daelpos.com – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi berkantor di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah volatilitas pasar keuangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan koordinasi otoritas dan pelaku pasar berjalan intensif hingga kondisi perdagangan kembali normal.
Perempuan yang akrab disapa Kiki itu mengatakan OJK memperkuat pengawasan dan komunikasi dengan BEI, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lain guna menjaga kepercayaan investor. “Kami ingin memastikan mekanisme pasar berjalan tertib, wajar, dan efisien,” ujar Friderica di Jakarta.
Menurut dia, OJK memantau pergerakan indeks, likuiditas, serta dinamika transaksi secara real time. Otoritas juga menyiapkan langkah-langkah antisipatif apabila diperlukan, termasuk penguatan komunikasi kebijakan agar pelaku pasar memperoleh kepastian di tengah sentimen global yang berfluktuasi.
Direktur Utama BEI menyambut kehadiran OJK di bursa sebagai bentuk sinergi. Ia menilai koordinasi yang lebih dekat membantu mempercepat respons terhadap dinamika pasar dan menjaga stabilitas perdagangan.
Analis pasar menilai langkah OJK tersebut dapat meredam kepanikan dan memperkuat sentimen positif. Kehadiran otoritas di pusat aktivitas perdagangan dinilai penting untuk memastikan kebijakan diterjemahkan secara cepat dan tepat oleh penyelenggara bursa.
OJK menegaskan akan terus berada di BEI sampai kondisi pasar dinilai stabil. Friderica menyatakan prioritas utama adalah perlindungan investor dan keberlanjutan pasar modal nasional di tengah ketidakpastian global.








