daelpos.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (7/3) hingga Minggu (8/3) menyebabkan genangan di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 12.00 WIB terdapat 148 RT dan 20 ruas jalan yang masih tergenang.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, genangan terjadi di beberapa wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dengan ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 150 sentimeter.
Menurut Isnawa, genangan terjadi akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Selain itu, luapan sejumlah kali seperti Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Pesanggrahan juga memperparah kondisi di sejumlah titik.
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujar Isnawa, Minggu (8/3).
Ia merinci, wilayah Jakarta Timur menjadi kawasan dengan jumlah RT terdampak terbanyak, yakni 60 RT, disusul Jakarta Selatan 55 RT dan Jakarta Barat 33 RT.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di lapangan serta berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah untuk penanganan.
“BPBD DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama lurah dan camat setempat,” jelas Isnawa.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak banjir.
BPBD mencatat terdapat warga yang mengungsi akibat genangan, yakni di Kelurahan Pejaten Barat. Sebanyak 46 kepala keluarga atau 72 jiwa mengungsi di Mushola Al Inayah.
Isnawa mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, terutama di wilayah yang rawan banjir.
“Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” tandasnya.
Adapun sejumlah ruas jalan yang tergenang antara lain Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot KM 13, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jalan Cileduk Raya, Jalan Swadarma Raya, Jalan Puri Kembangan, hingga Jalan Bendungan Hilir dan Jalan Petamburan II.








