mendukung sentra produksi pertanian yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat,” harap Gunadi.

Salah satu masyarakat yang tinggal di area Jembatan Jongbiru, Febriansyah, berterimakasih kepada Kementerian PU. “Dengan adanya pembangunan IJD, kondisi jalan sekarang semakin bagus. Kemudian, pengiriman hasil-hasil bumi dan pertanian ke pasar induk juga lancar. Jalur pendidikan juga semakin baik. Harapan saya, akan terus ada pembangunan IJD di wilayah pelosok, karena program ini bagus sekali untuk membantu Pemerintah Daerah dan masyarakat,” tandas Febriansyah.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Staf Ahli Menteri PU Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, dan Kepala BBPJN Jawa Timur – Bali Gunadi Antariksa.(*)

Berita Terkait

Harga Pangan Turun, Cabai Rawit dan Bawang Merah Terkoreksi
Menteri Dody Tinjau Rumah Hunian Kementerian PU di Batang Toru Tapsel
Kementerian PU Respons Cepat Tangani Krisis Air Bersih Akibat Sumur Warga Kering
Menteri Rini: Transformasi Pelayanan Publik Diarahkan Berbasis Kebutuhan Manusia
Indonesia Tegaskan Posisi sebagai Destinasi Investasi Berkelanjutan di WEF 2026
Hutama Karya Catat 594 Ribu Kendaraan di Tol Trans Sumatera Selama Libur Isra Mi’raj 2026
Para Pionir di Tanah Timur: Kisah Transmigran yang Mengubah Merauke
Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan yang Langgar Kawasan Hutan

Berita Terkait

Saturday, 24 January 2026 - 14:37 WIB

Harga Pangan Turun, Cabai Rawit dan Bawang Merah Terkoreksi

Saturday, 24 January 2026 - 14:12 WIB

Menteri Dody Tinjau Rumah Hunian Kementerian PU di Batang Toru Tapsel

Saturday, 24 January 2026 - 14:07 WIB

Kementerian PU Respons Cepat Tangani Krisis Air Bersih Akibat Sumur Warga Kering

Friday, 23 January 2026 - 14:19 WIB

Menteri Rini: Transformasi Pelayanan Publik Diarahkan Berbasis Kebutuhan Manusia

Thursday, 22 January 2026 - 15:33 WIB

Indonesia Tegaskan Posisi sebagai Destinasi Investasi Berkelanjutan di WEF 2026

Berita Terbaru

Olahraga

Proliga 2026, Kejutan, Jakarta Garuda Jaya Kalahkan Juara Bertahan

Saturday, 24 Jan 2026 - 23:23 WIB

Ilustrasi petugas PLN saat melakukan koordinasi pengamanan jaringan listrik di tempat terdampak banjir.

Energy

PLN Berikan 3 Tips Kelistrikan Hadapi Cuaca Ekstrem

Saturday, 24 Jan 2026 - 23:08 WIB

foto ist

Berita Utama

Harga Pangan Turun, Cabai Rawit dan Bawang Merah Terkoreksi

Saturday, 24 Jan 2026 - 14:37 WIB

Megapolitan

Infrastruktur Pengendali Banjir Cengkareng Drain Dipastikan Optimal

Saturday, 24 Jan 2026 - 14:30 WIB