daelpos.com – Selain memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum mudik sebagai kesempatan berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang dapat dikunjungi pemudik adalah Benteng Pendem Ambarawa atau Fort Willem I di Provinsi Jawa Tengah.
Benteng Pendem Ambarawa merupakan kawasan cagar budaya yang telah direvitalisasi oleh Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah. Kawasan ini kini hadir sebagai destinasi wisata heritage yang lebih tertata, nyaman, dan edukatif, sekaligus tetap menjaga nilai sejarahnya.
Menteri PU Dody Hanggodo berharap kawasan Benteng Pendem Ambarawa dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan atau edukasi tentang bangunan cagar budaya sekaligus sebagai destinasi wisata bagi masyarakat.
Benteng Pendem Ambarawa berdiri di atas lahan 2,7 hektare dengan luas bangunan sekitar 1 hektare. Penataan kawasan dilakukan dengan mengedepankan prinsip pelestarian cagar budaya, termasuk mempertahankan karakter arsitektur khas benteng yang memadukan material bata, besi, dan kayu.
Pekerjaan penataan dilaksanakan mulai Desember 2023 oleh Kementerian PU bersama kontaktor pelaksana PT Waskita Karya dengan nilai kontrak sekitar Rp156,8 miliar. Lingkup pekerjaan meliputi revitalisasi bangunan utama, penataan kawasan, pembangunan area parkir seluas 6.429,93 m², serta peningkatan akses jalan seluas 5.873,42 m² guna meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses pengunjung.
Kini kawasan Benteng Pendem Ambarawa tampil lebih tertata dan nyaman, dengan lorong-lorong khas berbahan bata serta ruang-ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan sebagai area edukasi sekaligus spot wisata bagi pengunjung.
Akses menuju Benteng Pendem Ambarawa cukup mudah dijangkau oleh pemudik. Dari ruas Tol Semarang–Solo, pengunjung dapat keluar melalui Gerbang Tol Bawen dan melanjutkan perjalanan sekitar 15 menit menuju lokasi. Dari Kota Semarang, waktu tempuh berkisar 45 menit hingga 1 jam, sementara dari Yogyakarta dapat ditempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam melalui jalur Magelang.
Di sekitar kawasan, pemudik juga dapat mengunjungi destinasi lain seperti Museum Kereta Api Ambarawa dan Monumen Palagan Ambarawa yang menambah pengalaman wisata sejarah di wilayah tersebut.
Kementerian PU berharap keberadaan infrastruktur pariwisata ini mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan mudik yang lebih berkesan bagi masyarakat. (*)








