Riset Ungkap Terobosan Mentan SYL Perkuat Peran Penyuluh

Friday, 14 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Program terobosan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin dalam menguatkan peran penyuluh untuk menyebarkan inovasi pertanian dinilai tepat. Hal tersebut diungkap mahasiswa pasca sarjana Univeritas Pajajaran, Vivit Wardah pada sidang promosi program doktor di bidang ilmu komunikasi di Kampus Universitas Padjajaran, Bandung, Rabu (11/2), kemarin.

Menurut Vivit, Kementerian Pertanian (Kementan) kini di bawah komando Syahrul Yasin Limpo dapat mempertajam peran penyuluh dengan menempatkan mereka ke kluster terkecil komunitas petani di tingkat desa.

“Selama ini sebagian besar penyuluh masih berada di bawah wewenang dinas-dinas provinsi dan kabupaten sehingga organisasinya seringkali berbeda setiap daerah,” kata Vivit. Ujung tombak penyuluh juga masih di tingkat kecamatan.

Menurut Vivit, karakter petani di daerah yang ditelitinya membentuk kluster-kluster. “Kebanyakan petani berinteraksi dalam kluster dengan posisi setara sehingga tidak ada yang saling mendominasi. Jarang sekali petani berinteraksi lintas kluster,” kata Vivit yang juga pustakawan di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, Kementerian Pertanian.

Namun demikian, di dalam setiap kluster terdapat aktor-aktor sentral yang menjadi rujukan anggota di setiap kluster karena berperan sebagai opini leader. “Mereka ini yang menjadi kunci penyebaran inovasi di petani,” kata Vivit.

Aktor sentral itu biasanya petani biasa yang dipercaya dan memiliki mobilitas tinggi. Sebut pemilik penyewaan traktor, pemilik penggilingan, atau ketua kelompok tani.

Dari para aktor sentral itu penyebaran inovasi berlangsung secara personal. “Sifatnya komunikasi interpersonal, bahkan peran media massa dan media sosial masih rendah,” kata Vivit.

Pada konteks itu, menurut Vivit, para penyuluh yang ditempatkan di setiap desa harus dapat menembus aktor sentral di setiap kluster. Aktor leader itu juga berperan sebagai jembatan penghubung antar kluster di sebuah wilayah.

See also  Kementan Diminta Turun Tangan Tangani Kasus Peternak Susu

Namun demikian, hasil riset Vivit itu terbatas pada petani di sebuah daerah yang umumnya berusia di atas 40 tahun yaitu di Majalengka. Riset Vivit berjudul ‘Jaringan komunikasi petani adopter teknologi tanam jajar legowo di Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka’ di bawah bimbingan promotor Dr. Asep Suryana, MSi; Prof. Tuhpawana P Sendjaja, PhD; dan Dr. Dadang Sugiana, MSi.

Hasil riset Vivit hanya cocok untuk daerah-daerah yang memiliki tipologi sama yaitu kluster-kluster petani dengan anggota yang egaliter.[]

Berita Terkait

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB