daelpos.com – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan kesiapan layanan gratis bagi masyarakat saat Idulfitri 1447 H/2026 M. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung mobilitas warga pada momentum hari besar keagamaan.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan kebijakan tarif gratis tersebut kini tinggal menunggu keputusan resmi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui surat keputusan kepala dinas.
Ia menyebut, layanan gratis berpotensi berlaku pada 1 Syawal atau bisa diperpanjang hingga dua hari, tergantung hasil penetapan pemerintah daerah.
“Seluruh layanan Transjakarta akan masuk dalam skema gratis, mulai dari BRT, non-BRT, hingga rute Transjabodetabek. Secara sistem pembayaran, tarif tetap tercatat Rp1 karena alasan teknis transaksi, meski secara substansi layanan tersebut gratis bagi pelanggan,” ujar Welfizon, Rabu (4/3).
Selain kebijakan tarif, Transjakarta juga akan menyesuaikan jam operasional pada hari pertama Lebaran. Layanan diperkirakan mulai beroperasi pukul 09.00 atau 10.00 WIB agar pramudi dan karyawan dapat melaksanakan salat Idulfitri terlebih dahulu.
Transjakarta juga mengantisipasi lonjakan penumpang menuju sejumlah lokasi wisata selama masa libur Lebaran. Beberapa rute yang akan diperkuat armadanya antara lain menuju Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Kebun Binatang Ragunan, hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Penambahan armada juga dipertimbangkan untuk rute Transjabodetabek seperti arah Alam Sutera dan Bogor, menyesuaikan tingkat permintaan.
“Termasuk kita juga sedang pelajari beberapa rute Transjabodetabek, yang ke Alam Sutera atau ke Bogor. Kita akan lihat demand-nya dan nanti kita akan sesuaikan jumlah armadanya sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan,” katanya.
Welfizon memprediksi Ragunan menjadi salah satu titik terpadat, khususnya pada hari kedua dan ketiga Lebaran. Karena itu, pihaknya tengah mengkaji kemungkinan pengaktifan kembali rute langsung, termasuk dari Koridor 13 arah Ciledug menuju Ragunan, dengan berkoordinasi bersama Dishub DKI.
“Jumlah armada tambahan akan bersifat situasional. Secara umum, total permintaan penumpang di seluruh rute saat Lebaran cenderung menurun, sehingga armada dapat dialihkan untuk memperkuat jalur menuju pusat-pusat wisata,” jelasnya.
Di sisi lain, Transjakarta mencatat peningkatan signifikan pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) sepanjang 2025. Tercatat lebih dari 76 ribu pendaftar baru, dengan total penggunaan mencapai 25 juta transaksi. Penggunaan KLG diprediksi kembali meningkat saat libur Lebaran seiring kebutuhan masyarakat untuk bersilaturahmi.
“Manfaat dari Kartu Layanan Gratis itu salah satunya adalah bisa memperkuat silaturahmi. Jadi buat saling berkunjung ke keluarga atau ke saudara sekarang menjadi mudah sekali karena sudah ada Kartu Layanan Gratis. Dan tentu ini momen yang pas nanti pada saat Lebaran silaturahmi bisa menggunakan Transjakarta,” tandasnya.








