Brangkas Kafe, Kortastipidkor Polri Sita Uang Hampir Rp60 Miliar

Thursday, 9 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya menyita uang tunai hampir Rp60 miliar dari berbagai mata uang asing saat menggeledah sebuah kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).

Uang tersebut ditemukan dalam penggeledahan yang berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Selain uang tunai, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik dari lokasi.

Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto mengatakan, uang yang disita terdiri dari 3.130.000 dolar Singapura, 889.965 dolar Amerika Serikat, serta uang tunai rupiah sebesar Rp259.159.000.

“Setelah dikonversi ke rupiah, nilainya hampir Rp60 miliar. Ini ditemukan di lokasi kafe,” kata Totok di Jakarta, Rabu.

Penggeledahan dilakukan tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya di salah satu kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Lokasi itu diduga berkaitan dengan perkara korupsi yang tengah diusut penyidik.

Tak hanya di kafe, tim penyidik juga melakukan penggeledahan di sebuah money changer di kawasan yang sama. Dari lokasi itu, polisi kembali menyita uang dalam berbagai mata uang asing dengan nilai sekitar Rp7,2 miliar.

Menurut Totok, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penanganan perkara dugaan korupsi tata kelola batu bara yang diduga memicu pemadaman listrik, perkara dugaan korupsi asuransi Asabri dan Jiwasraya, serta kasus dugaan pencucian uang dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Saat ini, seluruh barang bukti telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Polisi masih terus mendalami aliran dana, asal-usul uang, serta keterkaitannya dengan para pihak dalam perkara yang sedang ditangani.

See also  Prabowo akan Jalani Sejumlah Agenda di St. Petersburg

Penyidik memastikan pengusutan akan terus dikembangkan, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara korupsi dan pencucian uang tersebut.

Berita Terkait

Drone Pertanian Pangkas Biaya Penyemprotan Petani Merauke hingga 90 Persen
Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
Kementerian PU Tangani Longsor Susulan di Jalan Poros Tenggarong–Samarinda
Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Keracunan MBG Terulang, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Minta Penjelasan BGN
Kementerian PU Salurkan 226 Ribu Liter Air Bersih, Respons Kekeringan dan Karhutla di Kalbar
Buka Seminar KDKMP Lampung, Mendes: Ruang Publik untuk Beri Saran
Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Ekonomi Salor Lewat Abon dan Pakan Mandiri

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 13:42 WIB

Drone Pertanian Pangkas Biaya Penyemprotan Petani Merauke hingga 90 Persen

Monday, 7 September 2026 - 11:25 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Sunday, 6 September 2026 - 09:57 WIB

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Saturday, 5 September 2026 - 17:16 WIB

Keracunan MBG Terulang, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Minta Penjelasan BGN

Saturday, 5 September 2026 - 11:33 WIB

Kementerian PU Salurkan 226 Ribu Liter Air Bersih, Respons Kekeringan dan Karhutla di Kalbar

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Ringan, Status Masih Siaga

Monday, 7 Sep 2026 - 13:54 WIB

Berita Terbaru

Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Monday, 7 Sep 2026 - 13:50 WIB