Perajin Cangkul Klaten Siap Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri

Monday, 3 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pasca diterpa masalah impor cangkul, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memastikan, para perajin logam dan las di Pulau Jawa mampu memenuhi kebutuhan cangkul di dalam negeri.

“Sesuai dengan perintah Presiden Jokowi, tidak boleh lagi impor cangkul. Cangkul harus sudah selesai di era 2.0 bukan di 4.0 seperti sekarang. Saya juga sudah bicara dengan Menteri Perdagangan supaya tidak impor. Harus siap produksi sendiri,” ucap Teten di depan puluhan perajin cangkul yang tergabung dalam Koperasi Industri Kerajinan Rakyat, Industri Pande Besi dan Las (Kopinkra 18) saat melakukan tinjauan di tempat pembuatan cangkul di Klaten, Jateng, Senin (3/2).

Untuk membantu ketersediaan bahan baku cangkul sendiri, Teten telah meminta perusahaan pelat merah Krakatau Steel dalam menyediakan logam dan besi.

“Sudah dikoordinasikan (dengan Krakatau Steel). Saya juga meminta harga yang kompetitif, buat perajin jangan dimahalin lah,” ucapnya.

Ketersediaan bahan baku logam dan besi untuk cangkul kata Teten, perajin cangkul yang basisnya pelaku UMKM, mampu membuat cangkul dengan kualitas baik dan bersaing dengan produk impor.

“Bapak-bapak harus bikin cangkul yang bagus ya. Jangan mudah rusak. Kalau kualitasnya jelek, tahun depan malah impor lagi. Sekarang harus bangga pakai produk dalam negeri,” imbaunya.

Saat ini tercatat, kebutuhan cangkul di dalam negeri mencapai sekitar 10 juta. Jumlah itu sebut Teten, seharusnya produksi dalam negeri sudah mampu mengakomodir kebutuhan tersebut.

Selama ini kebutuhan di industri UMKM terdapat sekitar 3 jutaan. Menurutnya, persoalan utama saat ini adalah penyaluran hasil produksi cangkul yang belum terfasilitasi, lantaran belum adanya mapping soal titik keberadaan para perajin yang lokasinya terpencar.

“Sekarang sudah harus terkoneksi dengan baik. Dari hulu ke hilir, produksi hingga pemasaran cangkul harus segera dibenahi,” tuturnya.

See also  Kurangi Risiko Kecelakaan, Kementerian PUPR Bangun Flyover dan Underpass di 49 Titik Perlintasan Sebidang Kereta Api pada Jalan Nasional

Ketua Umum Kopinkra 18 Umardhani mengatakan, sebanyak 40 perajin cangkul yang tergabung di dalamnya mengaku siap memenuhi kebutuhan cangkul dalam negeri. Per bulan, koperasinya mampu menghasilkan sekitar 2 ribuan cangkul.

“Semoga rencana suplai bahan baku oleh Krakatau Steel benar-benar bisa segera dilakukan secepatnya. Karena prinsipnya, para perajin di Klaten ini siap,” kata Umar. Saat ini harga cangkul yang mereka jual dibanderol dari mulai Rp 30 ribuan hingga ratusan ribu. []

Berita Terkait

Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas
Hutama Karya Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah dan Tanam Mangrove di Pesisir Marunda
Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung
Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang
HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain
Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar
Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar
Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 19:59 WIB

Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas

Tuesday, 28 July 2026 - 17:02 WIB

Hutama Karya Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah dan Tanam Mangrove di Pesisir Marunda

Tuesday, 28 July 2026 - 12:16 WIB

Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung

Sunday, 26 July 2026 - 01:23 WIB

Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang

Saturday, 25 July 2026 - 17:08 WIB

HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Kementerian PU Terus Perkuat Infrastruktur KSPEAN Wanam Merauke

Wednesday, 29 Jul 2026 - 00:01 WIB

foto ist

Berita Utama

Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono

Tuesday, 28 Jul 2026 - 20:05 WIB