PLN EPI Grup Dorong Pengelolaan Sampah Pesisir di Kawasan Wisata Bagek Kembar

Wednesday, 13 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT Pelayaran Bahtera Adhiguna menggulirkan program pengembangan dan pendampingan pengelolaan sampah terpadu di kawasan wisata Pantai Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (12/5).

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT Pelayaran Bahtera Adhiguna menggulirkan program pengembangan dan pendampingan pengelolaan sampah terpadu di kawasan wisata Pantai Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (12/5).

daelpos.com – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT Pelayaran Bahtera Adhiguna menggulirkan program pengembangan dan pendampingan pengelolaan sampah terpadu di kawasan wisata Pantai Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (12/5).

Program tersebut dijalankan sebagai upaya menekan timbulan sampah pesisir sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca melalui pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dan pemberdayaan masyarakat.

Program yang berada di sekitar kawasan proyek gasifikasi PLTMGU Lombok Peaker itu melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) hingga PLN Group.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Mamit Setiawan mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan dalam mendukung pengembangan kawasan wisata pesisir yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Program ini merupakan bagian dari komitmen TJSL PLN EPI dalam mendukung pengembangan wisata pesisir yang bersih, berkelanjutan, dan berbasis pemberdayaan masyarakat. Kami ingin menghadirkan dampak nyata tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi peningkatan kapasitas dan ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Menurut Mamit, peningkatan aktivitas wisata di kawasan pesisir turut memicu kenaikan volume sampah sehingga diperlukan pengelolaan yang lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Karena itu, PLN EPI bersama PT Pelayaran Bahtera Adhiguna menjalankan sejumlah program seperti pelatihan pemilahan sampah organik dan anorganik, penguatan kelembagaan Pokdarwis, pengembangan budidaya maggot, serta penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah terpadu.

“Program ini juga menjadi upaya bersama dalam mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti pupuk organik maupun budidaya maggot,” katanya.

See also  Kemenkop dan PLN EPI Jalin Kerja Sama Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Koperasi

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Mataram Hengky Purbo Lesmono mengatakan keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tersedianya infrastruktur energi, tetapi juga dari dampak positif yang dirasakan masyarakat dan lingkungan sekitar.

“PLN UIW NTB memiliki komitmen kuat untuk terus hadir sebagai perusahaan yang tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial dan lingkungan di tengah masyarakat,” ujar Hengky.

Lurah Tanjung Karang Permai Nani Nurkomala menilai persoalan sampah di kawasan wisata pesisir membutuhkan keterlibatan seluruh pihak karena berkaitan langsung dengan kebersihan lingkungan dan kenyamanan wisatawan.

“Sekecil apa pun upaya kita dalam mengelola sampah akan sangat berarti. Kita semua adalah penghasil sampah, sehingga kita juga memiliki tanggung jawab untuk mengelolanya dengan baik,” kata Nani.

Ia menambahkan edukasi terkait pemilahan sampah organik dan anorganik perlu terus dilakukan agar volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA) dapat ditekan.

Kepala Seksi Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram I Made Wibisana Gunaksa mengatakan Kota Mataram pada 2025 menghasilkan sekitar 311 ton sampah per hari dan sebagian besar masih bergantung pada TPA.

“Dari 311 ton itu, lebih dari 70 persen masih mengandalkan TPA. Hanya sekitar 28 persen yang bisa dikelola oleh masyarakat dan pemerintah kota. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” ujar I Made Wibisana.

Menurut dia, pengelolaan sampah dari hulu menjadi langkah penting untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA sekaligus menekan emisi gas rumah kaca, khususnya gas metana dari timbunan sampah.

“Kegiatan ini sangat mendukung upaya pengurangan emisi karbon dan gas metana dari sampah yang menumpuk di TPA. Pengolahan sampah menjadi salah satu langkah nyata dalam mengurangi dampak perubahan iklim,” katanya.

See also  Energi yang Terus Mengalir, Kinerja Positif Pertagas Semester Pertama 2025

Ketua Pokdarwis Bagek Kembar H. Sukendi mengapresiasi dukungan PLN EPI dan PT Pelayaran Bahtera Adhiguna dalam membantu penguatan pengelolaan sampah di kawasan wisata Pantai Bagek Kembar.

“Program ini sangat membantu masyarakat dan pelaku wisata di kawasan pesisir. Kami berharap edukasi dan pendampingan seperti ini terus berlanjut agar masyarakat semakin sadar bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat menjaga lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi,” ujar H. Sukendi

Program pengelolaan sampah terpadu ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip environmental, social, and governance (ESG), khususnya melalui pengurangan emisi, penguatan ekonomi sirkular, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Berita Terkait

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian
Sambut MotoGP 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi dan Akomodasi
PLN Nusantara Power Bersama Warga Rawat Sungai Maron, dari Lingkungan Hingga Penghidupan
Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha
PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027
PLN EPI Borong Tiga Penghargaan, Raih Dua Platinum ICA–ISDA dan Apresiasi Kepemimpinan Perempuan
Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, CC PLN 123 Raih Penghargaan di TBCCI 2026

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 12:31 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian

Friday, 2 October 2026 - 07:09 WIB

Sambut MotoGP 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi dan Akomodasi

Thursday, 1 October 2026 - 17:33 WIB

PLN Nusantara Power Bersama Warga Rawat Sungai Maron, dari Lingkungan Hingga Penghidupan

Thursday, 1 October 2026 - 14:56 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Thursday, 1 October 2026 - 14:49 WIB

PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB