JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

Monday, 20 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku telah menyelesaikan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang tersebar di 13 titik Pulau Yamdena, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Inpres No.2/2025 Tahap III yang menjadi bagian dari agenda nasional untuk memperkuat sektor pangan menuju swasembada.

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan pembangunan JIAT merupakan langkah strategis untuk menjamin ketersediaan air, terutama saat musim kemarau yang dipicu fenomena El Nino. Dengan sistem irigasi yang lebih andal, produktivitas pertanian diharapkan meningkat signifikan.

“Melalui JIAT ini, kita ingin memastikan ketersediaan air sehingga produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan semakin kuat,” kata Menteri Dody.

Selain itu, Menteri Dody juga menekankan agar pengembangan JIAT tidak hanya berfokus pada pembangunan sumur dan pompa air tanah, tetapi juga dilengkapi dengan jaringan saluran tersier sesuai dengan kondisi morfologi lahan sehingga mampu mengalirkan air secara lebih efektif hingga ke lahan pertanian.

Manfaat nyata dari proyek ini telah dirasakan petani, salah satunya oleh Anggota Kelompok Tani (Poktan) di Desa Latdalam, Curcil B Watumlawar. Menurutnya, dengan cakupan layanan seluas 108 hektare dan jaringan sepanjang 10,8 kilometer, keberadaan JIAT di Desa Latdalam mampu meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian. Sehingga aktivitas penanaman petani dapat berlangsung dengan lebih optimal.

Sebelum adanya JIAT, para petani umumnya hanya dapat melakukan panen satu kali dalam setahun. Kini, berkat ketersediaan air yang lebih terjamin melalui pembangunan JIAT di Desa Latdalam, intensitas tanam meningkat sehingga petani dapat melaksanakan panen hingga tiga kali dalam setahun.

“Satu tahun kemarin itu kami cuma panen satu kali. Dan mungkin dengan adanya air, adanya sumur bor ini, kami selaku petani, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa melaksanakan panen dalam satu tahun bisa tiga kali panen,” ujar Curcil.

See also  PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Airlangga: Daerah Target Vaksinasi Naik Satu Level

Pembangunan JIAT di Pulau Yamdena ini dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (Persero) dengan menggunakan dana APBN 2025 sebesar Rp24,4 miliar. Proyek ini mencakup pembangunan 13 unit rumah pompa lengkap dengan panel dan pagar, 13 unit pompa submersible berbasis panel surya, 26 menara air, jaringan pipa High Density Polyethylene (HDPE) sepanjang 10.800 meter, serta 13 sumur bor.

Selain menjaga ketersediaan air, Kementerian PU juga terus memperkuat jaringan irigasi guna mendukung produktivitas pertanian di berbagai wilayah. Pada TA 2025, upaya tersebut dilakukan melalui rehabilitasi jaringan irigasi utama di 69 lokasi, peningkatan jaringan irigasi tersier melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di 441 lokasi, pelaksanaan Inpres Percepatan Pembangunan Irigasi di 69 lokasi, hingga pembangunan JIAT di 45 lokasi.

Berbagai program tersebut diharapkan mampu meningkatkan keandalan layanan irigasi sehingga pasokan air bagi lahan pertanian tetap terjaga meski menghadapi musim kemarau.(#PU608)

Berita Terkait

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 00:03 WIB

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

Wednesday, 21 Oct 2026 - 22:19 WIB

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 Oct 2026 - 21:05 WIB

Ekonomi - Bisnis

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:52 WIB