Akses Jalan Nasional di Aceh Mulai Pulih Bertahap, Kementerian PU Terus Percepat Penanganan Darurat

Wednesday, 10 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus mempercepat pemulihan akses jalan nasional di sejumlah wilayah Aceh yang terdampak banjir bandang. Sejumlah ruas kini mulai pulih secara bertahap setelah dilakukan penanganan darurat untuk mengembalikan konektivitas, mobilitas masyarakat, dan distribusi logistik.

“Sejak hari pertama kejadian, tim PU telah bergerak di lapangan untuk memastikan akses masyarakat dapat kembali terbuka secepat mungkin. Penanganan darurat kami lakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah, dengan fokus utama memulihkan konektivitas guna memperlancar distribusi bantuan dan aktivitas masyarakat,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Pada koridor wilayah timur dan utara Aceh, progres pemulihan menunjukkan perkembangan positif. Penanganan pada ruas Meureudu–Batas Pidie Jaya/Bireuen terus berjalan dengan penimbunan oprit yang menargetkan fungsional pada 12 Desember 2025. Pada ruas Kota Bireuen–Batas Bireuen/Aceh Utara, pemasangan jembatan bailey terus dikebut dengan target selesai pada 14 Desember 2025.

Di wilayah tengah Aceh, pemulihan berjalan lebih kompleks akibat banyaknya jembatan yang putus. Meski demikian, perbaikan pada ruas Kota Bireuen–Batas Bener Meriah menunjukkan progres, termasuk pemasangan bailey di Jembatan Teupin Mane yang ditargetkan selesai 15 Desember 2025. Ruas menuju Aceh Tengah yang terdampak enam jembatan putus juga akan dipulihkan secara bertahap dengan target keseluruhan akhir Desember 2025.

Pemulihan bertahap juga berlangsung di wilayah selatan Aceh. Pada ruas Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara, penanganan penimbunan di titik amblas ditargetkan selesai 28 Desember 2025. Sementara itu, ruas Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane sudah mengalami peningkatan signifikan dengan terpasangnya jembatan bailey dan penanganan longsor di tiga titik.

Hingga saat ini, sejumlah ruas strategis telah kembali dapat dilalui. Ruas-ruas seperti Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhok Seumot–Jeuram serta Geumpang–Pameue–Genting Gerbang–Sp. Uning telah menunjukkan perkembangan pemulihan meski masih diperlukan penanganan lanjutan, terutama pada titik jembatan putus dan longsoran besar. Material bronjong, armco, dan geotekstil telah tersedia di lokasi dan pemasangan dilakukan secara bertahap.

See also  Ibu Negara Ikuti Jalan Sehat Keluarga Peringati Hari Ibu

Ruas Banda Aceh–Meureudu sudah terhubung, sementara koridor Lhokseumawe–Langsa dan Langsa–Kuala Simpang dapat dilalui setelah pembersihan sedimen. Ruas Kota Kuala Simpang–Batas Sumatera Utara juga telah fungsional untuk seluruh jenis kendaraan.

Sementara pemulihan konektivitas untuk lintas tengah Aceh dilakukan secara bertahap karena aksesnya sangat terbatas akibat 13 jembatan yang terputus. Pemulihan dilakukan melalui pemasangan jembatan bailey dan rehabilitasi badan jalan yang rusak akibat gerusan sungai.

Kementerian PU menegaskan bahwa proses pemulihan akan terus dipercepat untuk memastikan seluruh ruas jalan nasional yang terdampak dapat fungsional sesuai target. Dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, pemulihan bertahap ini diharapkan dapat mengembalikan aktivitas masyarakat serta mempercepat pemulihan wilayah pascabencana. (*)

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penyerahan hasil penguasaan kembali kawasan hutan tahap kedelapan, yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Foto Istimewa

Berita Terbaru

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 12:50 WIB

Nasional

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Wednesday, 7 Oct 2026 - 09:59 WIB