Legislator Soroti Tata Kelola MBG Usai Kasus Keracunan

Tuesday, 20 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa / foto ist

Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa / foto ist

daelpos.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa, mendesak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Desakan tersebut menyusul temuan makanan busuk di Lampung serta insiden keracunan massal yang menimpa peserta didik di Mojokerto, Jawa Timur.

Neng Eem menyatakan keprihatinannya atas sejumlah kejadian tersebut. Menurutnya, insiden keracunan dan distribusi makanan tidak layak konsumsi menunjukkan masih lemahnya pengawasan dan penerapan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.

“Kami sangat prihatin ketika anak-anak justru terdampak keracunan atau menerima makanan yang tidak layak. Kejadian ini menjadi alarm serius bahwa tata kelola dan pengawasan MBG harus diperbaiki secara menyeluruh. Aspek kebersihan dan keamanan pangan adalah harga mati dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini,” ujar Neng Eem di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Ia menyoroti faktor cuaca musim hujan yang dinilai mempercepat proses pembusukan bahan pangan. Dalam kondisi tersebut, Neng Eem meminta SPPG tidak menjalankan program dengan mekanisme normal, melainkan melakukan penyesuaian terhadap prosedur operasional standar (SOP) agar sesuai dengan kondisi lingkungan dan risiko yang ada.

Menurutnya, potensi kontaminasi pangan dapat terjadi di setiap tahapan pelaksanaan MBG, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan di dapur, penyimpanan, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

Guna mencegah kejadian serupa terulang, Neng Eem menekankan sejumlah langkah krusial yang harus segera dilakukan pemerintah. Pertama, pemeriksaan kualitas dan kesegaran bahan pangan harus diperketat sebelum masuk ke proses pengolahan. Kedua, penerapan standar penyimpanan yang memadai, termasuk pengaturan suhu dan waktu distribusi, harus dipastikan agar makanan tetap aman dikonsumsi.

See also  Ketua DPR: Pemerintah Harus Bersiap Hadapi Krisis Pertalite

Ketiga, aspek kebersihan fasilitas pengolahan harus menjadi prioritas utama. Standar higienitas dapur, peralatan masak, serta ketersediaan air bersih, menurutnya, tidak boleh dikompromikan. Keempat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya petugas SPPG, juga menjadi faktor penentu keberhasilan program MBG.

“Petugas SPPG harus terus di-upgrade kapasitasnya karena merekalah yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas dan keamanan MBG,” tegas Legislator Fraksi PKB.

Neng Eem mengingatkan bahwa apabila persoalan ini tidak segera dibenahi dan terus berulang, dampaknya tidak hanya mengancam kesehatan anak-anak, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap program MBG secara keseluruhan.

“Jika kepercayaan publik menurun, tujuan besar program ini untuk meningkatkan status gizi anak-anak Indonesia akan terganggu. Komisi IX DPR RI akan terus mengawal agar program MBG berjalan aman, higienis, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya

Berita Terkait

Informasi Terkini Trafik Mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 14 Maret 2026
Kementrans Jajaki Kolaborasi dengan Perusahaan Keramik untuk Pemberdayaan Transmigran
Arus Mudik Mulai Terasa, Lalin di GT Cileunyi Naik
Gelar Program Budaya Berbagi, Jasa Marga Bagikan 900 Paket Takjil di Ruas Tol Belmera
Kementerian PU Lepas 300 Peserta Mudik Nyaman Bersama Tahun 2026
Kementerian PU dan Google Hadirkan Posko Mudik di Google Maps
Mendes Dorong Pembangunan Infrastruktur Desa di Papua Pegunungan
Kementerian PU Hadirkan mudik.pu.go.id, Masyarakat Bisa Pantau Jalur Mudik Melalui 1.351 CCTV

Berita Terkait

Sunday, 15 March 2026 - 14:06 WIB

Informasi Terkini Trafik Mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 14 Maret 2026

Saturday, 14 March 2026 - 12:53 WIB

Kementrans Jajaki Kolaborasi dengan Perusahaan Keramik untuk Pemberdayaan Transmigran

Saturday, 14 March 2026 - 12:27 WIB

Arus Mudik Mulai Terasa, Lalin di GT Cileunyi Naik

Saturday, 14 March 2026 - 12:22 WIB

Gelar Program Budaya Berbagi, Jasa Marga Bagikan 900 Paket Takjil di Ruas Tol Belmera

Friday, 13 March 2026 - 17:50 WIB

Kementerian PU Lepas 300 Peserta Mudik Nyaman Bersama Tahun 2026

Berita Terbaru

Ketua Umum PBVSI Komjen Pol (P) Drs. Imam Sudjarwo, M.Si / foto ist

Olahraga

4 Atlet Brasil Masuk Radar Naturalisasi PBVSI

Monday, 16 Mar 2026 - 05:35 WIB

Olahraga

Indonesia Turunkan Dua Tim di AVC Men’s Volleyball 2026

Monday, 16 Mar 2026 - 05:23 WIB