Konflik Timur Tengah Ancam Harga Pangan, DPD RI Minta Pemerintah Siapkan Mitigasi Jelang Mudik Lebaran 2026

Saturday, 14 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyoroti dampak eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap stabilitas ekonomi domestik. Dalam Sidang Paripurna ke-8 Masa Sidang IV Tahun 2025-2026, Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, menegaskan bahwa ketegangan geopolitik global tersebut merupakan ancaman nyata bagi ketersediaan pangan dan daya beli masyarakat menjelang momentum Lebaran 2026.

“Gejolak Timur Tengah adalah alarm semua negara. Pemerintah harus segera mitigasi agar kenaikan harga pangan tidak membebani masyarakat jelang Lebaran,” ujar Sultan di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Jumat (13/03/2026).

Sultan menyoroti angka inflasi tahunan per Februari 2026 yang menyentuh 4,76 persen sebagai sinyal waspada bagi ketahanan ekonomi keluarga dan pelaku UMKM di daerah. Ditambah dengan posisi defisit APBN yang mencapai Rp135,7 triliun, DPD RI memandang perlunya navigasi fiskal yang super cermat dan taktis.

“Dengan inflasi 4,76%, kuncinya adalah penguatan produksi pangan daerah dan stabilitas distribusi. Jangan sampai rantai pasok terganggu di tengah ketidakpastian global,” tegas Senator asal Bengkulu tersebut.

Selain isu ekonomi, DPD RI juga menekan Pemerintah untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi. Dengan mobilitas masyarakat yang diprediksi melonjak tajam, koordinasi lintas instansi menjadi krusial untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik.

“Tujuan kita satu, memastikan jutaan pemudik bisa pulang dengan aman dan nyaman tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” tambah Sultan.

Sidang dilanjutkan penyampaian Asmasda dari empat sub wilayah. Komite I menyoroti penguatan ASN, pemerataan infrastruktur komunikasi, dan tata kelola pembangunan daerah. Komite II mengangkat ketahanan pangan dan konektivitas maritim. Komite III menekankan pemerataan layanan kesehatan, pengembangan keterampilan generasi muda, perluasan kerja, akses pendidikan, dan penguatan lembaga keagamaan. Komite IV dan BULD menyoroti dinamika ekonomi daerah, ketidakpastian hukum, serta lemahnya penanganan terintegrasi.

See also  Kementerian PU Lakukan Langkah Tanggap Darurat Banjir Jombang dan Mojokerto

Berita Terkait

Prabowo Serahkan Zakat ke Badan Amil Zakat Nasional
Malam Takbiran, Pemprov DKI Siapkan Car Free Night di Thamrin–Sudirman
Jaga Sawah Demi Pangan, Pemerintah Ambil Alih Kendali Lahan
Prabowo: BBM Bisa Diproduksi dari Jagung dan Tebu
Hutama Karya Siagakan Layanan Tol Sambut Mudik Lebaran 2026
Hutama Karya dan Gubernur Sumsel Tinjau Tol Palembang–Betung
Overkapasitas hingga Dugaan Pungutan di Lapas Disorot, DPD RI Perkuat Fungsi Pengawasan
Pendampingan Undip Dorong Produksi Kerupuk Ikan Rempang

Berita Terkait

Saturday, 14 March 2026 - 00:41 WIB

Prabowo Serahkan Zakat ke Badan Amil Zakat Nasional

Saturday, 14 March 2026 - 00:01 WIB

Konflik Timur Tengah Ancam Harga Pangan, DPD RI Minta Pemerintah Siapkan Mitigasi Jelang Mudik Lebaran 2026

Friday, 13 March 2026 - 00:39 WIB

Malam Takbiran, Pemprov DKI Siapkan Car Free Night di Thamrin–Sudirman

Friday, 13 March 2026 - 00:12 WIB

Jaga Sawah Demi Pangan, Pemerintah Ambil Alih Kendali Lahan

Friday, 13 March 2026 - 00:08 WIB

Prabowo: BBM Bisa Diproduksi dari Jagung dan Tebu

Berita Terbaru

Berita Utama

Jasa Marga Siap Layani 3,53 Juta Kendaraan Pemudik Lebaran 2026

Saturday, 14 Mar 2026 - 00:48 WIB

News

Prabowo Serahkan Zakat ke Badan Amil Zakat Nasional

Saturday, 14 Mar 2026 - 00:41 WIB