Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua

Thursday, 5 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kinerja penerimaan negara pada 2025 menunjukkan perbaikan signifikan pada paruh kedua tahun, setelah sempat mengalami tekanan pada semester I. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kontraksi awal terutama dipicu moderasi harga komoditas dan peningkatan restitusi pajak.

“Moderasi harga komoditas menurunkan profitabilitas serta basis pajak setor terkait, sehingga menekan setoran PPh dan PPN dari hulu ke hilir. Sementara itu, peningkatan restitusi yang merupakan bagian dari tata kelola PPN yang sehat, diperlukan untuk menjaga arus kas dan kelangsungan usaha wajib pajak,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (4/2).

Memasuki semester II, penerimaan pajak berangsur membaik seiring pemulihan ekonomi domestik dan penguatan langkah administrasi, termasuk edukasi, pengawasan, pemeriksaan, dan penegakan hukum lintas instansi. Total penerimaan pajak 2025 tercatat Rp1.917,6 triliun.

“Kombinasi langkah-langkah tersebut menghasilkan pergeseran dari tren kontraksi menuju pemulihan yang lebih berkelanjutan pada paruh kedua tahun berjalan,” kata Menkeu.

Sepanjang 2025, restitusi pajak tercatat naik signifikan, terutama pada PPh Badan dan PPN Dalam Negeri, mencapai Rp361 triliun atau tumbuh 35,9 persen. Sektor perdagangan besar khusus, termasuk bahan bakar, minyak kelapa sawit, dan pertambangan batu bara, menjadi penyumbang utama restitusi.

Dari sisi sektoral, penerimaan pajak tetap tumbuh, terutama di perbankan, ketenagalistrikan, pertambangan bijih logam, dan kelapa sawit, terutama pada triwulan IV seiring meningkatnya konsumsi domestik dan akselerasi belanja pemerintah.

“Kondisi ini mencerminkan mulai menguatnya aktivitas ekonomi di akhir tahun, sekaligus memperlihatkan respons positif dunia terhadap usaha, terhadap kebijakan fiskal yang ditempuh oleh pemerintah,” ujar Menkeu.

Kinerja kepabeanan dan cukai juga meningkat tipis 0,02 persen yoy menjadi Rp300,3 triliun, didukung penguatan pengawasan, administrasi, dan layanan. Menkeu menegaskan pengawasan akan diperkuat untuk menjaga penerimaan, melindungi masyarakat, dan menciptakan persaingan usaha yang sehat.

See also  Peringati Hari Habitat Dunia 2024, Kementerian PUPR Selenggarakan Pameran ”Memetri”

Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) 2025 melampaui target, tercatat Rp534,1 triliun. Menkeu menyebut pencapaian ini sebagai bukti optimalisasi pengelolaan sumber daya alam, kinerja kementerian/lembaga, dan penegakan hukum, meski harga komoditas moderat.

“Di tengah moderasi harga komoditas, capaian ini menunjukkan bahwa PNBP tetap mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan negara,” pungkas Menkeu.

Berita Terkait

Kini Beli Tiket Transjakarta Bisa Pakai GoPay”
Mendes Minta Kades se-Sulteng Sukseskan Posbankum dan Desa Bersinar
Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Islam dan Pesantren
Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik
Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham
Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah
Hutama Karya Grup Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Selama 14 Hari

Berita Terkait

Thursday, 5 February 2026 - 09:30 WIB

Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua

Thursday, 5 February 2026 - 09:24 WIB

Kini Beli Tiket Transjakarta Bisa Pakai GoPay”

Wednesday, 4 February 2026 - 14:34 WIB

Mendes Minta Kades se-Sulteng Sukseskan Posbankum dan Desa Bersinar

Wednesday, 4 February 2026 - 11:57 WIB

Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Islam dan Pesantren

Tuesday, 3 February 2026 - 19:51 WIB

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik

Berita Terbaru

Berita Utama

Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua

Thursday, 5 Feb 2026 - 09:30 WIB

ilustrasi / foto ist

Berita Utama

Kini Beli Tiket Transjakarta Bisa Pakai GoPay”

Thursday, 5 Feb 2026 - 09:24 WIB

Daerah

DPD RI Kawal Implementasi UU Cipta Kerja di Bogor

Thursday, 5 Feb 2026 - 06:54 WIB