Pram Paparkan Jakarta Terus Berbenah Menuju Kota Global

Saturday, 23 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memaparkan secara lugas tantangan dan potensi Jakarta sebagai kota global dan pusat perekonomian Indonesia di hadapan 180 mahasiswa baru program magister dan doktoral Universitas Brawijaya (UB) Kampus Jakarta. Dalam acara Orientasi Pendidikan Mahasiswa Baru di Hotel JS Luwansa, Pramono optimis Jakarta bisa mendongkrak posisinya sebagai kota global terkemuka di dunia.

“Potensi Jakarta sebagai kota global dan bisnis punya syarat yang lengkap,” ujar Pramono dalam keynote speech-nya. Ia mengakui, meski saat ini Jakarta berada di peringkat 74 dari 156 kota global, ia bertekad untuk mendongkrak posisinya ke urutan 50 besar.

Pramono menjelaskan, meski secara Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota negara, pembenahan dan pembangunan terus digenjot untuk mempersiapkan Jakarta menjadi kota global kelas dunia.

Gubernur Pramono memaparkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan ketiga mencapai 5,18%, melampaui angka nasional yang berada di 5,12%. Namun, ia tak menampik adanya tantangan, terutama terkait gini rasio yang menunjukkan kesenjangan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini juga berdampak pada menumpuknya pendapatan kelompok kaya di Jakarta,” jelasnya.

Untuk mengatasi kesenjangan ini, Pramono bersama Wakil Gubernur Rano Karno telah merealisasikan berbagai program kesejahteraan dalam 100 hari kepemimpinannya. Di bidang pendidikan, jumlah penerima KJP telah ditingkatkan menjadi 707.622 siswa dan KJMU sebanyak 16.979 mahasiswa, termasuk bagi mahasiswa magister dan doktoral. Selain itu, Pemprov DKI juga melakukan program pemutihan atau penebusan ijazah bagi 3.212 pelajar yang ijazahnya tertahan karena tunggakan biaya sekolah.

Gubernur Pramono juga menyoroti upaya Pemprov DKI dalam meningkatkan transportasi publik. Ia menyebutkan peluncuran TransJabodetabek untuk menghubungkan Jakarta dengan sejumlah daerah di sekitarnya seperti Alam Sutera, PIK 2, dan Sawangan. Untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum, Pemprov menggratiskan tarif bagi 15 golongan warga.

See also  Pemprov DKI Tanggung Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Kalibaru 01

Meskipun tingkat koneksi transportasi publik di Jakarta telah mencapai 91%, tingkat penggunaannya baru sekitar 21%. “Kita akan dorong terus agar bisa di atas 30%, sehingga nantinya kemacetan bisa berkurang drastis,” tegasnya.

Di bidang ketenagakerjaan, Pramono menyebutkan pentingnya peningkatan kualitas SDM melalui Job Fair dengan sistem link and match. Target Pemprov DKI tahun ini adalah 21 kali kegiatan Job Fair, dan hingga Agustus telah terealisasi 13 kali dengan penyerapan ribuan tenaga kerja.

Selain itu, Pemprov DKI juga fokus pada penataan kota, salah satunya dengan memperpanjang jam operasional perpustakaan dan lima taman menjadi 24 jam. Kebijakan ini, yang awalnya menuai protes, kini justru didukung warga. Pramono juga menyebut upaya Pemprov DKI untuk mengaktifkan Jakarta International Stadium (JIS) secara maksimal, termasuk menjadikannya home base klub Persija dan membangun area parkir yang terhubung dengan kawasan Ancol.

“Konektivitas dengan Ancol ini diyakini akan memberi dampak bisnis yang baik, karena pengalaman konser internasional sebelumnya mengalami kesulitan parkir,” ungkapnya.

Di sisi budaya, Pramono menegaskan bahwa sesuai UU Nomor 2 Tahun 2024, kebudayaan inti Jakarta adalah masyarakat Betawi. Pemprov DKI tengah mempercepat pembuatan Perda dan Pergub untuk melestarikan budaya Betawi.

Pramono menutup paparannya dengan optimisme. “Membangun Jakarta menjadi kota global tidak bisa dilakukan sekejap mata. Namun, dengan berbagai tantangan dan potensi yang ada, saya optimistis Jakarta ke depan bisa menjadi salah satu kota top global terkemuka.”

Sementara itu, Rektor UB, Widodo, menjelaskan bahwa pembukaan kampus pascasarjana di Jakarta bertujuan agar riset dan tesis mahasiswa dapat berkontribusi langsung dalam menyelesaikan persoalan di Jakarta. “Tujuannya agar perguruan tinggi tidak jadi menara gading. Hasil riset tidak hanya jadi tulisan, tapi mampu menyelesaikan masalah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sudin PPAPP Kepulauan Seribu Dorong Solusi Air Siap Minum Berkelanjutan
Pramono Tegaskan Tarif Parkir Rp60 Ribu Per Jam Bukan Usulan Pemprov DKI
Pramono Anung Minta Satpol PP Tindak Tegas Kendaraan Terobos CFD Jakarta
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung 100 Persen, Siap Diresmikan
26 Agustus, Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai
Kepulauan Seribu Perkuat Hak Sipil Warga Lewat Inovasi Terpadu “Lantas Samudera”
Workshop “Tentang Kita” Perkuat Peran Remaja Dan PIK-R Di Jakarta Barat
Sambut HUT RI, HKI Bawa Semangat Kemerdekaan Untuk Anak Panti Asuhan Jaksel
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 27 August 2026 - 10:57 WIB

Sudin PPAPP Kepulauan Seribu Dorong Solusi Air Siap Minum Berkelanjutan

Tuesday, 25 August 2026 - 09:46 WIB

Pramono Tegaskan Tarif Parkir Rp60 Ribu Per Jam Bukan Usulan Pemprov DKI

Monday, 24 August 2026 - 14:50 WIB

Pramono Anung Minta Satpol PP Tindak Tegas Kendaraan Terobos CFD Jakarta

Monday, 24 August 2026 - 14:39 WIB

LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung 100 Persen, Siap Diresmikan

Saturday, 22 August 2026 - 17:44 WIB

26 Agustus, Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

Berita Terbaru

Berita Utama

OJK Perkuat Budaya Menabung Generasi Muda Lewat Program KEJAR

Sunday, 30 Aug 2026 - 18:37 WIB

foto istimewa

Ekonomi - Bisnis

Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026, Dorong Literasi Keuangan Pelajar

Sunday, 30 Aug 2026 - 18:33 WIB

Berita Utama

Luncurkan Festival Duta Desa Gen Z, Mendes: Tajir Melintir dari Desa

Sunday, 30 Aug 2026 - 00:19 WIB

Nasional

Menteri Dody Kejar 3 Sekolah Rakyat Kepri Rampung Juni 2027

Sunday, 30 Aug 2026 - 00:08 WIB