Hutama Karya Garap Pemulihan Prasarana Peribadatan Pascabencana di Sumatera Utara

Tuesday, 30 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) dipercaya menangani Pekerjaan Penanganan Keadaan Darurat Pascabencana Prasarana Peribadatan di Provinsi Sumatera Utara. Penugasan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir, tanah longsor, dan gempa bumi yang melanda wilayah tersebut, sebagaimana ditetapkan melalui keputusan status transisi darurat ke pemulihan oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Utara.

Penandatanganan penugasan ini dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Prasarana Strategis II, Eva Prasusani, S.T., dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) Sumatera Utara, Ir. Kurniawan, S.T., M.T., pada Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Kementerian Pekerjaan Umum. Dari pihak Hutama Karya, perjanjian ditandatangani oleh Executive Vice President (EVP) Infrastruktur II Hutama Karya, Andung Damar Sasongko.

Melalui mekanisme Penunjukan Langsung, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menugaskan Hutama Karya untuk menggarap proyek Pengadaan Keadaan Darurat Pascabencana Prasarana Peribadatan di Provinsi Sumatra Utara senilai Rp247,255 miliar. Langkah cepat ini diambil menyusul perpanjangan status transisi darurat ke pemulihan pascabencana banjir bandang, tanah longsor, dan gempa bumi ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Proyek strategis ini membidik pemulihan fasilitas rumah ibadah yang tersebar masif di 8 kabupaten (Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Langkat, Mandailing Natal, Pakpak Barat, Serdang Berdagai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah) serta 3 kota (Binjai, Medan, Padang Sidempuan). Pelaksanaan penanganan darurat ini direncanakan bergulir mulai akhir Juni 2026 dengan target penyelesaian ketat hingga akhir Desember 2026. Adapun lingkup pekerjaan meliputi pemulihan struktur, arsitektur, hingga mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).

Untuk mempercepat pelaksanaan di lapangan, Hutama Karya melalui Divisi Infrastruktur II membentuk Kerja Sama Operasi (KSO) bersama kontraktor lokal asal Sumatra Utara, PT Dungo Reksa, dengan porsi kemitraan masing-masing 70 persen dan 30 persen. Hutama Karya bertindak sebagai pemimpin KSO (lead firm). Kolaborasi ini diarahkan untuk memberdayakan kapabilitas kontraktor daerah yang memahami kondisi wilayah terdampak, sekaligus mendukung percepatan pemulihan layanan publik bagi masyarakat.

See also  Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa penugasan ini menjadi bentuk kehadiran perusahaan dalam mendukung pemulihan pascabencana. “Penugasan ini merupakan amanah bagi Hutama Karya untuk hadir di tengah masyarakat Sumatera Utara yang terdampak bencana. Kami berkomitmen melaksanakan pekerjaan dengan metode yang terukur dan tetap menjaga keselamatan kerja, agar prasarana peribadatan dapat segera kembali digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Melalui penugasan ini, Hutama Karya tidak hanya memulihkan prasarana peribadatan yang terdampak, tetapi juga mempercepat kembalinya aktivitas sosial-keagamaan masyarakat sekaligus memberdayakan kontraktor lokal dalam proses pemulihan. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, perusahaan berkomitmen menuntaskan penanganan darurat ini dengan disiplin mutu, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja, sejalan dengan dukungan terhadap Asta Cita Pemerintah.

Berita Terkait

Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa
Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT
Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat
Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia
Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih
Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan
Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai
Kertas Menyusut Buka Mata Siswa Sumedang tentang Palestina
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa

Saturday, 15 August 2026 - 17:03 WIB

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Thursday, 13 August 2026 - 15:56 WIB

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

Wednesday, 12 August 2026 - 19:30 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia

Wednesday, 12 August 2026 - 15:53 WIB

Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih

Berita Terbaru

News

Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden

Sunday, 16 Aug 2026 - 12:26 WIB

foto ist

News

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:56 WIB