Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Monday, 8 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Di tengah pesatnya pertumbuhan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata kelas dunia, Kementerian Transmigrasi menegaskan pentingnya memastikan masyarakat lokal menjadi bagian utama dari kemajuan yang sedang berlangsung. Karena itu, penguatan pendidikan, pelatihan vokasi, dan keterampilan kerja menjadi salah satu fokus pengembangan kawasan transmigrasi di Manggarai Barat.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat mendampingi Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Wang Lutong, meninjau pembangunan fasilitas pendidikan dan sanitasi di SD Inpres Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Menurut Menteri Iftitah, pembangunan kawasan tidak hanya diukur dari banyaknya investasi yang masuk, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat setempat.

“Saya membawa Pak Duta Besar ke kawasan transmigrasi ini karena kami ingin kawasan ini terus tumbuh. Tetapi yang lebih penting, manfaat dari investasi tersebut tidak hanya dinikmati oleh para pengusaha. Anak-anak yang ada di sini harus menjadi bagian dari masa depan itu,” ujarnya.

Mentrans menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama agar generasi muda Manggarai Barat mampu mengambil peluang yang lahir dari pertumbuhan sektor pariwisata.

Karena itu, Kementerian Transmigrasi tengah menjajaki pengembangan sekolah vokasi pariwisata yang dapat menyiapkan tenaga kerja terampil di bidang hospitality, layanan wisata, dan industri pendukung lainnya.

“Kami sedang menawarkan beberapa kawasan kepada investor untuk dikembangkan menjadi pusat pendidikan vokasi pariwisata. Tujuannya agar kualitas hospitality masyarakat lokal semakin baik dan mereka mampu menjadi pelaku utama dalam industri pariwisata,” kata Menteri Iftitah.

Selain pendidikan vokasi, Kementrans juga mendorong penguatan kemampuan bahasa asing, termasuk bahasa Mandarin, seiring meningkatnya jumlah wisatawan dan investor asal Tiongkok yang datang ke Labuan Bajo.

See also  PLN Nusantara Power Kerahkan Aksi Heroik Selamatkan Warga Terjebak Banjir di Sumut dan Aceh

“Labuan Bajo sekarang sudah menjadi destinasi wisata dunia. Jangan sampai masyarakat lokal tertinggal. Karena itu pendidikan merupakan kunci terbaik untuk memastikan mereka mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, pendapatan yang lebih baik, dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Duta Besar RRT untuk Indonesia Wang Lutong menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, pusat pembelajaran bahasa Mandarin dapat menjadi salah satu bentuk kerja sama yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Saya percaya ke depan akan semakin banyak wisatawan dan investor Tiongkok yang datang ke Labuan Bajo. Karena itu kemampuan berbahasa Mandarin akan menjadi nilai tambah yang penting bagi masyarakat di sini,” kata Wang.

Kementerian Transmigrasi meyakini bahwa investasi terbaik bagi kawasan transmigrasi bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia. Dengan pendidikan yang lebih baik, generasi muda Manggarai Barat diharapkan mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri dan menikmati manfaat pertumbuhan ekonomi yang sedang berlangsung.

Berita Terkait

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu
KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
KOWANI Tolak KLB yang Digelar Pihak Mengatasnamakan Organisasi
Tag :

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 09:20 WIB

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sunday, 7 June 2026 - 18:16 WIB

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Saturday, 6 June 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Berita Terbaru

Nasional

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Monday, 8 Jun 2026 - 09:20 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

DPRD DKI Kawal Ketat SPMB 2026

Sunday, 7 Jun 2026 - 18:27 WIB