Kementerian PANRB Jaring Masukan Lintas Instansi dalam Rumusan Kebijakan Pemerintah Digital

Monday, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 mengamanatkan adanya transformasi tata kelola yang mencakup regulasi dan tata kelola yang berintegritas dan adaptif. Transformasi digital pemerintah merupakan salah satu aspek dalam transformasi tata kelola dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Mohammad Averrouce menyampaikan RPJMN 2025-2029 telah berisikan Program Prioritas Pemerintah Digital yang direncanakan secara terpadu dalam mendukung target pembangunan nasional.

“Transformasi Digital Pemerintah dan Tata Kelola Data Pembangunan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesuksesan program prioritas Presiden,” ujarnya dalam kegiatan Pembinaan Penerapan Kebijakan Pemerintah Digital untuk 20 Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah, di Tangerang Selatan, Banten, Senin (22/9/2025).

Averrouce menuturkan transformasi digital merupakan bagian reformasi birokrasi yang berfokus pada perubahan paradigma, mental model, budaya, proses bisnis, dan cara kerja birokrasi agar relevan dengan era digital dengan memanfaatkan emerging and advances technology. Transformasi digital yang diharapkan dapat terwujud dapat menerapkan advance technology yang mampu mendorong perubahan perilaku pengguna dan membantu meningkatkan kinerja pemerintah.

Menurutnya transformasi digital harus dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang saat ini menjadi isu besar, seperti minimnya interoperabilitas antar sistem dan aplikasi yang menjadi penyebab menjamurnya aplikasi-aplikasi sejenis di berbagai instansi dan tidak terkonsolidasinya data acuan yang digunakan untuk pengambilan keputusan di internal atau lintas instansi pemerintah.

“Yang paling penting tentunya transformasi digital juga harus mempermudah proses pelayanan masyarakat yang diselenggarakan pemerintah di berbagai lini kehidupan dari sejak lahir hingga tutup usia, serta dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas layanan publik maupun kualitas kebijakan pemerintah,” imbuhnya.

See also  Jokowi Ajak Masyarakat Bersatu Berantas Judi Online

Amanat ini pun mengharuskan Kementerian PANRB untuk memperkuat landasan penerapan transformasi digital pemerintah dengan merevisi kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang telah ada sebelumnya.

“Perumusan kebijakan terkait Pemerintah Digital saat ini masih berproses, sehingga diperlukan persiapan dalam masa transisi dari SPBE menuju Pemerintah Digital,” jelas Asisten Deputi Perumusan Strategi dan Kebijakan Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB Agi Agung Galuh Purwa.

Agi menyampaikan kesuksesan dan pencapaian transformasi digital pemerintah secara komprehensif dan aktual memerlukan strategi tata kelola, manajemen program, pengendalian pelaksanaan, dan berbagai reformasi struktural yang sering kali tidak terlihat.

“Karenanya untuk memperkaya perspektif dalam perumusan aturan pelaksanaan ini, Kementerian PANRB ingin menjaring masukan dan usulan dari instansi pemerintah baik di pusat maupun daerah untuk memperkuat landasan kebijakan Pemerintah Digital nantinya,” ujarnya.

Agi mengatakan revisi kebijakan SPBE merupakan momentum pergeseran paradigma transformasi digital pemerintah, dari penataan prosedural menuju orientasi dampak. Karena transformasi digital bukan hanya efisiensi, tetapi reimajinasi peran negara yang terus hadir dan memberikan layanan di tengah berbagai tantangan.

“Bukan lebih banyak aplikasi, tapi keterpaduan layanan yang memudahkan dan memberdayakan,” pungkas Agi.

Berita Terkait

Prabowo Minta Menteri Tak Gelar Open House Lebaran Mewah
Hutama Karya bersama Polda Sumsel Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Fungsional Tol Palembang-Betung
Prabowo Dorong Hemat BBM, Opsi WFH Disiapkan Hadapi Dampak Krisis Global
Sidang Debottlenecking Ke-5, Menkeu Purbaya Bahas Hambatan Perizinan Investasi
Jasa Marga Siap Layani 3,53 Juta Kendaraan Pemudik Lebaran 2026
Hutama Karya Teken Kontrak, Dua RSUD PHTC Siap Dibangun
Jalan Nasional Banten 96% Mantap, Kementerian PU Siap Layani Arus Mudik ke Pelabuhan Merak
Mendes Yandri Minta Keseriusan Semua Pihak Sukseskan DTSEN

Berita Terkait

Sunday, 15 March 2026 - 01:49 WIB

Prabowo Minta Menteri Tak Gelar Open House Lebaran Mewah

Sunday, 15 March 2026 - 01:44 WIB

Hutama Karya bersama Polda Sumsel Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Fungsional Tol Palembang-Betung

Saturday, 14 March 2026 - 12:19 WIB

Prabowo Dorong Hemat BBM, Opsi WFH Disiapkan Hadapi Dampak Krisis Global

Saturday, 14 March 2026 - 05:55 WIB

Sidang Debottlenecking Ke-5, Menkeu Purbaya Bahas Hambatan Perizinan Investasi

Saturday, 14 March 2026 - 00:48 WIB

Jasa Marga Siap Layani 3,53 Juta Kendaraan Pemudik Lebaran 2026

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

Prabowo Minta Menteri Tak Gelar Open House Lebaran Mewah

Sunday, 15 Mar 2026 - 01:49 WIB