Dari Sampah Jadi Sekolah: Kontribusi PLN untuk Anak-Anak Sumba di Hari Anak Nasional

Monday, 28 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto menjelaskan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata kolaborasi multipihak dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto menjelaskan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata kolaborasi multipihak dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

daelpos.com – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan melalui peresmian gedung baru Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Kalu Manandang di Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, sekolah ini dibangun menggunakan material ecoblock hasil olahan dari 2,2 ton sampah botol plastik daur ulang.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata penerapan ekonomi sirkular yang tidak hanya menanggulangi persoalan lingkungan, tetapi juga menyediakan fasilitas belajar yang layak bagi masyarakat di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

Suasana antusias Anak-anak TK Negeri Kalu Manandang Sumba Timur untuk mengikuti proses belajar mengajar di gedung baru yang menggunakan ecoblocks.

Kepala Sekolah TK Negeri Kalu Manandang, Margaretha A.L Riupassa, S.Pd.AUD.Gr mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas dukungan yang diberikan PLN. Setelah 17 tahun tanpa gedung permanen, anak-anak kini memiliki tempat belajar yang layak dan penuh warna.

“Gedung baru ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Anak-anak kami akhirnya memiliki ruang belajar yang layak, ramah lingkungan, dan penuh warna. Kami sangat berterima kasih kepada PLN,” tuturnya.

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali turut mengapresiasi inovasi PLN dalam membangun fasilitas pendidikan berbasis daur ulang plastik. Menurutnya, langkah ini merupakan terobosan positif sejalan dengan prioritas pembangunan pendidikan di daerahnya.

“Pemanfaatan sampah plastik untuk membangun sekolah adalah langkah luar biasa yang belum pernah kami lihat sebelumnya. Ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan menjadi prioritas kami. TK ini sangat berarti bagi masa depan pendidikan anak-anak di wilayah kami,” kata Umbu Lili.

Sementara itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto menjelaskan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata kolaborasi multipihak dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

See also  Kakorlantas Polri Tinjau Kesiapan Tol Jakarta-Cikampek Jelang Lebaran 2025

“Setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak, termasuk anak-anak di Sumba Timur. Pembangunan TK Kalu Manandang menjadi simbol kolaborasi dan inovasi dalam pengelolaan limbah plastik yang bermanfaat langsung bagi dunia pendidikan dan lingkungan,” ujarnya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, F Eko Sulistyono menambahkan sejak berdiri pada 2008, TK Negeri Kalu Manandang belum memiliki gedung sendiri dan harus berpindah-pindah lokasi untuk kegiatan belajar.

“Tepat di Hari Anak Nasional, kami mempersembahkan gedung baru TK Negeri Kalu Manandang sebagai hadiah untuk masa depan Sumba. Kami berharap dari sekolah ini lahir generasi emas yang cerdas dan peduli lingkungan. PLN UIW NTT berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan pendidikan di daerah ini,” terang Eko.

Pembangunan sekolah ini merupakan hasil kolaborasi antara PLN dengan berbagai pihak. Hal ini menjadi sekolah pertama yang dibangun PLN dengan material ecoblock, sebagai inovasi ramah lingkungan yang aman dan tidak berdampak bagi kesehatan sebagai infrastruktur pendidikan sekaligus menjawab tantangan pengelolaan sampah plastik.

Gedung baru TK Negeri Kalu Manandang kini dilengkapi dengan dua ruang kelas permanen, fasilitas toilet dan sanitasi, serta berbagai sarana belajar seperti laptop, printer, buku bacaan, alat tulis, alat peraga edukatif, hingga permainan anak-anak. PLN juga menyerahkan bantuan berupa seragam sekolah untuk murid.

Berita Terkait

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian
Sambut MotoGP 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi dan Akomodasi
PLN Nusantara Power Bersama Warga Rawat Sungai Maron, dari Lingkungan Hingga Penghidupan
Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha
PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027
PLN EPI Borong Tiga Penghargaan, Raih Dua Platinum ICA–ISDA dan Apresiasi Kepemimpinan Perempuan
Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, CC PLN 123 Raih Penghargaan di TBCCI 2026
Tag :

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 12:31 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian

Friday, 2 October 2026 - 07:09 WIB

Sambut MotoGP 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi dan Akomodasi

Thursday, 1 October 2026 - 17:33 WIB

PLN Nusantara Power Bersama Warga Rawat Sungai Maron, dari Lingkungan Hingga Penghidupan

Thursday, 1 October 2026 - 14:56 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Thursday, 1 October 2026 - 14:49 WIB

PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB