Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional

Thursday, 26 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

daelpos.com – Pemerintah terus mempercepat program hilirisasi dan penguatan ketahanan energi nasional. Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Bahlil mengungkapkan, hilirisasi menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Dari 20 proyek tahap pertama, sebagian telah memasuki tahap groundbreaking, sementara sisanya dijadwalkan mulai bulan depan.

“Kemudian kita tambah lagi ada 13 item hilirisasi yang total investasinya kurang lebih sekitar Rp239 triliun dan akan kita bahas finalisasi,” ujar Bahlil.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan energi alternatif guna mencapai ketahanan dan swasembada energi nasional. Presiden Prabowo, kata Bahlil, mengarahkan agar seluruh potensi energi domestik dioptimalkan, termasuk etanol dan biodiesel berbasis crude palm oil (CPO), serta percepatan transisi energi baru terbarukan.

“Bapak Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan seluruh potensi energi yang ada di kita, baik itu etanol, biodiesel dari CPO, termasuk mendorong transisi energi baru terbarukan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, Bahlil juga melaporkan kondisi harga komoditas energi dan mineral seperti batu bara dan nikel yang hingga kini masih dipantau pemerintah. Ia menegaskan belum ada perubahan kebijakan, namun peluang relaksasi tetap terbuka jika harga stabil.

“Kalau harganya stabil dan bagus, kita akan buat relaksasi tapi terukur terhadap perencanaan produksi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga memberikan arahan khusus agar pengelolaan sumber daya alam mengutamakan kepentingan negara. Ia menekankan pentingnya menjaga SDA sebagai aset strategis nasional sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor mineral.

“Presiden meminta agar kepentingan negara menjadi prioritas utama, serta mencari sumber-sumber pendapatan dari sektor mineral yang selama ini belum optimal,” pungkas Bahlil.

See also  Bahlil Sidak BBM Malang, Dalami Aduan Masyarakat

Berita Terkait

OJK Bekali Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan
Kesenian Rakyat Kemerdekaan, Kemendes-Kementrans Gelar Aksi Peduli NTT
Hutama Karya Raih Peringkat 1 Riau Investment Award 2026, Tegaskan Kontribusi Investasi untuk Riau
BRIN Kenalkan Inovasi Pertanian dan Akuakultur kepada Mahasiswa IPB
TelkomGroup Optimalkan Konektivitas Satelit Telkomsat di 17 Titik Terdampak Gempa NTT
81 Tahun Kemerdekaan, Memaknai Pengabdian ASN untuk Negeri
Kemendes dan Kementrans Gelar Upacara Bersama HUT ke-81 RI di Lapangan Parkir
Kementerian PU Normalisasi Sungai Deket, Siapkan Pasokan Air untuk 440 Hektare Sawah di Lamongan

Berita Terkait

Wednesday, 19 August 2026 - 16:46 WIB

OJK Bekali Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan

Tuesday, 18 August 2026 - 18:13 WIB

Kesenian Rakyat Kemerdekaan, Kemendes-Kementrans Gelar Aksi Peduli NTT

Tuesday, 18 August 2026 - 14:44 WIB

Hutama Karya Raih Peringkat 1 Riau Investment Award 2026, Tegaskan Kontribusi Investasi untuk Riau

Tuesday, 18 August 2026 - 14:06 WIB

BRIN Kenalkan Inovasi Pertanian dan Akuakultur kepada Mahasiswa IPB

Tuesday, 18 August 2026 - 14:02 WIB

TelkomGroup Optimalkan Konektivitas Satelit Telkomsat di 17 Titik Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

News

DPD RI Gelar Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan

Wednesday, 19 Aug 2026 - 22:12 WIB

Berita Terbaru

Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian

Wednesday, 19 Aug 2026 - 22:01 WIB