Kenal Lebih Dekat, Terminal Khusus Kilang Balongan, Penopang Distribusi Energi Indonesia

Saturday, 31 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Di balik terjaganya pasokan energi hingga ke berbagai wilayah Indonesia, terdapat proses rantai pasok yang terencana, terukur dan berlapis. Salah satu peran penting tersebut dijalankan melalui Terminal Khusus (Tersus) atau Jetty Kilang Balongan, fasilitas milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) VI Balongan, yang menjadi simpul strategis penyaluran produk energi nasional, yakni Bahan Bakar Minyak (BBM), Bahan Bakar Khusus (BBK), Non BBM dan Petrokimia.

Dari Jetty ini, pasokan energi nasional didistribusi ke beberapa wilayah di Indonesia, khususnya untuk wilayah Jakarta, Banten dan sebagian besar Jawa Bagian Barat.

Terminal Khusus Kilang Balongan berfungsi sebagai terminal sekaligus pelabuhan khusus untuk pemuatan dan distribusi produk hasil olahan kilang. Salah satu aktivitas rutin yang dilakukan adalah pemuatan produk migas ke kapal tanker, seperti proses pemuatan Avtur ke kapal Pertamina International Shipping (PIS) Cinta yang berlangsung pada Kamis (29/1).

Section Head Supply Chain & Distribution KPI RU VI Balongan, Ahmad Reza, menjelaskan, pendistribusian Avtur produksi Kilang Balongan dilakukan ke berbagai wilayah di Indonesia. Selain Jakarta dan sekitarnya juga untuk memenuhi kebutuhan kota lain, yakni Pontianak, Banjarmasin, Kotabaru, serta sejumlah daerah di kawasan Indonesia Timur, sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan.

“Proses distribusi dimulai dari perencanaan kebutuhan, dilanjutkan dengan pemuatan sebagian produk di Terminal Khusus Balongan. Kemudian setelah seluruh proses selesai, kapal diberangkatkan ke wilayah tujuan. Seluruh tahapan kami pastikan berjalan aman dan sesuai standar operasional,” ujar Ahmad Reza.

Kilang Balongan saat ini merupakan Unit Pengolahan Minyak Mentah dengan kompleksitas tertinggi di Indonesia. Kapasitas pengolahan kilang saat ini mencapai 150 ribu barel per hari (KBPD), dengan produk hasil pengolahan yakni Gasoline, Gasoil, Avtur dan Non BBM seperti Propylene dan LPG.

See also  Pupuk Indonesia Pastikan Ketersediaan Pupuk Tetap Aman selama Ramadan 2025

Kilang ini menjadi jantung pengolahan minyak mentah terutama di wilayah Jawa bagian Barat, karena hingga 82% hasil produksi digunakan ke Jakarta dan Jawa Barat, sisanya untuk wilayah Indonesia lainnya dan ekspor produk Decant Oil.

Kilang Balongan juga dilengkapi dengan fasilitas Single Point Mooring (SPM) yang berada sekitar 18 kilometer dari daratan. Fasilitas ini berfungsi sebagai titik sandar kapal tanker pengangkut minyak mentah dan sebagian produk, yang selanjutnya disalurkan ke dan dari kilang melalui pipa bawah laut.

Terdapat tiga fasilitas SPM dengan kapasitas berbeda, yang mampu melayani kapal tanker berukuran mulai dari 17.500 Dead Weight Ton (DWT) hingga 165.000 DWT. Bahkan, SPM terbesar dapat menerima kapal tanker dengan muatan hingga sekitar satu juta barel, yang menjadi tulang punggung pasokan bahan baku Kilang Balongan.

Faktor cuaca dan kondisi laut menjadi perhatian utama dalam proses distribusi. Seluruh pergerakan kapal dipantau melalui sistem pelacakan GPS guna memastikan distribusi berjalan tepat waktu dan meminimalkan potensi keterlambatan.

“Setiap tahapan distribusi kami lakukan dengan pengawasan dan verifikasi berlapis, agar produk energi yang dikirim dapat sampai ke daerah tujuan dengan aman, tepat waktu, dan berkualitas,” tutup Ahmad Reza.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengungkapkan, Kilang Unit Balongan merupakan salah satu fasilitas hilir Pertamina. Berlokasi di Kabupaten Indramayu, kilang ini memiliki nilai strategis karena berdekatan dengan fasilitas Pertamina lainnya.

Yakni, lapangan migas Pertamina EP dan Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) yang merupakan salah satu sumber bahan baku pengolahan di kilang. Serta, konsumen hasil pengolahan kilang Balongan seperti PT Polytama Propindo, serta Integrated Terminal Balongan yang menjadi salah satu pintu distribusi BBM dan LPG ke masyarakat.

See also  PLN Mobile Proliga 2025: LavAni Dipaksa Bank SumselBabel Bermain Lima Set

“Pertamina sebagai perusahaan energi terintegrasi memiliki fasilitas-fasilitas yang saling terkait yakni sektor hilir sebagai produsen migas dan sektor hilir sebagai pengolahan dan distribusi. Hal ini merupakan upaya optimalisasi infrastruktur Pertamina, sebagai wujud komitmen kami dalam melayani masyarakat Indonesia,” jelas Baron.

Berita Terkait

UMKM Pertapreneur Aggregator Pertamina Gandeng Rutan Kebumen Berdayakan Warga Binaan
Pertamina Gandeng Kementerian ESDM dan SERUNI KMP, Buka Akses Air Bersih di Kampung Tambat Merauke
Seruni KMP Gelar Aksi Sosial di Merauke, Salurkan Bantuan Listrik hingga Alat Nelayan
Berbeda dengan Pulsa Seluler, Begini Cara Hitung Token Listrik Prabayar
Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja PLN Nusantara Power UP Muara Tawar
PLN Berikan 3 Tips Kelistrikan Hadapi Cuaca Ekstrem
Bangun Budaya Keberlanjutan, Pertamina Gandeng Gen Z Sebar Energi Baik
Pertamina Luncurkan Stop Work Authority di Peringatan Bulan K3
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 31 January 2026 - 11:35 WIB

Kenal Lebih Dekat, Terminal Khusus Kilang Balongan, Penopang Distribusi Energi Indonesia

Friday, 30 January 2026 - 20:19 WIB

UMKM Pertapreneur Aggregator Pertamina Gandeng Rutan Kebumen Berdayakan Warga Binaan

Wednesday, 28 January 2026 - 20:51 WIB

Pertamina Gandeng Kementerian ESDM dan SERUNI KMP, Buka Akses Air Bersih di Kampung Tambat Merauke

Tuesday, 27 January 2026 - 22:43 WIB

Seruni KMP Gelar Aksi Sosial di Merauke, Salurkan Bantuan Listrik hingga Alat Nelayan

Tuesday, 27 January 2026 - 17:04 WIB

Berbeda dengan Pulsa Seluler, Begini Cara Hitung Token Listrik Prabayar

Berita Terbaru