Kementerian PANRB Dukung Pengembangan Layanan Program Gizi melalui Penataan Organisasi dan Penguatan SDM

Tuesday, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Upaya penguatan tata kelola pemerintah dalam mendukung program prioritas nasional Presiden terus dilakukan, salah satunya penataan kelembagaan, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan layanan program gizi nasional. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menerima audiensi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana guna mendukung pengembangan layanan program gizi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam audiensi tersebut, Menteri PANRB menegaskan bahwa penguatan kelembagaan harus dilakukan secara terukur dan berbasis kebutuhan organisasi agar mampu menjawab tantangan pelaksanaan program secara optimal. Menurutnya, kelembagaan yang tepat akan menjadi fondasi terwujudnya layanan penyediaan dan distribusi makanan bergizi gratis (MBG) yang terintegrasi dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Penataan kelembagaan bukan semata-mata pembentukan struktur, tetapi memastikan organisasi memiliki fungsi yang tepat, tata kerja yang efektif serta didukung oleh SDM yang profesioanl dan kompeten. Dengan demikian, pelaksanaan program gizi ini dapat berjalan secara optimal, terukur dan berkelanjuta” ujar Menteri PANRB saat menerima audiesi Kepala BGN di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Perlu diketahui, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan pelaksanaan program prioritas nasional yang didukung oleh tata kelola kelembagaan yang edektif, adaptif dan akuntabel. Penataan organisasi dan penguatan kapasitas aparatur dinilai menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan implementasi program gizi yang menyasar peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Lebih lanjut, Menteri Rini juga menyampaikan bahwa penguatan SDM aparatur merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reformasi birokrasi, khususnya dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang semakin dinamis dan menuntut kecepatan pelayanan. Karena itu, pengembangan kapasitas aparatur perlu disiapkan secara sistematis, baik dari sisi kompetensi, distribusi, maupun penyesuaian kebutuhan jabatan sesuai arah kebijakan organisasi.

See also  Dukung Keamanan KTT ASEAN ke-42, Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan Mako Polres di Labuan Bajo

“Program strategis nasional memerlukan dukungan birokrasi yang lincah dan berorientasi hasil. Untuk itu, penguatan SDM harus dilakukan secara berkelanjutan agar aparatur mampu bekerja secara adaptif, kolaboratif, dan fokus pada pencapaian target nasional,” tambahnya.

Kementerian PANRB akan terus mendorong penataan kelembagaan instansi Badan Gizi Nasional agar semakin selaras dengan mandat organisasi dan kebutuhan pelayanan publik. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan desain organisasi, penyelarasan proses bisnis, serta pengembangan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) agar lebih siap mendukung pelaksanaan program-program prioritas pemerintah.

Sementara itu, Kepala BGN menyampaikan bahwa pengembangan layanan program gizi membutuhkan dukungan kelembagaan yang kuat dan SDM yang memadai agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif hingga menjangkau masyarakat secara luas. “Sinergi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi organisasi dan memastikan kesiapan aparatur dalam mendukung pelaksanaan tugas BGN” ujarnya.

Pada audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat kolaborasi antara Kementerian PANRB dan BGN dalam membangun tata kelola kelembagaan yang efektif serta SDM aparatur yang unggul. Dengan dukungan birokrasi yang semakin adaptif dan profesional, pemerintah optimistis pengembangan layanan program gizi nasional dapat berjalan lebih terintegrasi, berkualitas, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Libur Paskah 2026, Trafik JTTS Naik; Hutama Karya Perkuat Operasional
Optimalisasi Program JKN di Desa dan Daerah Tertinggal, Mendes Yandri Teken MoU dengan Dirut BPJS Kesehatan
Menteri Transmigrasi Tekankan Kepemimpinan di Misi Perdamaian Lebanon
Mentan Sebut Stok Beras Aman, Capai 4,5 Juta Ton
Wamen Viva Yoga Dorong Balai Transmigrasi Berkontribusi Dalam Pembangunan Wilayah
Dukung Gerakan Hemat Energi, Kementrans Terapkan Kebijakan WFH ASN Setiap Jumat
Suplai Minyak Terganggu, Menteri Dody Kurangi 50% Impor Aspal dengan Kewajiban Asbuton (A30)
Rest Area HKA Jadi Titik Singgah Strategis, Arus Balik ke Bakauheni Tetap Lancar

Berita Terkait

Tuesday, 7 April 2026 - 16:27 WIB

Libur Paskah 2026, Trafik JTTS Naik; Hutama Karya Perkuat Operasional

Tuesday, 7 April 2026 - 13:57 WIB

Optimalisasi Program JKN di Desa dan Daerah Tertinggal, Mendes Yandri Teken MoU dengan Dirut BPJS Kesehatan

Tuesday, 7 April 2026 - 13:09 WIB

Kementerian PANRB Dukung Pengembangan Layanan Program Gizi melalui Penataan Organisasi dan Penguatan SDM

Monday, 6 April 2026 - 16:59 WIB

Menteri Transmigrasi Tekankan Kepemimpinan di Misi Perdamaian Lebanon

Monday, 6 April 2026 - 16:55 WIB

Mentan Sebut Stok Beras Aman, Capai 4,5 Juta Ton

Berita Terbaru

Berita Utama

Libur Paskah 2026, Trafik JTTS Naik; Hutama Karya Perkuat Operasional

Tuesday, 7 Apr 2026 - 16:27 WIB

Energy

Uji B50 di Sektor Tambang Positif, Perkuat Ketahanan Energi

Tuesday, 7 Apr 2026 - 13:53 WIB