Bahlil Ajak Gen Z “Aksi Nyata” Energi, Siap Beri Beasiswa

Wednesday, 8 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Semangat mewujudkan kemandirian energi di Indonesia perlu diperkuat, terutama lewat peran Generasi Z yang kelak menerima tongkat estafet kepemimpinan bangsa. Dalam sebuah diskusi terbuka dengan mahasiswa dan aktivis muda sektor energi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memaparkan progres serta target pemerintah menuju kemandirian energi.

Bahlil menyatakan bahwa pemerintah menempatkan kemandirian energi sebagai prioritas dan telah mulai menerapkan langkah-langkah kebijakan untuk mewujudkannya. Salah satu langkah yang sudah berjalan sejak 1 Januari 2025 adalah pencampuran solar dengan biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 40 persen (B40) sebagai pijakan menuju target berikutnya.

Terkait langkah lanjutan, Bahlil menjelaskan target peningkatan campuran biodiesel pada solar menjadi 50 persen (B50). “Jadi kita campur antara solar murni dengan CPO dengan methanol jadi FAME itu dicampur. Tujuannya apa? Agar CPO dalam negeri bisa dikonversi untuk jadi solar,” jelas Bahlil di Jakarta, Rabu (7/10).

Upaya pengurangan impor tidak hanya menyasar solar. Untuk bensin, pemerintah menargetkan pencampuran 10 persen bioetanol (E10) ke dalam setiap liter bensin–sebuah langkah yang diharapkan mengurangi ketergantungan impor sekaligus mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih bersih.

“Kalau bensin ini 60% konsumsi bensin kita itu masih impor. Maka ke depan kita akan mendorong untuk ada E10. Kemarin malam sudah kami rapat dengan Bapak Presiden. Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10% etanol. Dengan demikian kita akan campur bensin kita dengan etanol. Tujuannya apa? Agar tidak kita impor banyak dan juga untuk membuat minyak yang bersih, yang ramah lingkungan,” ungkapnya.

Soal pembiayaan, pemerintah menegaskan akan meminimalkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebagian besar pendanaan diharapkan datang dari kolaborasi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak swasta, sehingga tekanan pada APBN dapat dikurangi. “Jadi yang pertama, kita mengerjakan ini tidak memakai dana APBN, sedikit sekali. Sedikit sekali. Kita akan pakai kolaborasi dengan swasta,” tegasnya.

See also  Ketua Sementara KPK Nawawi Pamolago: Langkah Prioritas Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Beberapa langkah konkret telah direncanakan sebagai bagian dari strategi nasional. Pemerintah menargetkan pembangunan panel surya dalam skala besar, termasuk rencana 80 gigawatt (GW) yang akan dikerjakan PT PLN (Persero) bersama investor. Selain itu, PT Pertamina (Persero) didorong untuk meningkatkan lifting migas dan berperan dalam pembangunan kilang demi memperkuat ketahanan energi domestik.

Melalui kombinasi kebijakan campuran bahan bakar dan model pembiayaan yang melibatkan BUMN serta swasta, pemerintah berharap percepatan transisi menuju energi yang lebih mandiri dan ramah lingkungan bisa tercapai.

Dalam pertemuan tersebut, Bahlil juga mengecek sejauh mana pemahaman dan kepedulian anak muda terhadap peta jalan energi nasional. Selain berdialog, ia memberikan beasiswa dan rekomendasi kepada mahasiswa yang menunjukkan antusiasme dan dinilai mampu membawa masa depan energi Indonesia menjadi lebih baik.

Berita Terkait

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik
Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham
Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah
Hutama Karya Grup Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Selama 14 Hari
Friderica di Bursa: OJK Perkuat Kendali Pasar
Hutama Karya Perkuat Integrasi Transportasi Lewat Stasiun Glodok–Kota
Kementerian PU Percepat Pemulihan Pertanian Pascabencana di Aceh Utara

Berita Terkait

Tuesday, 3 February 2026 - 19:51 WIB

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik

Tuesday, 3 February 2026 - 10:18 WIB

Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham

Tuesday, 3 February 2026 - 10:06 WIB

Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah

Monday, 2 February 2026 - 17:40 WIB

Hutama Karya Grup Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat

Monday, 2 February 2026 - 17:01 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Selama 14 Hari

Berita Terbaru