Tinjau Pembangunan Tol Pekanbaru – Dumai, Presiden Jokowi: Kita Harapkan Selesai April 2020

Friday, 21 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Riau Samsuar meninjau pembangunan Tol Pekanbaru – Dumai, Jumat (21/2/2020). Saat ini progres konstruksi telah mencapai 87,74% dan ditargetkan beroperasi pada akhir April 2020.

“Kita harapkan akhir April 2020 sudah selesai sehingga saat Lebaran bisa dilalui. Kalau dulu pada ruas jalan nasional Pekanbaru – Dumai waktu tempuhnya 4 sampai 5 jam, dengan keberadaan tol akan bisa ditempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam,” ujar Presiden Jokowi.

Ruas Tol sepanjang 131 kilometer ini akan akan meningkatkan konektivitas Kota Pekanbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Riau dengan Kota Dumai sebagai kota pelabuhan dengan industri perminyakan dan agribisnis yang maju. Presiden Jokowi juga mengatakan kehadiran tol ini akan mempercepat mobilitas orang dan logistik sehingga meningkatkan daya saing sekaligus stok infrastruktur nasional.

“Tol ini akan memperpendek jarak tempuh antara Pekanbaru – Dumai menjadi 131 kilometer di mana melalui jalan nasional jaraknya 200 kilometer. Lalu lintas harian rata-rata (LHR) pada Trans Sumatera mencapai 75% dari Feasibility Study, ini lebih tinggi dari tol Trans Jawa. Saya kira truk pengangkut bahan seperti sawit bisa pindah menggunakan jalan tol dengan pertimbangan hitungan waktu. Dengan tol ini, pengguna dapat menghitung waktu perjalanan bahan dari asal sampai ke pabrik,” ungkap Menteri Basuki.

Di samping itu, menurut Menteri Basuki manfaat lain dari Tol Pekanbaru – Dumai membuat jalan nasional lebih awet karena tidak dilewati kendaraan berat.

Tol Pekanbaru – Dumai dibangun dengan total biaya investasi Rp 16,21 triliun. Tol ini merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera sepanjang 2.799,3 km yang membentang dari Lampung hingga Aceh dan ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2024.

See also  Kementerian PUPR Selesaikan 3 Pasar di Jawa Timur untuk Distribusi Bahan Pokok saat Pandemi COVID-19

Tol ini terdiri dari enam seksi yakni Seksi I Pekanbaru – Minas (9,5 km), Seksi II Minas – Petapahan (24,1 km), Seksi III Petapahan – Kandis Utara (16,9 km), Seksi IV Kandis Utara – Duri Selatan (26,25 km), Duri Selatan – Duri Utara (29,4 km), dan Seksi VI Duri Utara – Dumai (25,44 km).

Untuk pembebasan lahan secara keseluruhan mencapai 99,78% sehingga pekerjaan konstruksi dapat berjalan cepat. Sementara dari seksi I, seksi V dan seksi VI pembebasan lahan telah mencapai 100 persen. Progres konstruksi seksi I Pekanbaru-Minas telah mencapai 100%, sementara untuk seksi II sudah 89,83% seksi III 83,72%, seksi IV 88,77%, seksi V 90,12% dan seksi VI 82,97%.

Pada seksi IV Kandis Utara – Duri Selatan, ruas tol melintasi Kawasan Suaka Margasatwa Balai Raja dan Siak Kecil di mana keduanya merupakan koridor perlintasan Gajah Sumatera dengan jumlah populasi sekitar 50 ekor. Untuk itu telah disiapkan empat terowongan perlintasan gajah sebagai bentuk harmonisasi infrastruktur dengan alam. Terowongan gajah disiapkan dengan bentang 25 – 45 meter dan tinggi 5.1 meter serta tanaman hijau agar menyerupai habitat asli.

Proyek tol yang dikerjakan mulai Juli 2017 dengan skema penugasan Pemerintah kepada PT Hutama Karya direncanakan memiliki enam simpang susun yakni Simpang Susun Minas, Kandis Selatan, Kandis Utara, Duri Selatan, Duri dan Duri Utara. Tol ini akan dilengkapi dengan tujuh buah gerbang tol dan 10 TIP yang terdiri dari enam TIP tipe A dan empat TIP tipe B. (PRY)

Berita Terkait

Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang
HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain
Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar
Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar
Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar
Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah
Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 17:08 WIB

HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain

Saturday, 25 July 2026 - 09:55 WIB

Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar

Friday, 24 July 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar

Tuesday, 21 July 2026 - 18:40 WIB

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Tuesday, 21 July 2026 - 07:24 WIB

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah

Monday, 27 Jul 2026 - 07:16 WIB

foto ist

News

Tangis Anak Iringi Pemakaman Sang Ayah

Sunday, 26 Jul 2026 - 18:39 WIB

Berita Terbaru

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Sunday, 26 Jul 2026 - 01:39 WIB