Hutama Karya Lanjutkan Pendampingan Berjenjang Sentra Kriya Ogan Ilir, Dari Penguatan Organisasi Hingga Keterampilan Teknis Produk Tembaga

Thursday, 21 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menegaskan komitmen pendampingan berkelanjutan bagi pelaku UMKM kriya di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan. Sejak diluncurkan pada Desember 2025, program Sentra Kriya Ogan Ilir telah memasuki tahap keempat pendampingan dengan menyasar dua kelompok binaan utama, yakni Kelompok Kain Gebeng dan Kelompok Usang Sungging (perak dan tembaga).

Rangkaian pendampingan ini dirancang sebagai roadmap berjenjang, bukan kegiatan tunggal. Diawali dengan Soft Launching dan Workshop UMKM Naik Kelas pada Desember 2025 yang berfokus pada penguatan organisasi kelompok, growth mindset kewirausahaan, dan eksplorasi motif berbasis budaya lokal. Workshop ini menghadirkan Ketua Komisariat PINBUK (Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil) Sumatera Selatan, M. Umar Husein, untuk materi Strategi Bisnis dan Mindset Growth UMKM serta Owner KC Haris Jaya, Ahmad Habibi, untuk Pelatihan Motif Batu Kain Gebeng. Tahap ini menjadi fondasi awal setelah asesmen menunjukkan kedua kelompok memiliki potensi besar namun membutuhkan penguatan di aspek manajemen, koordinasi kerja, serta kualitas dan inovasi produk.

Memasuki awal tahun 2026, Hutama Karya menggelar Workshop UMKM Naik Kelas Batch 2 dengan dua materi utama, yaitu Komunikasi dan Negosiasi UMKM serta Pemasaran dan Digital Marketing. Workshop yang menghadirkan Dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Sriwijaya, Ardi Saputra,S.Pd., M.Sc dan Founder Ayunda Regency, Millati Azka, S.M ini berhasil mendorong terbentuknya akun media sosial program @sentrakriya_oganilir serta akun pribadi usaha milik para perajin sebagai pintu masuk ke pasar digital.

Pengembangan UMKM ini kemudian berlanjut pada April 2026 melalui Workshop UMKM Naik Kelas Batch 3 di Aula Kecamatan Tanjung Batu. Difasilitasi oleh Founder Klinik UMKM TOP dan Fasilitator Dinas Perindustrian Provinsi Sumatra Selatan, Iwan Setiawan, workshop ini berfokus pada Pola Desain Produk dan Praktik Rencana Bisnis Berkelanjutan menggunakan tools Business Model Canvas (BMC).

See also  Menteri PU Tinjau SPAM Langkahan, Perkuat Layanan Air Bersih Pascabencana di Aceh Utara

Lebih lanjut, Hutama Karya juga menyelenggarakan Pelatihan Las dan Finishing Produk Tembaga khusus bagi Kelompok Usang Sungging di Desa Tanjung Batu. Pelatihan dua hari yang difasilitasi Owner Sam Art Gallery atau Perajin Tembaga Senior dari Desa Tumang, Cepogo, Slamet Haryanto yang mengajarkan teknik penyambungan las tembaga, polishing, pewarnaan, hingga coating pelindung akhir. Dari pelatihan ini, kelompok berhasil menyepakati pembagian peran berdasarkan keahlian masing-masing anggota, mulai dari pola dan desain, pengelasan, hingga finishing.

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa pendekatan berjenjang ini menjadi kunci agar manfaat pendampingan benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha. “Sejak Desember 2025, kami merancang Sentra Kriya Ogan Ilir sebagai ekosistem yang dibangun bertahap, mulai dari organisasi, digitalisasi, desain dan rencana bisnis, hingga keterampilan teknis produksi. Setiap tahap dibangun berdasarkan hasil dan evaluasi tahap sebelumnya, sehingga perajin betul-betul naik kelas,” ujarnya.

Apresiasi atas keberlanjutan program ini disampaikan Ketua KUB Usang Sungging, Abdul Kadir Jailani, yang konsisten mengikuti seluruh rangkaian sejak Desember 2025. “Kami merasakan betul bedanya. Kalau dulu kami hanya bisa memproduksi, sekarang kami bisa mendesain motif baru, punya akun media sosial usaha, paham menyusun rencana bisnis, sampai bisa membagi tugas di kelompok sesuai keahlian.” ujarnya.

Hutama Karya memposisikan Sentra Kriya Ogan Ilir sebagai model pendampingan UMKM kriya yang terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan. Hingga April 2026, program ini telah menjangkau lebih dari 60 perajin aktif dari dua kelompok binaan dengan rangkaian pendampingan yang komprehensif.

Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan usaha kecil dan penciptaan peluang kerja di sektor kriya. Inisiatif ini juga mendukung agenda Asta Cita pemerintah terkait perluasan kesempatan kerja berkualitas dan pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Berita Terkait

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT
Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi
Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya
Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan
Direktur Human Capital & Legal HK Tinjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, Dorong Perlindungan Pesisir dan Pariwisata Berkelanjutan
Puan, Dasco, dan Sultan Kompak Inspeksi Ruang Sidang Bersama dan Makan Bakso
Kurangi Impor Aspal, Kementerian PU Genjot Pemanfaatan Aspal Merah Putih untuk Jalan Tol
Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 22:56 WIB

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 August 2026 - 10:13 WIB

Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi

Friday, 14 August 2026 - 14:52 WIB

Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya

Friday, 14 August 2026 - 14:44 WIB

Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan

Friday, 14 August 2026 - 14:37 WIB

Direktur Human Capital & Legal HK Tinjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, Dorong Perlindungan Pesisir dan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terbaru

foto ist

News

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:46 WIB

Ekonomi - Bisnis

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Saturday, 15 Aug 2026 - 21:12 WIB

Nasional

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 17:03 WIB