Kementerian PU: Daerah Irigasi Raknamo Perkuat Distribusi Air Petani di Kupang

Friday, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menekankan pentingnya optimalisasi saluran irigasi secara berkelanjutan untuk memperkuat distribusi air yang lebih efisien dan merata. Hal ini disampaikan Menteri Dody saat menerima audiensi petani penerima manfaat Daerah Irigasi (DI) Raknamo di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (19/9/2025).

Menteri Dody menyebutkan, Daerah Irigasi Bendungan Raknamo penting dilakukan untuk intensifikasi pertanian. “Jaringan irigasi ini merupakan bagian dari transformasi sistem irigasi untuk mendukung swasembada pangan untuk memperkuat sistem distribusi air agar lebih efisien dan merata,” ujar Menteri Dody.

Daerah Irigasi Bendungan Raknamo memiliki saluran primer dan sekunder sepanjang 8.228,53 meter, luas baku mencapai 1.323 hektar, luas potensial 841 hektar, yang sangat strategis dalam mendukung program prioritas nasional swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Dody menyatakan kesiapannya membantu petani melalui jaringan irigasi termasuk memfasilitasi usulan petani seperti, jalan irigasi, dan gorong-gorong untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) serta produksi pertanian hingga tiga kali panen per tahun dengan pola tanam yaitu padi-padi-padi/palawija.

“Tugas kita (Kementerian PU) adalah membuat petani semakin sejahtera, sebagaimana visi dan misi Presiden Prabowo Subianto untuk menyejahterakan petani,” tambah Menteri Dody.

Petani Desa Raknamo, Ruben menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang terus berkomitmen mendukung infrastruktur irigasi pangan di Kupang.

“Sebelumnya kami hanya menanam jagung saja, sekarang kami bisa menanam padi karena adanya saluran irigasi dari Bendungan Raknamo. Ada perubahan pola tanam, dan kami berharap hasil panen semakin meningkat setelah rehabilitasi selesai. Kami mewakili petani di sini sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Menteri PU,” ucap Ruben.

Hal senada disampaikan Seobelan petani Desa Manusak mengatakan, sebelum Irigasi Bendungan Raknamo dibuka sering mengalami gagal panen,”Bersyukur setelah dioperasionalkan saluran irigasi Bendungan Raknamo tidak lagi mengalami gagal panen, bahkan bisa menghasilkan padi hingga 7 ton per hektar,” terangnya.(*)

See also  Uji Coba Direct Train untuk Alternatif Moda Nataru 2024/2025

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB