PANRB–Kemensetneg Sinkronkan Program Prioritas Presiden

Monday, 30 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah terus mengakselerasi pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) agar berdampak luas, nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) membahas langkah strategis untuk memperkuat arsitektur kebijakan yang terintegrasi.

Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan, keberhasilan dan keberlanjutan program prioritas Presiden Prabowo Subianto membutuhkan pendekatan kolaboratif dan network governance. Pendekatan ini dinilai penting agar seluruh elemen pemerintahan bergerak selaras, saling terhubung, dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kementerian PANRB dan Kemensetneg sebagai bagian dari Strategic Diamond memastikan sinkronisasi kebijakan dalam pelaksanaan PHTC Presiden. Dengan begitu, pengambilan keputusan bisa lebih cepat, kolaborasi makin kuat, dan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Rini usai rapat bersama Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto dan Juri Ardiantoro di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Rini menekankan, keberhasilan program prioritas tidak hanya ditentukan oleh desain kebijakan, tetapi juga oleh bagaimana sistem pemerintahan bekerja secara terintegrasi. Mulai dari perencanaan, penganggaran, pengendalian pelaksanaan, hingga koordinasi lintas instansi harus berjalan dalam satu kesatuan.

Melalui pendekatan network governance, setiap instansi menjadi bagian dari jejaring yang saling menguatkan. Dengan demikian, hasil pembangunan tidak lagi menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh unsur pemerintah.

“Program prioritas seperti pengentasan kemiskinan, kesehatan, pendidikan, dan ketenagakerjaan hanya bisa berhasil jika dijalankan secara kolaboratif antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pesan Presiden agar reformasi birokrasi mampu melahirkan birokrasi yang responsif dan berorientasi pelayanan. Aparatur sipil negara (ASN) dituntut adaptif, tanggap terhadap perubahan, serta tidak mempersulit masyarakat.

Untuk itu, sinkronisasi kebijakan pengelolaan SDM ASN menjadi perhatian utama. Pemerintah ingin memastikan ASN yang profesional, berintegritas, dan siap menjadi motor perubahan mampu mendukung penuh kesuksesan program prioritas pembangunan.

See also  Kenali Perbedaan Manajemen Talenta dengan Manajemen SDM

“Pengelolaan SDM ASN yang tepat menjadi kunci agar program prioritas Presiden dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” pungkas Rini.

Berita Terkait

Menteri Dody Tinjau Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Wonosobo
Purbaya Hadiri Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan
OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Bank
Perluasan Digitalisasi Bansos di Ambon Dorong Penyaluran Lebih Tepat Sasaran
Pramono Pastikan Keselamatan Jadi Prioritas Proyek LRT Velodrome-Manggarai
Tol Layang MBZ Naik 75,51 Persen Jelang Libur Kenaikan Yesus Kristus
Sinergi Kementerian PANRB dan APKASI Perkuat Implementasi Kebijakan
Dewan Komisaris Hutama Karya Dorong Percepatan Penyelesaian Sekolah Rakyat Pandeglang

Berita Terkait

Saturday, 16 May 2026 - 01:00 WIB

Menteri Dody Tinjau Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Wonosobo

Friday, 15 May 2026 - 14:21 WIB

Purbaya Hadiri Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan

Friday, 15 May 2026 - 01:11 WIB

Perluasan Digitalisasi Bansos di Ambon Dorong Penyaluran Lebih Tepat Sasaran

Thursday, 14 May 2026 - 13:59 WIB

Pramono Pastikan Keselamatan Jadi Prioritas Proyek LRT Velodrome-Manggarai

Thursday, 14 May 2026 - 13:46 WIB

Tol Layang MBZ Naik 75,51 Persen Jelang Libur Kenaikan Yesus Kristus

Berita Terbaru

Nasional

Trafik JTTS Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Meningkat

Friday, 15 May 2026 - 14:12 WIB

foto ist

Megapolitan

Pramono Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota RI Sesuai Putusan MK

Friday, 15 May 2026 - 12:40 WIB