Siap-Siap! Tol Sedyatmo Naik 5 Januari

Friday, 2 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Penyesuaian tarif tol pada jalan tol Sedyatmo yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan mulai diberlakukan pada 05 Januari 2026, pukul 00.00 WIB. Penyesuaian tarif ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (PU) No. 1325/KPTS/M/2025 tanggal 25 November 2025 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Penyesuain Tarif Tol Pada Ruas Jalan Tol Prof. DR. IR. Soedijatmo.

Berdasarkan Keputusan Menteri PU tersebut, penyesuaian tarif pada Jalan Tol Sedyatmo yang mengalami penyesuaian menjadi sebagai berikut:
Gol I: Rp 8.500,- yang semula Rp 08.500,-
Gol II: Rp 11.500,- yang semula Rp 11.000,-
Gol III: Rp 11.500,- yang semula Rp 11.000,-
Gol IV: Rp 12.500,- yang semula Rp 12.000,-
Gol V: Rp 12.500,- yang semula Rp 12.000,-

Penyesuaian tarif tol telah diatur dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol dengan perubahan terakhir pada PP Nomor 17 Tahun 2021. Berdasarkan regulasi tersebut, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi.

Penyesuaian tarif ini juga diperlukan sebagai wujud kepastian pengembalian investasi bagi Badan Usaha Jalan Tol sesuai Business Plan, membangun dan menjaga iklim investasi Jalan Tol di Indonesia yang kondusif, serta menjaga dan meningkatkan level of services jalan tol.

Sebagai akses utama menuju bandara terbesar di Indonesia, Jalan Tol Sedyatmo berfungsi sebagai simpul penting yang menghubungkan beberapa ruas tol utama, yaitu Cawang–Tomang–Pluit, Cawang–Tanjung Priok–Pluit, Jalan Tol Lingkar Barat (JORR W1), serta Cengkareng–Batuceper–Kunciran (JORR II). Konektivitas ini mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, aktivitas logistik, serta pertumbuhan kawasan di sepanjang koridor tol. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Jalan Tol Sedyatmo telah mencatat 79.635.889 kendaraan, yang menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses cepat dan andal menuju Jakarta maupun Bandara Soekarno–Hatta.

See also  Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Transformasi Digital

Dalam menjaga kualitas layanan, JMT secara konsisten melakukan peningkatan di berbagai aspek. Pada layanan transaksi, JMT telah melakukan penambahan Oblique Approach Booth (OAB) serta menyediakan 10 unit mobile reader untuk mempercepat proses transaksi. Pengoperasian 8 gerbang tol dengan total 63 gardu operasi yang terdiri dari 26 Gardu Tol Otomatis (GTO) Single dan 37 GTO Multi menjadi bagian dari komitmen JMT dalam meningkatkan kelancaran transaksi. Selain itu, JMT terus mengembangkan sistem Single Lane Free Flow (SLFF) dan integrasi transaksi dengan ruas tol lainnya untuk mewujudkan perjalanan yang semakin efisien.

Sepanjang tahun 2025, Jasa Marga terus memperkuat layanan operasional dan pemeliharaan dengan melakukan berbagai peningkatan kualitas pelayanan. Pada layanan lalu lintas, pada tahun 2025, dilakukan modifikasi Gerbang Semi Otomatis (GSO) menjadi Gerbang Tol Otomatis (GTO), peremajaan hydrant, papan nama gerbang tol dan renoasi suang server serta penambahan sarana atur lalu lintas seperti rubbercone dan water barrier.

Di bidang preservasi, Jasa Marga telah melaksanakan upaya pekerjaan pemeliharaan jalan tol pada beberapa titik sepanjang 11,5 km, serta melakukan rekonstruksi perkerasan seluas 2.584 m² sebagai bagian dari pemeliharaan periodik. Upaya ini diikuti dengan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU), perbaikan rambu, Median Concrete Barrier (MCB), guardrail, reflector, serta perangkat keselamatan lainnya. JMT juga melakukan peningkatan estetika kawasan melalui beautifikasi di Simpang Susun Penjaringan serta penanaman Bougenville di sepanjang median untuk memperindah koridor jalan tol. Selain itu, sebagai langkah mitigasi terhadap potensi genangan dan cuaca ekstrem, JMT melakukan peningkatan kapasitas saluran di sepanjang KM 26 s.d. KM 29, penguatan tanggul, perbaikan saluran drainase, serta pemanfaatan long storage dan sumur resapan. Kesiapsiagaan juga diperkuat dengan penyediaan pompa mobile untuk memastikan respons cepat dalam kondisi darurat.

See also  Lantik Pejabat Tinggi Madya, Mendagri Pesankan Jaga Kekompakkan

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan infrastruktur yang berkelanjutan, JMT menerapkan penggunaan lampu LED pintar, sensor penerangan otomatis, serta pengelolaan air hujan untuk efisiensi energi dan keberlanjutan operasional. Seluruh upaya ini merupakan bagian dari komitmen JMT untuk memastikan bahwa Jalan Tol Sedyatmo tetap memberikan layanan terbaik dan mendukung mobilitas masyarakat yang aman, nyaman, dan lancar.

Berita Terkait

Negara Sita Tumpukan Batu Bara Ilegal di Kaltim
PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum di Aceh Tamiang
Hutama Karya Pulihkan Akses Air Bersih di Sumatra Barat
Pascabencana: Pemerintah Siapkan Hunian hingga Bansos
Yulian Gunhar Sosialisasikan 4 Pilar MPR di Palembang, Tekankan Persatuan Bangsa
Update Arus Balik Nataru: Kondisi Terkini Tol Trans Sumatera 29 Desember
Hutama Karya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di 2 Provinsi
Hutama Karya Kebut Huntara Aceh Tamiang, Konstruksi 24 Jam

Berita Terkait

Friday, 2 January 2026 - 10:18 WIB

Siap-Siap! Tol Sedyatmo Naik 5 Januari

Friday, 2 January 2026 - 10:06 WIB

Negara Sita Tumpukan Batu Bara Ilegal di Kaltim

Friday, 2 January 2026 - 09:36 WIB

PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum di Aceh Tamiang

Wednesday, 31 December 2025 - 16:57 WIB

Hutama Karya Pulihkan Akses Air Bersih di Sumatra Barat

Wednesday, 31 December 2025 - 14:03 WIB

Pascabencana: Pemerintah Siapkan Hunian hingga Bansos

Berita Terbaru

ilustrasi / foto istimewa

Megapolitan

Ragunan Diserbu 408.755 Wisatawan

Friday, 2 Jan 2026 - 11:03 WIB

News

Siap-Siap! Tol Sedyatmo Naik 5 Januari

Friday, 2 Jan 2026 - 10:18 WIB

News

Negara Sita Tumpukan Batu Bara Ilegal di Kaltim

Friday, 2 Jan 2026 - 10:06 WIB