Komite III DPD RI Laksanakan Kunjungan Kerja ke Belanda Sebagai Referensi Reformasi Sistem Jaminan Sosial Nasional

Thursday, 3 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com — Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melaksanakan kunjungan kerja ke Belanda dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya reformasi kebijakan jaminan sosial di Indonesia agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman, serta memperkuat sistem perlindungan sosial nasional. Dalam kunjungan yang dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2025 ini, delegasi Komite III DPD RI yang dipimpin oleh Bapak Filep Wamafma, tidak hanya berdialog dengan para senator Belanda ( Eerste Kamer ) tetapi juga menjalin komunikasi strategis dengan Prof. dr. J.C. Vrooman dari Utrecht University dan pertemuan dengan Ministry of Social Affairs and Employment Belanda . Delegasi Komite III DPD RI juga diterima langsung dengan hangat oleh Dubes RI untuk Kerajaan Belanda, Bapak H.E. Mayerfas. Pertemuan-pertemuan tersebut diselenggarakan guna memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai perkembangan terbaru praktik terbaik sistem jaminan sosial pada tingkat global.

Pimpinan Delegasi Komite III DPD RI, Bapak Filep Wamafma, menyatakan bahwa sistem jaminan sosial merupakan instrumen vital dalam menjamin hak dasar warga negara. “Indonesia telah mengalami kemajuan dalam memperluas cakupan jaminan sosial selama dua dekade terakhir, namun masih menghadapi tantangan besar, khususnya dalam menjangkau pekerja sektor informal seperti pekerja digital, pekerja rumahan, pekerja lepas, kelompok rentan, dan dalam penanganan pasca bencana yang lebih adaptif,” ujar anggota DPD dari Provinsi Papua Barat ini.

Perubahan signifikan di dunia kerja, yang disebabkan oleh disrupsi teknologi digital, globalisasi, perubahan demografi, dan tren kerja fleksibel, telah menciptakan urgensi bagi Indonesia untuk menata ulang sistem jaminan sosialnya. Banyak model yang ada saat ini masih mengacu pada pendekatan abad ke-20 yang kurang relevan terhadap kondisi ketenagakerjaan masa kini.
Dalam konteks tersebut, Belanda menjadi rujukan penting karena dianggap memiliki sistem jaminan sosial terbaik di dunia, Belanda menerapkan model kombinasi antara kontribusi publik dan swasta, dengan regulasi yang ketat serta tata kelola yang transparan dan partisipatif. Sistem perlindungan sosial di Belanda menyatukan pendekatan universal dan berbasis kontribusi, serta ditopang teknologi modern. Belanda juga secara konsisten masuk dalam peringkat tertinggi Global Pension Index Mercer, mencerminkan efisiensi dan keberlanjutan tata kelola pensiun yang dapat menjadi contoh bagi Indonesia.

See also  IKN Siap Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-79

Melalui kunjungan ini, Komite III berharap dapat menggali lebih banyak inspirasi dan pendekatan yang sesuai dengan konteks sosial, ekonomi, dan demografi Indonesia. Reformasi sistem jaminan sosial yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan menjadi kunci bagi perlindungan seluruh warga negara di masa depan.

Berita Terkait

Danantara-JBS Garap Bisnis Protein, Investasi US$2,5 Miliar
Wamendes Ariza Ajak Tiru Jepang untuk Bangun Desa Tangguh Bencana
950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!
Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa
Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa
Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT
Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif
Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia

Berita Terkait

Sunday, 9 August 2026 - 16:19 WIB

Danantara-JBS Garap Bisnis Protein, Investasi US$2,5 Miliar

Sunday, 9 August 2026 - 15:56 WIB

Wamendes Ariza Ajak Tiru Jepang untuk Bangun Desa Tangguh Bencana

Saturday, 8 August 2026 - 18:21 WIB

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!

Saturday, 8 August 2026 - 13:51 WIB

Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa

Friday, 7 August 2026 - 20:06 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

Danantara-JBS Garap Bisnis Protein, Investasi US$2,5 Miliar

Sunday, 9 Aug 2026 - 16:19 WIB

Berita Utama

Wamendes Ariza Ajak Tiru Jepang untuk Bangun Desa Tangguh Bencana

Sunday, 9 Aug 2026 - 15:56 WIB